#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Watford Juru Kunci, Siratkan Pergantian Pelatih
07 October 2019 15:54 WIB
WATFORD – Ancaman degradasi untuk Watford FC kian dekat. Itu akibat hasil minor yang diraih Roberto Pereyra dan kawan-kawan hingga delapan pertandingan Liga Primer musim ini. Dalam periode itu, belum sekali pun The Hornets meraih kemenangan. Sisanya, imbang tiga kali dan sisanya berujung lima kekalahan.

Hasil negatif ini membuat Watford jadi juru kunci klasemen dengan tiga poin. Sekaligus, menyiratkan pergantian pelatih dari Javi Gracia ke Quique Sanchez 7 September lalu belum memberi angin segar. Pasalnya, di tangan Sanchez, penampilan Watford tidak kunjung membaik dengan hanya meraih dua poin dari empat laga.

Bahkan, mereka mengukir kekalahan terbesar musim ini akibat digulung Manchester City FC 0-8 di Etihad 21 September lalu. Teranyar, Watford hanya bermain tampa gol saat menjamu Sheffield United FC di Vicarage Road. Namun, Sanchez menolak menyerah dan menilai timnya masih memiliki prospek.


Baca Juga :
- Rodri Akui Pelatih Man City Pengaruhi Permainannya
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah

“Kami tahu, pertandingan akan sulit karena lawan bermain baik. Mereka penuh percaya diri. Sementara, kami dalam momen yang sulit,” Sanchez, memberi analisis. “Oke, (tapi) itu 0-0, kami bisa memperbaiki jalurnya. Setidaknya, kami punya peluang dan mampu membuat pertahanan tidak kebobolan. Itu menambah kepercayaan diri dari tim.”

Pernyataan pelatih asal Spanyol ini beralasan. Memang, mereka gagal menang meski bermain di hadapan puluhan ribu fan. Namun, setidaknya, Watford sukses menjaga gawangnya tidak kebobolan untuk kali pertama musim ini. Bisa dipahami mengingat dalam tujuh pertandingan sebelumnya, mereka 20 kali kebobolan.

“Hasil ini jadi dasar yang bagus untuk membangun sesuatu. Sebab, akhirnya kami tidak kebobolan. Itu jadi satu-satunya cara untuk lebih percaya diri. Anda harus terus berjuang jika ingin tumbuh. Anda memiliki kepercayaan diri yang kuat jika mampu memberi rasa aman,” ujar Sanchez, optimistis.


Baca Juga :
- Van Dijk Miliki Koneksi Khusus dengan Klopp
- Inilah Rahasia Mengapa Bek Sayap Liverpool Mematikan

Setelah ini, Liga Primer jeda dua pekan terkait agenda internasional. Pertahanan Watford bakal teruji saat tandang ke markas Tottenham Hotspur FC, Sabtu (19/10). Dalam dua musim terakhir, mereka selalu keok jika tampil di London. Sebaliknya, pada pertemuan terakhir di Vicarage Road, 2 September 2018, Watford sukses menekuk Tottenham 2-1.

Duel itu sekaligus jadi tantangan bagi Sanchez. Maklum, pria 54 tahun ini dalam tekanan akibat gagal menang dalam empat laga menangani Watford. Jika kembali tidak mampu meraih tiga poin atau bahkan berujung kekalahan, membuat posisinya kian rawan. Sebelumnya, Gracia dipecat akibat gagal memberi kemenangan untuk Watford dengan hasil sekali seri dan tiga kekalahan.*Choirul Huda
 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA