#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dengan Terpaksa Bali United Diliburkan Sepekan Karena Jadwal Berantakan
04 October 2019 11:03 WIB
GIANYAR – Rentetan penundaan pertandingan Liga 1 2019, sebagaimana disiarkan PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi, berdampak negatif bagi klub. Bali United misalnya, memilih meliburkan pemain dari latihan selama sepekan. Ini buntut dari ditundanya laga melawan PSIS.

Serdadu Tridatu, julukan Bali United, baru akan bertanding kembali pada 18 Oktober mendatang. Artinya, masih ada 14 hari menuju pertandingan tersebut. Tak ingin pemainnya jenuh dengan situasi dan kondisi tak menentu seperti ini, Stefano “Teco” Cugurra, pelatih Bali United, memilih bersantai.

“Ya, kami berikan waktu libur selama satu pekan kepada pemain karena pertandingan selanjutnya masih cukup lama, yakni 18 Oktober mendatang. Kami masih punya 11 hari untuk persiapan tim dan saya rasa waktu tersebut cukup untuk kami sebelum menghadapi Borneo FC,” kata Teco.


Baca Juga :
- Dengan atau Tanpa Comvalis, Seslija Yakin Rekor 16 Tahun Tak Pernah Menang Persija Bertahan
- Sinyal Bahaya Bali United, Tak Menang dalam Empat Laga Beruntung

Jawaban normatif Teco terkait penundaan jadwal pertandingan ini, sejatinya sangat dipaksakan. Pasalnya, performa stabil tim bisa terganggu dengan jadwal seperti ini. Walau secara matematis segenap pemain akan mendapatkan kesegaran saat kembali berlatih, teorinya bisa berbanding terbalik.

Sebagai solusi, Teco tetap memberi pekerjaan rumah ke pemain. Walau libur dari latihan, Fadil Sausu dan kawan-kawan diminta tetap rutin melakukan latihan individu. Utamanya, gaya hidup tetap dijaga. Pasalnya, bukan rahasia umum bahwa salah satu “penyakit” pemain Indonesia adalah gaya hidup.

Saat kembali ke klub, sering kali pemain tidak dalam kondisi ideal. Pola makan pemain kebablasan. Ini berbeda misalnya saat bersama tim. Pola makan lebih terkendali, sebab pemain sadar akan ada rentetan pertandingan yang akan dijalani. Karenanya Teco hanya bisa berharap pada kesadaran individu pemain.

“Pelatih fisik (Yogi Nugraha) sudah menyiapkan program yang harus dilakukan para pemain selama libur. Saya rasa sebagai pemain profesional, mereka pasti melakukannya dengan baik untuk menjaga kondisi fisik mereka,” ujar Teco sebagaimana dilansir halaman resmi klub, kemarin.


Baca Juga :
- Menjelang Laga Melawan Bali United, Persela Dihantui Perasaan Kurang Enak
- Preview Indonesia U-23 vs Iran U-23, PR dan Target yang Diinginkan Indra Sjafri

Terlepas dari itu, Bali United semakin dekat dengan gelar juara Liga 1 2019. Hingga pekan ke-22, tim yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar ini sudah melanggeng dengan selisih 12 poin. Artinya, jika konsistensi terjaga kans memastikan gelar sebelum Desember, bisa tercipta.

Namun, Teco tak ingin gegabah. Menurut pria Brasil ini, kondisi dan situasi saat ini bisa berubah. Perubahan jadwal yang tak menentu, sedikit banyak akan memengaruhi tim. Karenanya, Teco berharap penundaan laga melawan PSIS adalah yang terakhir. “Semoga tak ada lagi penundaan,” katanya.* Noval Luthfianto

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA