#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Sevilla Mangsa Favorit si Kutu
05 October 2019 12:03 WIB
BARCELONA – Lionel Messi tampil begitu luar biasa, menginspirasi FC Barcelona untuk bisa remontada (membalikkan kedudukan) atas FC Internazionale, tengah pekan lalu. Tapi masih ada yang kurang baginya di kemenangan pertama timnya di Liga Champions tersebut, lantaran belum juga bisa menciptakan gol; hanya menyumbangkan satu assist (skor 2-1).

Meski begitu, duel tersebut bisa menjadi “pemanasan” bagi Messi, yang memang baru saja pulih dari cedera. Kesempatan baginya hadir pada jornada kedelapan La Liga 2019/20, saat Barca menjamu Sevilla, Minggu (6/10) atau Senin dini hari WIB. Lawan kali ini merupakan mangsa favorit La Pulga (si Kutu) –julukan Messi– jika melihat rapor yang dimilikinya.

Messi yang harus banyak berjibaku dengan cedera pada periode awal memang belum juga menciptakan gol di 2019/20; Baru tampil di dua pertandingan La Liga (total 90 menit) dan dua Liga Champions (121). Tapi ia bisa pecah telur di Stadion Camp Nou nanti, sebab Sevilla yang dihadapi adalah musuh favoritnya atau klub yang paling sering dibobolnya.


Baca Juga :
- Lawan Inter, Barca Rotasi Besar-besaran
- Momen Penentuan Inter

Di lintas kompetisi, penyerang tim nasional Argentina ini sudah 37 kali berlaga menghadapi tim asal Andalusia tersebut, dan 36 gol berhasil diceploskannya. Selain itu ada 18 assist yang diciptakan, dan perihal hasil akhirnya Los Azulgrana –julukan Barca– meraih 28 kemenangan, lima kali seri dan hanya ada empat kekalahan (hanya satu di La Liga, tandang).

Tidak ada lawan yang lebih meningkatkan gairah produktivitas La Pulga seraya menghadapi Sevilla. Semisal di pertandingan bertajuk El Clasico versus rival bebuyutan Real Madrid, rapornya adalah menciptakan 26 gol (14 assist) dari 39 laga. Untuk duel prestisius lainnya, Derbi Katalunya, melawan RCD Espanyol, ada 25 gol (11) dari 28 pertandingan.

Sementara itu penyerang 32 tahun ini juga terus berpartisipasi pada setidaknya satu gol dalam 20 dari 21 bentrokan terakhir menghadapi Los Nervionenses, julukan Sevilla. Sedangkan pada bentrokan terakhir (Barca menang 4-2), ia terlibat di tiap gol timnya dengan mencetak hattrick (tiga gol) dan memberi satu assist, pekan 25 La Liga musim lalu.

Kendati demikian, Sevilla bukan lah lawan yang bisa diremehkan. Tim yang kini dilatih Julen Lopetegui memiliki wajah berbeda dari yang ada sebelumnya. Laju positif pun ditorehkannya setelah ada pembaharuan skuat pada musim panas lalu. Salah satu penyerang anyarnya, Javier Hernandez, jadi pilar yang dalam kepercayaan diri tinggi untuk duel nanti.

Sekali lagi striker yang akrab disapa Chicharito ini bisa menyumbangkan gol untuk memuluskan laju timnya di Liga Europa. Tengah pekan ini ia bahkan menjadi juru kemenangan tim atas APOEL Nicosia (1-0) karena menjadi satu-satunya pencetak gol. Sedang rapornya lawan Barca adalah mencetak satu gol dari tiga laga (saat masih di Bayer Leverkusen).

“Kami harus menikmati tiga poin ini bersama dan kemudian fokus memikirkan mereka (Barca). Kami punya skuat yang besar, dan semua punya keunggulan masing-masing. Itu akan membuat Lopetegui pusing memikirkan siapa yang main, namun kami semua siap untuk tiap duel di La Liga, Liga Europa, dan Piala Raja,” katanya usai lawan APOEL.


Baca Juga :
- Griezmann Akhiri Paceklik
- MSG Monster LaLiga

Akan tetapi untuk duel nanti, Los Azulgrana bisa dibilang dalam kondisi yang lebih bugar ketimbang Los Nervionenses. Sebab mereka telah lebih dulu menyelesaikan pertandingan tengah pekannya di Liga Champions (2/10); sedang Sevilla baru selesai di Liga Europa (3/10). Duel tersebut sama-sama dimainkan oleh kedua tim di kandang sendiri.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA