#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Duh, Selain Persib vs Persebaya, Laga El Clasico Indonesia Juga Terancam Mundur
09 October 2019 09:11 WIB
BANDUNG – Dua laga big match Liga 1 2019 Persib Bandung yang akan berlangsung di kandang berpotensi ditunda atau dialihkan ke luar Bandung. Yakni, saat menjamu Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Faktornya seperti biasa, keamanan.

Pertandingan kandang melawan Persebaya sejatinya digelar 19 Oktober 2019 dan berikutnya menjamu Persija pada 28 Oktober 2019. Dua pertandingan big match tersebut kemungkinan besar tidak mendapat izin digelar di Bandung.

Seperti diketahui, setiap kali menjamu Persebaya masalah yang terjadi bukan soal bentrokan antarpendukung. Melainkan, ribuan suporter Persebaya, Bonek, datang ke Bandung hingga muncul ketidaknyamanan warga sekitar. Aparat keamanan pun harus melakukan pengawalan ekstra terhadap Bonek.


Baca Juga :
- Pelatih Madura United Komentari 3 Hukuman Penalti Lawan Persija
- Pernyataan Edson Tavares Usai Persija Selamat dari Ancaman Degradasi

Lalu untuk  pertandingan Persija, seluruh elemen termasuk aparat tampaknya masih trauma dengan peristiwa tahun lalu ketika seorang suporter Persija meninggal dunia dikeroyok suporter tuan rumah. Terkait hal itu, pihak Polres Bandung telah mengajukan surat kepada manajemen Persib.

Surat bernomor B/1923/YAN2.1/IV/2019 itu intinya meminta manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mempertimbangkan jadwal pertandingan Persib selama putaran kedua. Salah satu poin penting adalah, mempertimbangkan dua laga big match itu untuk tidak digelar hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Selain itu, kedua laga tersebut tidak boleh digelar malam hari. Alasan lain pihak Polres jauh-jauh hari mengajukan surat kepada Persib karena di kawasan Stadion Si Jalak Harupat yang berada di wilayah Kabupaten Bandung pada saat hampir berbarengan dengan jadwal Persib akan berlangsung agenda politik bersifat lokal.

Yaitu, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada 16-18 Oktober 2019. Masa tahapan kampanye Pilkades hingga proses pemilihan diperkirakan bentrok dengan jadwal Maung Bandung melawan Persebaya dan Persija.

Kini PT PBB  berada di antara dua pilihan. Yaitu mengajukan penjadwalan ulang kepada PT Liga Indonesia Baru atau memilih menggelar pertandingan kandang di tempat netral. Seperti meminjam Stadion Pakansari, Wibawa Mukti, atau mengalihkannya ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Ketika dikonfirmasi, PT PBB belum membahas secara detail terkait masalah ini. Mengetahui itu, jajaran pelatih pun berencana membuat program untuk menyiasati berbagai kemungkinan yang akan terjadi nanti. Program berikutnya akan dibahas dan dirancang saat tim kembali berlatih Kamis (10/10) besok.

“Kami sudah mendengar hal itu saat berbincang dengan pelatih kepala (Robert Rene Alberts). Harapan kami tidak ada lagi jadwal yang ditunda. Repot buat tim kalau akhirnya harus ada yang ditunda lagi. Secara tim jelas berat jika harus mengadapi situasi itu lagi,” kata asisten pelatih Persib Yaya Sunarya, Selasa (9/10).


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Jumat Malam
- 18 Tim Peserta Kompetisi Liga 1 2020 Sudah Lengkap

“Soal detail rencana program latihan segera digodok. Kita tunggu saja keputusannya. Pelatih dan manajemen akan membahas masalah ini,” ujarnya. Yaya juga mengaku, pihaknya sudah menyiapkan program jangka pendek dan panjang untuk mengatur kondisi kebugaran Supardi Nasir dan kawan-kawan.*Arief Nugraha K

 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA