#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ini Empat Biang Kerok Napoli
10 October 2019 15:08 WIB
NAPOLI – SSC Napoli memiliki beberapa pemain acuan untuk memastikan perlindungan kuat dan mulusnya pergerakan tim.  Namun, empat di antaranya kini sedang menunjukkan performa negatif, malah mungkin jadi biang kerok atas hilangnya banyak poin I Partenopei di Seri A.

Kalidou Koulibaly yang menjadi pemimpin di belakang, kini tak mampu memberi garansi keamanan secara kontinu. Hal serupa terjadi dengan Allan, Piotr Zielinski dan Arkadiusz Milik. Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis mengambinghitamkan aktivitas tim nasional.

Sebenarnya jika Koulibaly dan Allan sampai sekarang memperlihatkan penampilan di bawah standar, itu karena mereka melewatkan persiapan pramusim tim. Ketika rekan-rekannya berkumpul di Dimaro, keduanya tengah disibukkan dengan pertandingan tim nasional Senegal di Piala Afrika dan skuat Brasil di Piala Amerika.


Baca Juga :
- Gelandang Raksasa Ini Dibidik Napoli
- Selama di Bergamo, Gasperini Sering Beruntung lawan Juve

Koulibaly belakangan terus jadi sorotan dan sasaran kritik pedas. Tanpa gol bunuh diri dalam duel Juventus FC-Napoli, mungkin skuat Carlo Ancelotti tidak memiliki perbedaan poin terlalu jauh dengan FC Internazionale dan I Bianconeri. Gol Cagliari Calcio juga timbul karena kesalahan posisi difensore sentral itu. Kemudian dia mendapat kartu merah dan skors selama dua pekan karena menghina wasit.

Perbandingan statistik dalam tujuh pekan pertama dua musim terakhir, menjelaskan penurunan kinerja Koulibaly. Dia merebut setengah jumlah bola (24 dan di musim lalu 48) dan sama dengan bola yang diintervensi (6 banding 11), juga karena bermain lebih sedikit (403 menit banding 630 menit).

Allan pun kurang begitu menentukan dalam fase membangun aksi (5 peluang yang diciptakan, setahun lalu ada 13). Sementara dalam fase bertahan (35 bola yang direbut sekarang, dibanding 61 sebelumnya). Menurut data ini, masuk akal kalau prestasi keseluruhan tim juga terpengaruh.

Kasus berbeda untuk Zielinski dan Milik. Mereka bergabung dengan latihan tepat waktu. Mungkin rumor penjualan dua pesepak bola Polandia, kelahiran 1994, itu mengganggu konsentrasi keduanya. Klub menunggu peningkatan kualitas sebelum memenuhi permintaan penyesuaian kontrak yang jatuh tempo pada 2021.

Penampilan mengecewakan keduanya tergambar dari statistik. Gelandang tersebut sering berubah posisi di lapangan tapi selalu main dari menit pertama, kehilangan lebih banyak bola (88 banding 57) dan menciptakan lebih sedikit peluang: 9 banding 15.

Lebih terlihat jelas penurunan prestasi Milik, satu-satunya penyerang Napoli yang belum mencetak gol. Cedera otot ikut menghambat kinerja Arek. Benar bahwa di Seri A, dia bermain lebih sedikit (hanya 89 menit dibandingkan 417 menit setahun yang lalu) tapi pemain juga tidak menciptakan peluang (setahun lalu 8). Tembakan ke gawang 1 banding 9 dan setahun yang lalu menciptakan 3 gol.

Hanya Napoli


Baca Juga :
- Staf Conte Bongkar Rahasia Dapur Inter
- Ini Saran Prandelli untuk Ibrahimovic

Dries Mertens menjadi pencetak gol terbanyak I Partenopei musim ini. Striker asal Belgia tersebut berharap kontraknya, yang jatuh tempo pada 30 Juni 2020, diperpanjang setelah mengukir prestasi itu.

“Saya hanya ingin tinggal di Napoli, tapi untuk saat ini, saya tidak bisa bilang apa-apa. Saya seorang Belgia, tapi merasa seperti orang Italia. Seandainya pergi dari Napoli, saya tidak akan tanda tangan dengan klub Italia lainnya, maupun klub Cina atau Qatar. Seperti yang sudah saya bilang, semoga dapat lebih lama bermain di sepak bola Eropa,” ujarnya. “Saya sedang menjalani momentum terbaik dalam karier.”*** Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA