#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Timnas U-23 Latihan Bakda Subuh demi Merebut Emas SEA Games
05 October 2019 13:23 WIB
WAKTU menunjukkan pukul 05:45 WIB. Matahari pagi pun masih tampak malu-malu untuk menunjukkan wujud sempurnanya. Namun di lapangan C Senayan, Jakarta, sudah berbaris pasukan tim nasional Indonesia U-23.

Ya, timnas asuhan pelatih Indra Sjafri tersebut, tengah mempersiapkan diri untuk tampil di SEA Games, Filipina, November mendatang. Tidak main-main, target yang dicanangkan adalah merebut medali emas setelah terakhir kali diraih pada 1991. Sebab itu, persiapan matang dan optimal terus digenjot pelatih asal Sumatera Barat ini.

Menjalani latihan mulai pukul 06:00 pagi memang terlihat tidak biasa. Bahkan tak sedikit yang menilai hal ini sangat jarang terlihat. Namun sang pelatih Indra Sjafri, punya pandangan lain. Menurutnya, menggelar latihan bakda atau sesudah Subuh ini seperti sebuah tradisi yang ingin terus dipertahankannya.


Baca Juga :
- Shin Tae-yong Putuskan Melatih Shenzhen FC
- 'Papua Badboy' Bangga Sekaligus Kecewa Persembahkan Medali Bagi Indonesia

Indra mengatakan, sesi latihan pagi yang dimulai sebelum matahari terbit sudah menjadi programnya bahkan sejak ia masih memegang timnas U-19. "Sudah sejak lama sekali, saya sering menggelar latihan selalu pagi dari zaman timnas U-19 era Evan Dimas dulu. Dan alasannya, pagi hari adalah waktu atau jam paling baik untuk mulai melakukan aktivitas kerja. Termasuk olahraga seperti latihan sepak bola," kata Indra kepada TopSkor.

Menurut Indra, latihan pagi, sore, atau malam hari sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya, pasti dari tiga sesi latihan tersebut punya kelebihan masing-masing. Tinggal bagaimana tim pelatih, fisioterapis, dan dokter tim bersinergi dengan baik terkait program pelatihan.

“Seperti asupan yang bagaimana yang perlu masuk ke tubuh pemain ketika latihan pagi. Semua sudah diatur tim dokter. Pastinya ada asupan sarapan ringan, seperti susu, roti, atau buah-buahan,” Indra melanjutkan.

Meski terlihat berat, para pemain tampak enjoy. Bahkan dalam latihan perdana di Jakarta, Kamis (3/10) lalu, sejumlah pemain terlihat berjalan kaki dari Hotel Sultan tempat tim menginap ke tempat latihan. Meskipun dikatakan Indra, bus untuk mengangkut rombongan pemain dan ofisial sudah disediakan.

“Ya, sebagian dari mereka memilih jalan kaki. Sebetulnya saya tidak menginstruksikan. Tapi itu inisiatif mereka sendiri. Saya bebaskan, ada yang berjalan kaki atau mau naik bus. Bus ada, tapi rata-rata memilih jalan,” kata Indra. “Bagus juga kan untuk mengembalikan kondisi tubuh mereka setelah tidur. Hitung-hitung itu pemanasan awal.”


Baca Juga :
- PSSI Jawab Kepastian Soal Shin Tae-yong, Luis Milla, atau Indra Sjafri
- Kontrak Habis Desember, Ini Rencana Indra Sjafri Usai SEA Games 2019

Sementara jelang mengikuti turnamen segiempat di Cina, Indra terus mematangkan persiapan tim. Rencananya Witan Sulaeman dan kawan-kawan akan berangkat ke Cina awal pekan depan.

Ajang bertajuk CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019 tersebut bakal digelar pada 9-13 Oktober mendatang. “Kalau membangun suatu tim, semua di dunia manapun pasti dia bicara bagaimana attack, bagaimana defense, dan bagaimana transisi. Dan ini yang setiap hari akan kami berikan kepada pemain, sesuai dengan filosofi game plan yang saya rencanakan,” kata Indra.*FURQON AL FAUZI

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA