#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Minus Peraih Emas Asian Games, ISSI Pede di SEA Games
08 October 2019 14:05 WIB
JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) memang belum mengumumkan daftar atlet untuk SEA Games XXX/2019 Filipina, 30 November-11 Desember. Meski demikian, manajer tim balap sepeda, Budi Saputra, memastikan ada 21 nama yang mereka daftarkan.

Road race merupakan disiplin dengan jumlah atlet terbanyak. Indonesia menyertakan delapan orang, terdiri dari tujuh putra dan satu putri. Sedangkan untuk MTB Downhill, ISSI menyiapkan tiga putra dan dua putri. Sedangkan pada MTB Cross Country, Merah Putih menyertakan dua atlet putra.

Untuk disiplin BMX, Indonesia menyiapkan tiga atlet putra. Sebagai catatan, BMX merupakan lumbung emas Indonesia dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara itu. Misalnya, di SEA Games XXIX/2017 Kuala Lumpur, Merah Putih berjaya baik pada nomor putra maupun putri.


Baca Juga :
- Begini Suasana Latihan Timnas U-22 Indonesia di Saat-saat Sebelum ke SEA Games 2019
- Indra Sjafri Minta Dukungan Masyarakat untuk Sukses Timnas U-22 Indonesia

Namun, di Filipina, tuan rumah mencoret nomor putri. Kepada Harian TopSkor, Senin (7/10), Budi mengatakan tak semua atlet yang didaftarkan ke entry by name akan berlaga di SEA Games 2019. Pasalnya, dari 21 nama, dua di antaranya mereka posisikan sebagai atlet cadangan.

Pesepeda cadangan tersebut masing-masing di MTB Downhill dan BMX putra. “Kami memang menyiapkan cadangan juga sebab kurang dari dua bulan, masih ada dinamika dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas). Tapi, yang nantinya berangkat hanya 19 orang,” Budi menuturkan.

Lebih lanjut, Budi memastikan Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh di Filipina. Misalnya untuk BMX, di mana Merah Putih bakal menerjunkan I Gusti Bagus Saputra yang selama ini jadi andalan. Dalam beberapa tahun terakhir, ia mampu menunjukkan prestasi yang mentereng.

Bagus menyabet emas SEA Games 2017 dan perak Asian Games XVIII/2018 Jakarta-Palembang. Adapun target PB ISSI di SEA Games 2019 adalah dua emas dari BMX dan MTB Downhill. Khusus nomor terakhir diharapkan menempatkan atletnya dalam podium tertinggi di Filipina.

“Harus diakui, kekuatan kami (balap sepeda Indonesia) memang ada di sana (BMX dan MTB Downhill). Kalau untuk road, atlet yang kami kirim memang banyak. Namun, secara peluang (medali), tidak bisa dipungkiri, cukup berat,” kata Budi yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Meski begitu, MTB Downhill Indonesia tak akan menurunkan peraih emas Asian Games 2018: Khoiful Mukhib dan Tiara Andini Prastika. Ini karena performa keduanya yang menurun usai meraih sukses. Namun, Budi enggan merinci siapa atlet yang bakal menggantikan kedua orang tersebut.

“Tidak benar kalau ada anggapan bahwa kami main-main untuk MTB Downhill. Kami tetap serius. Kalaupun kedua peraih emas Asian Games ini tidak kami turunkan, lebih karena dinamika dalam prestasi mereka sendiri (selama berada di pelatnas),” Budi mengungkapkan.

Venue Terbatas

Nomor trek absen pada SEA Games 2019. Keterbatasan fasilitas menjadi alasan Filipina tidak menggelar disiplin tersebut. Ya, saat ini, Filipina tak memiliki velodrome berstandar internasional. Bahkan, trek yang ada kabarnya jauh dari kata layak.


Baca Juga :
- Daftar Resmi 20 Pemain Timnas U-22 Indonesia untuk SEA Games 2019
- Timnas Indonesia U-23 Bawa Psikolog ke Filipina

Hal ini patut disesali mengingat prestasi Indonesia untuk nomor trek sedang berkembang. Para pesepeda Merah Putih mulai menunjukkan taring, baik saat tampil di ajang berskala Asia maupun dunia.

“Tapi, itu sudah menjadi keputusan tuan rumah dan kami menghargai. Kalau memang tidak ada velodrome yang memadai, kami bisa bilang apa. Yang penting, balap sepeda siap tampil maksimal di SEA Games 2019,” Budi mengungkapkan.*KRISNA C. DHANESWARA

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA