#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Jorginho Sukses Ubah Perspektif dengan Komitmen dan Performa
01 October 2019 15:29 WIB
LONDON – Musim lalu, meskipun tampil impresif, Jorginho tidak pernah menerima kredit yang seharusnya didapatkan dari publik Stamford Bridge. Mayoritas suporter Chelsea FC sinis terhadap gelandang asal Italia tersebut. Ia dianggap sebagai anak emas mantan pelatih The Blues, Maurizio Sarri. Kehadiran Jorginho juga menyebabkan N’Golo Kante mesti beradaptasi dengan peran baru.

Selama 2018/19, Sarri selalu menerapkan skema 4-3-3. Dengan strategi ini, Jorginho diplot sebagai sosok sentral di lini tengah, posisi yang sebelumnya menjadi milik Kante, salah satu pemain favorit fan Chelsea. Alhasil, alih-alih mendukungnya, mereka justru lebih sering mencemooh Jorginho saat berlaga. Namun periode sulit itu telah berlalu. Kini publik Stamford Bridge berbalik memujanya.     

Ada banyak alasan para suporter mengubah perspektifnya terhadap Jorginho. Pertama adalah karena komitmennya untuk bertahan walaupun Sarri berniat memboyongnya ke Juventus FC musim panas lalu. Kedua, sikap gelandang berdarah Brasil itu yang sangat profesional. Hal ini diakui pula oleh pelatih Frank Lampard. Satu hal lain yang tak kalah krusial, tentu saja performanya di lapangan.


Baca Juga :
- Muenchen Merangsek ke Chelsea, Lampard Menyimpan Kenangan
- Derby London Chelsea vs Tottenham, Mourinho Tahu Taktik Lampard, tapi Emoh Beberkan

Jorginho melakukan tugasnya menjaga keseimbangan permainan tim sesuai dengan ekspektasi Lampard. Musim lalu, aspek defensif dinilai menjadi titik lemah mantan pemain SSC Napoli tersebut. Namun selama tujuh pekan Liga Primer 2019/20 bergulir, catatannya terbilang mengesankan. Jorginho mengungguli jangkar dua tim papan atas, Fabinho (Liverpool FC) dan Rodri Hernandez (Manchester City FC).

Ia lebih banyak melakukan intersep dan recovery dibandingkan kedua rivalnya tersebut, begitu pula dengan upaya membuat peluang dan keterlibatan gol (lihat tabel). Lampard sendiri telah melabeli Jorginho sebagai “salah satu pemimpin tanpa ban kapten” dalam skuat muda Chelsea musim ini. Sang pelatih menilai pemain timnas Italia itu layak dijadikan teladan oleh rekan-rekannya.

“Jorginho adalah seorang pemimpin yang natural. Semua itu ada dalam kepribadiannya. Sikapnya saat latihan, di ruang ganti, serta saat bertanding sangat mengesankan,” kata Lampard. “Dia selalu ingin membantu tim meraih hasil maksimal dan menunjukkannya bahkan dalam latihan. Bagi saya, itu dasar yang diperlukan seorang pesepak bola.”

Sejak ditunjuk menggantikan posisi Sarri pada Juli lalu, pelatih 41 tahun tersebut meminta Jorginho mengubah gaya bermainnya. Lampard memberikan kebebasan lebih dari apa yang didapat sang gelandang pada era Sarri. Musim lalu, ia tidak diizinkan terlalu jauh meninggalkan posisinya. Ini membuat Jorginho tidak mampu mencatatkan assist dan hanya menyumbang dua gol.

Tetapi, bersama Lampard, gelandang 27 tahun itu diminta untuk lebih sering terlibat membantu serangan dalam permainan Chelsea yang lebih ofensif dan mengalir musim ini. Jorginho dengan senang hati menjalankan instruksi sang pelatih. Hal ini terbukti membuatnya mampu lebih maksimalkan kualitas serta kapasitasnya sebagai seorang pengatur serangan.

“Pelatih (Lampard) mau kami dapat tampil lebih intens dan agresif, jadi saya mencoba melakukan apa yang diinginkannya,” kata Jorginho. “Dia tidak ingin terlalu banyak umpan pendek. Musim ini kami lebih banyak dengan bola-bola panjang dan lebih sering berlari. Namun secara mental tetap sama.”

Di sisi lain, Lampard bersikap ekstra hati-hati dengan Kante. Gelandang asal Prancis itu melewatkan lima dari enam laga terakhir The Blues di semua kompetisi akibat cedera. Ia tidak ingin terburu-buru memainkan Kante. “Saat ini dia mengalami masalah hamstring ringan dan karena itu dia absen saat melawan Brighton akhir pekan lalu. Namun N’Golo berpeluang tampil saat kami bertemu Lille di Liga Champions,” kata Lampard.***          


Baca Juga :
- Harry Maguire Siram Garam ke Luka Chelsea, Mantan Wasit Ini Sebut Bek MU Harusnya Dikartu Merah
- Bintang Ajax Ini Resmi Gabung ke Chelsea, tapi Baru Bisa Mendarat Musim Depan

         

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA