#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ambisi Persik Kediri ke Delapan Besar Liga 2 2019 Tertunda
01 October 2019 14:04 WIB
TUBAN – Ambisi Persik Kediri untuk segera mentas dari penyisihan Wilayah Timur Liga 2 2019 sementara ini harus terganjal. Sebab tim berjulukan Macan Putih ini tidak mampu mencuri poin dari Persatu Tuban, Senin (30/9). Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Bumi Wali Tuban ini Persik kalah dengan skor tipis 1-2.

Pertandingan berjalan keras karena kedua tim sama-sama butuh poin. Persik ingin segera lolos ke delapan besar jika bisa mendapat tambahan satu poin. Sementara Persatu butuh kemenangan agar tidak degradasi ke Liga 3 2020.

Dalam pertandingan ini Persik sebenarnya unggul terlebih dahulu. Lewat proses serangan balik Ady Eko Jayanto mencetak gol menit ke-67. Sayangnya, gol berhasil dibalas oleh Persatu menit ke-77 lewat Fajar Ramadhan. Persatu justru berbalik unggul setelah gol kontroversial melalui titik putih satu menit jelang pertandingan bubar.


Baca Juga :
- Sriwijaya FC Berencana Datangkan Lagi Alberto Goncalves ke Jakabaring
- Persik Juara Liga 2 2019 Usai Menang Atas Persita

Kapten tim Mamadaou Lamarana yang menjadi eksekutor menit ke-89 berhasil mengecoh kiper Fajar Setya Jaya. Meskipun kalah dari tim papan bawah, Persik sementara ini masih tetap berada pada peringkat pertama Wilayah Timur.

Persik juga tetap berpeluang besar lolos ke delapan besar. Setelah ini mereka masih memiliki dua laga kandang sisa menjamu Madura FC dan Sulut United. Persik hanya butuh seri sekali untuk lolos ke delapan besar.

Sementara Persatu meskipun saat ini berada pada peringkat ke-10 atau masuk zona degradasi juga berpeluang besar untuk lolos. Ini lantaran Persatu masih memiliki empat laga sisa. Yaitu melawan Mitra Kukar, Madura FC, PSIM Yogyakarta, dan terakhir Persewar Waropen.

"Pemain kami bekerja keras sepanjang pertandingan. Kami semuanya berdoa untuk tim Persatu ini untuk memenangkan pertandingan dan syukur hari ini kami bisa merebut tiga poin di kandang," ujar pelatih Persatu, Bambang Sumantri, usai laga.

Meski menang Bambang tetap memberikan warning kepada pemainnya. Sebab, setelah ini masih ada empat laga sisa yang sangat menentukan. "Ke depan lawan Mitra Kukar main di sini harus sapu bersih juga," ia menambahkan.

Terpisah, pelatih Persik Budiarjo Thalib mengaku sangat kecewa dengan hasil dalam laga kemarin. "Pertandingan seru dan berjalan imbang. Cuma diwarnai insiden wasit yang tidak beres," ujarnya.


Baca Juga :
- Bungkam Sriwijaya FC, Persiraja Rebut Tiket Terakhir Promosi ke Liga 1
- Prediksi Final Liga 2 2019, Persita Vs Persik

Dia menyebut ada beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya. Seperti memberikan kartu merah kepada Risna Prahala pada babak pertama. Dan kemudian yang sangat dia kecam adalah penalti saat injury time. "Tanpa itu semua Persatu tidak akan bisa menang lawan kami," Robert menegaskan.

Selain Persik beberapa tim dari Wilayah Timur lainnya juga masih berpeluang lolos ke delapan besar. Mereka adalah Mitra Kukar, Persewar Waropen, Martapura FC, PSIM Yogya, Persis Solo, dan PSBS Biak.*M Bahrul Marzuki

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA