#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bergeser, Persaingan MotoGP 2019 Mengarah ke Runner-Up
08 October 2019 10:02 WIB
BURIRAM – Keberhasilan yang diraih Marc Marquez di Grand Prix (GP) Thailand, Minggu (6/10), membuat peta persaingan MotoGP 2019 mengalami pergeseran. Kini, posisi kedua alias runner-up klasemen akhir menjadi incaran. Andrea Dovizioso yang berada di atas angin, masih mungkin dikejar oleh tiga pembalap lain.

Untuk sementara, Dovizioso menempati posisi kedua dengan 215 poin. Jika ingin mempertahankan posisinya, pembalap Mission Winnow Ducati itu hanya perlu finis di zona podium pada empat putaran tersisa. Namun, itu bukan pekerjaan mudah karena performanya yang tak konsisten.

Pada empat putaran terakhir, Dovizioso kerap kesulitan saat melakoni kualifikasi. Hal ini membuat dirinya harus memulai balapan dari posisi yang tidak terlalu baik. Hasilnya, Dovizioso hanya satu kali menjejak podium, tepatnya di GP Aragon. Adapun sisanya, ia selalu keluar dari posisi tiga besar.


Baca Juga :
- MotoGP Gelar Balapan di Brasil Pada Musim 2022, Lintasan Sedang Dalam Proses Pembangunan
- Masuk Runner-up Terbaik, Timnas U-16 Indonesia Lolos ke Piala Asia U-16 2020

“Kami sudah bekerja sekeras mungkin sejak paruh kedua musim. Target awal meraih gelar juara namun ketika gagal mencapainya, tentu mengecewakan. Jarak antara kami dan Marc lebih besar jika dibanding dua musim terakhir. Setiap tahun, makin sulit mengalahkannya,” kata Dovizioso via Speedweek.com.

Meski kecewa karena kembali gagal meraih gelar juara untuk kali pertama, Dovizioso berharap GP20 lebih kompetitif. “Semua orang berkembang dan memiliki ceritanya sendiri. Kecepatan lawan, motor, dan ban, selalu berubah. Anda harus beradaptasi, optimistis, dan bekerja keras,” ujar pria asal Italia itu.

Pembalap lain yang berpeluang menggeser Doviziozo adalah Alex Rins. Meski saat ini berjarak 48 angka, pria asal Spanyol itu yakin mampu mendulang banyak poin di sisa putaran, musim ini. Penyebabnya adalah karakter trek di empat sirkuit yang dianggap cukup bersahabat dengan GSX-RR.

“Kami harus tetap bekerja keras untuk melanjutkan apa yang sudah kami lakukan sejauh ini. Sekarang, kami akan menuju ke Jepang, Malaysia dan Australia. Itu merupakan trek yang benar-benar saya suka. Jadi, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik di sana,” kata Rins.

Tahun lalu, dari empat lomba sisa, tiga di antaranya berhasil diakhiri Rins dengan podium. Pembalap Suzuki Ecstar itu pun berharap mengulang prestasi tersebut. “Saya punya motor bagus dan satu-satunya hal yang perlu kami tingkatkan, kinerja saat kualifikasi. Jika lebih baik, kami akan memimpin lomba,” ujarnya.

Yang juga tak boleh diremehkan adalah pembalap Monster Yamaha Energy MotoGP, Maverick Vinales. Ini tak lain karena performanya di lintasan yang meningkat sejak paruh kedua musim bergulir. Vinales tiga kali naik podium dalam empat lomba terakhir. Bahkan, ia start dari grid terdepan, tiga putaran terakhir.


Baca Juga :
- Tarik Ulur Kalender Balap MotoGP
- MotoGP Italia 2019 Bukan Zona Nyaman Marc Marquez

“Saya termotivasi untuk tetap berpikir positif. Tapi, tim harus tetap bekerja keras karena motor harus berkembang. Kami harus bertarung dan mengeluarkan potensi terbaik YZR-M1 karena memiliki kekuatan ini. Sedangkan di sisi lain, lawan telah mengambil langkah maju,” ucap rekan setim Valentino Rossi itu.

Rekan setim Dovizioso, Danilo Petrucci, juga berpeluang mengakhiri musim di posisi kedua. Tapi, ia lebih fokus tempat ketiga. “Kami masih berjuang di klasemen. Tapi, Vinales selalu ada di podium. Kami memang telah berkembang tapi itu belum cukup. Kami harus kuat sepanjang lomba,” kata pria asal Italia itu.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA