#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
UPI Bandung dan Persib Putri Bersiap untuk Liga 1 Putri
01 October 2019 14:29 WIB
BANDUNG – Women Futsal League (WFL) 2019 sepertinya sudah tidak menarik lagi buat UPI Bandung. Tim mapan di industri futsal profesional Indonesia itu sudah patah arang. Tidak akan lagi tampil dalam kompetisi futsal profesional. UPI hanya akan ambil bagian pada liga futsal mahasiswa.

"Sudah cukup pengabdian dan partisipasi kami pada kompetisi futsal karena tidak ada lagi tantangan yang membuat motivasi membina pemain terus menyala," kata pembina futsal UPI Dikdik Zafar Sidik, Senin (30/9). Ketidakpedulian federasi mengembangkan futsal putri adalah alasan utamanya.

Sejak pertama mengikuti futsal profesional pada 2015-2019 tidak ada penghargaan buat futsal putri. Ketika sudah di puncak, tidak ada saluran untuk mengembangkannya. "Federasi seperti membiarkan eksistensi futsal putri. Tidak ada kejuaraan yang bisa diikuti.  Tidak ada kompensasi setelah prestasi dihamparkan," ujar Dikdik.


Baca Juga :
- Kasus Semifinal Liga 1 Putri Naik ke Meja Komdis
- Sejenak Lupakan Target Lima Besar, Manajemen hanya Minta Persib Konsisten hingga Akhir Musim

"Padahal awalnya sangat bagus. Indonesia bisa berada pada posisi keempat Asia. Tapi momen itu tidak dirawat. Kesannya malah diacuhkan," Dikdik menambahkan.

Saat gairah mulai meredup, tiba-tiba federasi aktif menggelorakan sepak bola putri dan akan memutarnya Oktober pekan depan. Sehingga, menyebabkan eksodus pemain futsal ke Liga 1 Putri karena memang futsal semakin kurang gereget.

"Enggak salah pemain futsal hijrah ke sepak bola putri karena di sana atmosfernya pasti lebih baik. Sebagai pembina saya tidak menahan keinginan pemain. Enam pemain kami sudah memilih sepak bola putri. Mereka bebas memilih. Toh UPI tidak akan tampil di kompetisi futsal profesional," Dikdik menuturkan kepada TopSkor.

"Silakan jika ada pihak swasta yang akan mengambil dan mengelola UPI di kompetisi futsal profesional. Kami terbuka untuk kerja sama" Dikdik yang juga dosen di UPI menambahkan. Tidak aneh, dalam waktu tidak terlalu lama Persib Putri sudah terbentuk.

Meski mengakomodasi pemain yang dipersiapkan untuk ajang PON, mencari pemain tambahan relatif mudah didapat. Penanggung jawab tim tidak kekurangan materi pemain untuk menyongsong kompetisi Liga 1 Putri.

"Banyak pemain yang beredar yang ingin tampil dalam kompetisi Liga 1 putri. Selain dari wilayah Jawa Barat, beberapa dari Jawa Tengah pun ada yang kami rekrut," ujar pelatih Persib Putri, Iwan Sebastian.

Mereka mayoritas pemain dengan basic futsal. Hasrat mereka banting stir, menurut Iwan, karena Liga 1 diyakininya bakal lebih gereget. Meriah dengan atraksi sepak bola dan atmosfer kompetisi yang panas. Pasalnya, peserta kompetisi datang dari klub-klub besar yang selama ini berkontribusi besar pada sepak bola nasional.


Baca Juga :
- Reaksi Mario Gomez Soal Kekalahan Borneo FC dari Persib
- Komentar Robert Alberts Usai Persib Bungkam Borneo FC

"Begitu umumnya pernyataan pemain kenapa memilih sepak bola konvensional dan hijrah dari futsal. Mereka juga sangat antusias menyambut Liga 1 Putri yang sebentar lagi bergulir. Mereka ingin merasakan atmosfer yang berbeda dengan futsal," kata Iwan yang tengah membawa Persib Putri TC di Ciamis, Jawa Barat.

"Itu sinyal yang jelas bagi kompetisi futsal wanita. Jika tidak ada hal baru dalam kemasannya bisa semakin tertinggal. Kemasannya jangan seperti yang sudah-sudah, di mana hasilnya bisa diprediksi," Dikdik menimpali.*Dani Wihara

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA