#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Evaluasi Derby Atletico Vs Real Madrid, Malam yang Buntu
30 September 2019 13:19 WIB
MADRID – Di luar dugaan, El Derbi Madrilleno harus berakhir sama kuat dan tanpa terciptanya gol. Atletico Madrid seri 0-0 menjamu Real Madrid pada jornada ketujuh La Liga 2019/20, Sabtu (28/9) atau Minggu dini hari WIB. Bertaburnya bintang di skuat kedua tim bukan jaminan, sebab Stadion Wanda Metropolitano malah menyuguhkan derbi yang membosankan.

Malam itu, kebuntuan sama dirasakan oleh Atletico dan Madrid. Kedua penjaga gawang patut mendapatkan apresiasi lebih. Jan Oblak menunjukkkan kelasnya sebagai pemenang Trofi Zamora (kiper terbaik La Liga) empat musim terakhir. Sedang Thibaut Courtois tampil lepas tanpa beban di hadapan fan tim yang membesarkanya dengan seragam rival.

Terlepas dari itu, kreativitas barisan serang memang minim pada derbi ibu kota Spanyol resmi musim ini tersebut. Duet Joao Felix-Costa yang ditopang oleh sayap-sayap agresif pada kubu tuan rumah tidak mampu menunjukkan tajinya. Begitu pula pada kebesaran trisula BBH; Gareth Bale-Karim Benzema-Eden Hazard, di pihak tim tamu.


Baca Juga :
- Banding Ditolak, Benzema Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan Sextape
- Haaland Sangat Mungkin Samai Torehan Ronaldo

Kendati begitu sorotan utama ada pada Felix dan Hazard, karena masih tak dapat tampil sesuai harapan Atletico dan Madrid. Klub sudah berinvestasi besar untuk bisa mendatangkan keduanya; 126 juta euro (sekitar Rp2 triliun) dan 100 juta euro. Namun pembelian termahal dan kedua tertinggi di masing-masing klub ini tak bisa menonjol di laga sebesar kemarin.

Sebaliknya, penampilan cenderung mengecewakan yang dicatatkan oleh winger tim nasional Portugal dan Belgia tersebut. Untuk Felix, sejatinya ia memulai duel dengan baik dengan bergerak sangat aktif di sektor serang untuk mengimbangi Costa. Percobaan tembakan dilakukan, tapi hingga diganti faktanya sama sekali tak ada dribel yang dilakukan.

Sementara bagi Hazard, kualitasnya seolah terus jatuh semenjak merapat ke Los Merengues, julukan Madrid. Ia masih nyaman berperan sebagai sayap sementara timnya butuh gebrakannya sebagai penyerang. Sama sekali tak melepas tembakan di 77 menit bermain jadi rapor yang menghkawatirkan. Ia kesulitan melawan Kierran Tripper yang dilapisi Stefan Savic.

Meski demikian seperti biasanya pelatih kedua tim, Diego Simeone dan Zinedine Zidane, pun terus membela penampilan bintang barunya tersebut. Masing-masing dari mereka punya alasan sendiri kenapa winger 19 dan 28 tahun itu belum bisa menonjol di pertandingan dengan pertaruhan dan gengsi setinggi El Derbi Madrilleno lalu.

“Dia masih sangat muda, dan kami harus terus menjaganya,” ucap Simeone, yang seolah mengulang kata-katanya sejak pramusim. “Tentu saja kami mau dia memberikan yang terbaik. Kami mengancam dengannya, juga (Victor Machin) Vitolo dan Costa. Tiga pemain itu pun menunjukkannya di pertandingan. Tak diragukan lagi, kedua (serangan) tim gagal”.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Ter Stegen “Laba-laba Hitam” Barca

Sementara Zidane berujar, “Dia tidak tampil minim, hanya kekurangan beberapa hal kecil. Kami harus bersamanya. Hazard telah melakukan pekerjaan dengan baik hari ini, tapi kami belum memiliki banyak peluang untuknya. Kami ingin dia mencetak gol dan kelak dia kan melakukannya. Tak ada masalah soal itu. Kita harus menyoroti kinerja semua orang”.

Derbi yang membosankan juga terjadi sedikitnya karena andil gelandang kedua tim. Los Merengues baru mendapat kekayaan permainannya saat Luka Modric masuk (Zidane memang membuat kejutan dengan starternya Federico Valverde). Sebaliknya Los Rojiblancos –julukan Atletico– seolah puas bermain seri dengan memasukan Marcos Llorente.***
 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA