#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Toro Rosso Kembali Melirik Pembalap Asia
08 October 2019 13:15 WIB
FAENZA – Red Bull Toro Rosso membawa pembalap asal Jepang, Naoki Yamamoto, pada putaran ke-16 Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (13/10). Tapi, Yamamoto hanya diproyeksikan untuk mengendarai STR14 pada sesi Latihan Bebas (FP) 1 atau Jumat (11/10).

Yamamoto merupakan pembalap yang masih aktif di ajang Super GT dan Super Formula. Prestasinya juga tak dapat dianggap remeh karena tahun ini berpeluang meraih gelar ketiga Super Formula. Ajang balap yang diikuti sejak 2010 tersebut merupakan event tertinggi di Jepang.

“Saya ingin berterima kasih kepada Toro Rosso, Red Bull, dan Honda atas kesempatan yang luar biasa ini. Saya sudah memimpikan sejak kecil. Apalagi dapat kesempatan ini di (Sirkuit) Suzuka, tempat yang penting bagi semua pembalap Jepang,” ujar Yamamoto via Motorsportmagazine.com.


Baca Juga :
- Hadapi Arab Saudi, Timnas U-23 Ingin Pecah Telur
- Doa Dutra Terkabul, Pemain Timnas Mulai Senyum

Sebelum diminta mengendarai STR14, Yamamoto telah melakukan serangkaian latihan dan membuktik kapasitasnya sebagai peraih gelar di Super GT dan Super Formula 2018. Ia juga berlatih di simulator milik Toro Rosso dan tahun ini terlibat dalam beberapa lomba F1 bersama tim asal Italia itu.

“Tujuan saya di FP1 melakukan yang terbaik untuk tim, mengumpulkan data, dan informasi berguna bagi mereka. Secara pribadi, saya senang dapat mengendarai mobil F1 dan akan berusaha sebaik mungkin. Ini akan jadi momen spesial dan saya ingin membagikannya kepada fan,” kata Yamamoto.

Prinsipal Toro Rosso Franz Tost yakin kemampuan Yamamoto setelah melihat aksinya di simulator. Pria 31 tahun itu bakal membawa informasi bagus yang berguna untuk memperbaiki posisi tim dalam FP1. Terlebih, dirinya sudah mengenal trek dengan baik karena sering tampil di sana.

Toro Rosso memang kerap memberikan kesempatan kepada pembalap yang terhubung dengan tim untuk menjajal mobil mereka. Salah satunya asal Indonesia yang saat ini berlomba di Formula 2 (F2), Sean Gelael. Tahun lalu, Sean dipercaya untuk turun sebagai pembalap penguji tim tersebut.

Yamamoto bukan pembalap pertama Jepang yang turun dalam ajang balap jet darat. Salah satu yang paling dikenal, Kamui Kobayashi yang berlomba di F1 2009-2001 dan 2014. Bahkan, ia pernah finis di posisi ketiga pada Grand Prix (GP) Jepang, 2012, sekaligus jadi kenangan pencinta F1 di negara itu.

Indonesia juga pernah diwakili oleh Rio Haryanto yang bergabung dengan Manor Racing SRT, 2016. Sayang, pria asal Surakarta itu tak turun satu musim penuh karena masalah financial. Rio yang terhenti pada pertengahan musim, posisi finis terbaiknya hanya 15 di GP Monako karena mobil tak kompetitif. 


Baca Juga :
- Misal Juara Liga 1 2019, Bali United Belum Tentu Main di Kompetisi Asia
- Uji Coba Pertama Tim Elang Muda Asia, Gerus PPOP 5-0

Malaysia juga pernah menurunkan Alex Yoong selama dua musim, 2001-2002. India yang berstatus negara dengan jumlah penduduk terbanyak kedua dunia, pernah menurunkan dua wakilnya di F1. Mereka adalah Narain Karthikeyan (2005, 2011-2012) dan Karun Chandhok (2010-2011).

Adapun yang masih aktif, Alexander Albon, yang berlomba untuk Red Bull Racing. Tahun ini, kinerjanya cukup menjanjikan hingga membuatnya digadang jadi mendampingi Max Verstappen di F1 2020. Tapi, pada tahun pertama F1 digelar, Thailand punya Prince Bira yang turun 1950-1955.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA