#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Real Madrid Bukan Tempat Ideal Lagi Buat Gareth Bale
09 October 2019 14:17 WIB
MADRID – Gareth Bale sudah muak. Begitu media Spanyol, Diario AS, menggambarkan situasi penyerang Real Madrid itu. Ia merasa sudah cukup diperlakukan semena-mena oleh klubnya itu, dan siap hengkang untuk pertama kalinya, sejak bergabung di September 2013 lalu. Sikap tersebut adalah buntut perlakuan yang diterimanya belakangan ini, yang puncaknya di Liga Champions, tengah pekan lalu.

            Bale sadar bahwa saat ini dia mulai menonjol. Kepercayaan dirinya telah pulih dan didukung dengan kebugarannya yang meningkat. Ia tahu dengan itu seharunya bisa bermain semakin banyak. Tapi tiba-tiba saja penyerang 30 tahun ini mendapati dirinya tak disertakan dalam duel lawan Club Brugge pada matchday kedua Grup A (1/10).

            Ia marah dan bingung. Bale tidak tahu alasan dirinya dipinggirkan sebab ia tidak dalam kondisi cedera, bahkan sekadar kelelahan, dan tanpa ada penjelasan. Walaupun kembali disertakan dan jadi starter lawan Granada CF di laga setelahnya (akhir pekan), ia menilai apa yang diterimanya bukan perlakuan terbaik untuk pemain yang dianggap penting oleh klub.


Baca Juga :
- ​​​​​​​“Musuh” James Kembali
- Konyol! Penterjemah Tak Kenal Gareth Bale, Wanita Itu Langsung Dipecat

            Ya, kekecewaan memang telah terakumulasi sejak lama, terutama di era kepemimpinan pertama pelatih Zinedine Zidane, Januari 2016 lalu. Kehadiran Bale tak diperhitungkan saat itu tanpa alasan yang jelas. Hal tersebut pun berlanjut di masa jabatan keduanya kini (per 11 Maret 2019), yang pada musim panas lalu terdapat keputusan tegas untuk membuangnya.

            Sebelumnya eks penyerang Tottenham Hotspur ini tak ingin pergi lantaran masih ada kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2022. Meskipun, ia tetap bisa hengkang jika Madrid mencapai kesepakatan dengan klub lain. Sang pemain pun kembali dibuat tidak mengerti, sebab setelah ada ketertarikan jelas dari Cina, namun kesepakatan tak juga direstui.

            Sekarang agennya Jonathan Barnett mulai bekerja serius. Sebelumnya ia boleh saja bersikeras memperjuangkan kliennya untuk bertahan, sekalipun nantinya sang pemain akan lebih banyak bermain golf ketimbang sepak bola. Kini Barnett akan fokus mengeluarkan Bale dari Bernabeu musim panas mendatang.

            Penyerang jebolan Akademi Southampton ini sebenarnya bermain baik musim ini. Itu adalah respons atas apa yang dialaminya selama ini, juga bukti dirinya hanya perlu menit main untuk bisa menunjukkan tajinya. Klub sendiri dianggap “tak memberi pembelaan” terhadap Bale yang sejak awal telah memberi segalanya.

 

Telat Datang

            Sementara itu, Zidane sendiri bakal berbicara dengannya terkait keterlambatan saat menjamu Brugge sebelum adanya sanksi. Pada duel di Stadion Santiago Bernabeu itu, usai mendapati dirinya tak disertakan di tim, Bale memang kedapatan telat datang. Ia yang seharusnya ada di ruang ganti sejak sebelum laga, baru tiba saat duel berjalan empat menit.


Baca Juga :
- Casemiro-Valverde Tak Terhancurkan di Lini Tengah Madrid
- Wales Optimistis Bisa Raih Hasil Positif melawan Hungaria

            Menurut Sports Four, sikapnya itu melanggar kode disiplin Madrid yang dapat didenda antara 250 hingga 3 ribu euro (sekitar Rp47,9 juta). Selain harus tiba sebelum laga, pemain yang meski tak disertakan di tim mesti ada di bangku penonton hingga menit 80. Jadwal main yang lebih awal bisa jadi alasan sebab itu jam puncak kepadatan ibu kota.

            Zidane sendiri tak mau ada sanksi yang langsung dijatuhi terhadap pemainnya itu, tapi dengan lebih dulu ada pendekatan. “Itu (keterlambatan Bale) adalah suatu yang seharusnya hanya ada di internal. Publik memiliki informasi yang tak mestinya dimiliki. Saya harus berbicara dengannya, namun tidak akan memberi tahu hasilnya ke umum,” katanya.***

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA