#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
De Bruyne Sosok Dominan di Balik Produktifnya Aguero
28 September 2019 14:15 WIB
LIVERPOOL – Manchester City memang masih di posisi kedua klasemen sementara Liga Primer 2019/20, tertinggal dua poin dari Liverpool setelah kompetisi telah berjalan enam putaran. Pencapaian The Reds—julukan Liverpool—sepanjang musim ini memang sangat mengesankan. Namun, persaingan masih sangat panjang.

  Cukup banyak faktor yang membuat The Citizens optimistis bahwa mereka bisa mempertahankan gelar ajang domestik ini. Banyak alasan yang mendorong pasukan Josep Guardiola meraih gelar Liga Primer untuk kali ketiga secara beruntun. Dan, satu dari sejumlah faktor itu adalah sosok Kevin De Bruyne. Ya, De Bruyne musim ini bukanlah De Bruyne musim lalu yang jarang terlihat aksinya karena cedera.


Baca Juga :
- Tenggat untuk Pelatih Arsenal Sudah Ditetapkan
- Gelandang Tengah Chelsea Ini Ingin Lebih Konsisten

Musim lalu, gelandang asal Belgia ini hanya bermain dalam 19 pertandingan di Liga Primer. Kondisi tersebut terjadi karena pemain 28 tahun ini kerap dihantam cedera. Total, ada lima titik cedera yang dialami mantan pemain Wolfsburg ini dan itu sudah dialaminya sejak awal musim 2018/19. Cedera pertama yang dialaminya adalah ligament lutut yang membuatnya absen tujuh pertandingan tepatnya absen sejak pekan kedua hingga kedelapan.

De Bruyne kemudian sempat tampil lagi ketika mengahdapi Burnley dan Tottenham Hotspur pada pekan ke-9 dan 10. Meski demikian, cedera lututnya saat lawan Tottenham kambuh yang membuatnya absen dalam enam laga ke depan. Cedera kembali menghampiri De Bruyne dan membuatnya absen dalam laga pekan ke-20 lawan Southampton lalu absen lagi di pekan ke-30, lawan Watford.

Bahkan, jelang musim berakhir, dia kembali tidak terlihat dalam tiga laga beruntun. Pada pekan terakhir, pekan ke-38, De Bruyne hanya tampil selama 12 menit. Total, De Bruyne absen dalam 18 pertandingan Liga Primer musim lalu. Beruntung bagi City karena meski tanpa De Bruyne, mereka mampu meraih gelar Liga Primer. Pep memiliki cukup skuat yang lengkap dengan materi gelandang kreatif.

Karena itulah, musim lalu, kontribusi De Bruyne pun hanya dua assist dan dua gol di ajang Liga Primer. Musim ini, situasinya jauh berbeda. Pemain ini memiliki kontribusi besar dari pencapaian City. Selain menorehkan dua gol, De Bruyne total telah memberikan tujuh assist bagi terciptanya gol The Citizens pada 2019/20 ini di Liga Primer. Dari tujuh assist tersebut, tiga di antaranya untuk Sergio Aguero.

Jika ada pemain yang berperan besar dalam tingginya produktivitas gol Aguero, De Bruyne-lah sosok tersebut. Sabtu (28/9) ini, De Bruyne dan Aguero akan mencoba lagi melanjutkan koneksi tersebut ketika tandang ke Stadion Goodison Park, menghadapi Everton dalam pekan ketujuh Liga Primer. Aguero mesin gol yang masih efektif. Bahkan, dari enam laga awal musim ini, bintang asal Argentina tersebut selalu menorehkan gol.

Kun—panggilan Aguero—pun dinilai memiliki potensi untuk mematahkan rekor gol beruntun yang diciptakan penyerang Leicester, Jamie Vardy (11 laga beruntun mencetak gol). Untuk mewujudkannya, penyerang 31 tahun ini membutuhkan pemain kreatif seperti De Bruyne. Assist pertama De Bruyne untuk Aguero terjadi pada pekan kedua, ketika menghadapi Tottenham Hotspur.

Setelah itu, dalam dua laga selanjutnya, lawan Bournemouth dan Brighton Albion, De Bruyne kembali memberikan masing-masing satu assist. Namun, City memiliki banyak pemain kreatif. Lima gol Aguero lainnya tercipta setelah mendapatkan umpan Riyad Mahrez (dua assist), David Silva (dua assist), dan Bernardo Silva (satu assist).

Demikianlah, Aguero tampaknya tidak perlu khawatir akan kesulitan mencetak gol saat lawan Everton karena dia dikelilingi para gelandang kreatif. Dengan faktor itu pula, The Citizens, di atas kertas memiliki kekuatan yang nyaris sempurna.

Mereka menjadi tamu yang datang ketika tuan rumah tidak dalam kondisi yang siap. Bahkan, The Toffees, berada jauh di bawah performa baik dari segi tektik maupun mantalitas. Kekalahan 0-2 dari Sheffield United, pekan lalu, merupakan kekalahan ketiga dari empat laga terakhir Everton.


Baca Juga :
- Rodri Akui Pelatih Man City Pengaruhi Permainannya
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah

Kesulitan Everton dalam menorehkan gol tidak terlepas dari menurunnya performa gelandang kreatif mereka, Gylfi Sigurdsson. Padahal, pada musim lalu, performanya cukup mengesankan dengan menciptakan total 74 peluang. Atau pemain keenam yang paling banyak membuat peluang setelah James Maddison (100), Eden Hazard (98), Ryan Fraser (93), Joao Moutinho (84), dan Willian (79).*

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA