#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Timnas Indonesia Cari Formula untuk hadapi UEA
05 October 2019 13:59 WIB
JAKARTA - Timnas senior Indonesia akan menghadapi negara Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) pada lanjutan laga Grup G Pra-Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10) mendatang.

Pasukan Garuda sendiri sudah tiba di Dubai sejak dua hari lalu untuk melakukan pemusatan latihan (TC) dan uji coba. Selain mempersiapkan tim, pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy juga terus menganalisis gaya permainan UEA yang cukup agresif.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo juga berharap pelatih bisa memaksimalkan TC di Dubai untuk betul-betul meramu timnya dengan baik.  “Kami sudah mengetahui karakter atau gaya permainan tim Timur Tengah yang selalu bermain dengan kecepatan dan keunggulan bola-bola atas. Simon harus bisa mencari jalan keluar untuk mengantisipasi hal itu,” kata Danurwindo.


Baca Juga :
- Target Awal Bintang Timur Surabaya Tercapai
- Ditarik Juara Liga Malaysia, Eks Pelatih Fisik Timnas U-19 Tidak Sulit Beradaptasi di Kota Sabah

UEA memang memiliki organisasi permainan yang cukup baik, terlebih dari para pemain lini serangnya yang mempunyai kecepatan, skill, dan kuat dalam duel satu lawan satu.

Terutama pergerakan penyerang sayapnya, Ali Ahmed Mabkhout. Ali kerap melakukan penetrasi ke dalam wilayah pertahanan lawan dan tak jarang melesakkan tembakan-tembakan yang berbahaya. Hal itu sudah ditunjukkan dengan memberikan dua gol bagi UEA kala mengalahkan Malaysia 2-1 pada laga perdana PPD 2022, 10 September lalu. UEA yang sudah tertinggal lebih dahulu bisa keluar dari tekanan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.

Jelang laga melawan Indonesia, UEA juga mendapat angin segar karena penyerang mereka Ahmed Khalil kembali bergabung bersama tim. Kehadiran Ahmed tentu menambah kekuatan lini depan UEA. Pemain terbaik Asia 2015 itu menjadi salah satu pemain andalan lini serang yang kini sudah mengoleksi 51 gol untuk UEA.

Ahmed memang belum sempat bertemu Indonesia, tetapi dirinya sudah tidak asing lagi dengan gaya permainan tim Asia tenggara. Ia pernah menghadapi kekuatan Malaysia, Timor Leste, dan Thailand pada Pra-Piala Dunia 2018 Rusia lalu.

Kala melawan Malaysia, Ahmed memborong empat gol dalam kemenangan UEA dengan skor 10-0. Menghadapi Timor Leste, dirinya juga berhasil mencetak empat gol dan membawa UEA menang 8-0. Sedangkan melawan Thailand, Ahmed mencetak satu gol dalam kemenangan UEA 3-1.

Perlu, bagi Hansamu Yama dan kawan-kawan mendapat trik khusus untuk meredam kekuatan UEA yang cerdik dalam organisasi bermain, serta beberapa pemain memiliki postur tubuh yang tinggi dan kecepatan yang baik.

Taktik counterpressing mungkin bisa menjadi salah satu formula untuk menghadapi UEA. Dalam counterpressing, tim dituntut untuk mengganggu alur permainan lawan sambil juga menciptakan kesempatan melalui serangan balik yang dimenangkan dari area yang tinggi di lapangan.

Namun, kini dalam persiapan menghadapi UEA di Dubai, timnas Indonesia senior sendiri belum komplet. Tiga pemain: Beto Goncalves, Abduh Lestaluhu, dan Lerby Eliandry baru bisa menyusul pada Minggu (6/10) mendatang.


Baca Juga :
- Jika Serius, Luis Milla Minta PSSI Kirim Surat Resmi
- Kekuatan Terbaik SKN Siap Lakoni Laga Perdana Pro Futsal League 2020

“Ya, Beto masih bersama tim dia (Madura United) baru bisa bergabung besama kami kemungkinan pada tanggal 6 nanti, begitu juga Abduh dan Lerby yang masih terkendala mengenai visa akan menyusul di waktu yang sama. Memang situasi ini tidak ideal tetapi kami harus bisa menghadapi. Anggap saja ini sebuah hambatan, jangan terlalu terbebani,” ujar Simon.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA