#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Lukic Pembawa Keberuntungan
10 October 2019 14:22 WIB
TURIN – Setiap tim memiliki pemain keberuntungan masing-masing. Torino FC asuhan Walter Mazzarri, peran tersebut tampaknya diemban Sasa Lukic. Dalam 13 pertandingan di mana gelandang asal Serbia itu tampil sebagai starter, I Granata belum sekali pun menderita kekalahan di Seri A. Statistik berbicara jelas: hanya ada delapan kemenangan dan lima hasil seri.

Terakhir, akhir pekan kemarin, Lukic tampil solid saat Torino menahan imbang SSC Napoli di Stadio Olimpico Grande. Selama 83 menit, dia mampu bertarung dengan deretan gelandang papan atas milik I Partenopei. Tak cuma itu, dia juga kerap melakukan pergerakan berbahaya di pertahanan lawan, mengancam dan mencipta peluang.

Pemuda 23 tahun ini bergabung dengan Torino pada 2016, sempat dipinjamkan ke Spanyol bersama UD Levante, sebelum pulang dan bertemu Mazzari pada pramusim 2018/19. Pertandingan yang mengubah status Lukic di mata sang pelatih adalah versus FC Internazionale di Seri A, Januari lalu. Tampil dari menit pertama, Sasa mampu menjalankan taktik dengan disiplin dan akhirnya menginspirasi kemenangan 1-0 Toro di Olimpico.


Baca Juga :
- Conte Mencari Gelandang Level Menengah
- Milan Masih Fluktuatif

Bukan kebetulan bila pasukan Mazzari tampil sangat impresif pada paruh kedua musim lalu, sukses lolos ke Liga Europa melalui posisi di klasemen. Tim telah menemukan komposisi vital di lini tengah, yakni Lukic yang sama baiknya dalam bertahan atau membantu serangan. Sekarang, dia bahkan berkembang jadi pemain yang lebih komplit, bisa mengemban tugas sebagai playmaker, mezzala, sampai trequartista.


Baca Juga :
- Duet Lukaku-Lautaro Tak Berkutik, Barella Muncul sebagai Penentu Kemenangan
- Atalanta Sedang Frustrasi

Mazzarri tahu bagaimana memaksimalkan potensi mantan gelandang FK Partizan itu, fokus kepada kemampuan teknik dan manuver. Ketika didampingi Daniele Baselli dan Tomas Rincon di pusat lapangan Toro, permainan Lukic bakal semakin terlihat. Dia tak terlalu terbebani dengan tugas bertahan, bisa leluasa mengerahkan kreativitas untuk membantu rekan-rekan di depan.

Musim ini, Lukic hanya tampil tiga kali bersama Torino di Seri A karena dibelit masalah betis. Tapi, dalam 3 pertandingan tersebut, dia menginspirasi dua kemenangan dan sekali seri. Beda cerita ketika gelandang kelahiran Sabac, Yugoslavia itu tak bermain: Toro cuma mampu menang satu kali dalam empat pertandingan. Inilah sebabnya mengapa Mazzari selalu mengharapkan Lukic berada dalam kondisi fit: dia adalah azimat keberuntungan sekaligus pilar penting I Granata.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA