#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Griezmann Belum Bisa Beradaptasi
10 October 2019 14:48 WIB
BARCELONA – Antoine Griezmann adalah pemain bintang yang luar biasa. Meski di atas kertas ia masih di bawah dua megabintang Lionel Messi-Cristiano Ronaldo, penyerang FC Barcelona ini juga perlu diperlakukan secara spesial dan tepat. Sebab dengan begitu, ia terbukti bisa jadi pemain kunci di tim yang dibela, termasuk Prancis jadi juara dunia. Tapi di musim pertamanya bersama Barca ia belum bisa “meledak”, yang membuktikan ada kasus tersendiri. Berikut uraiannya:

Masalah; Taktik-Valverde

Penyerang yang akrab disapa Grizzi ini punya tiga gol dan dua assist di sembilan laga yang sudah dilakoni. Namun itu belum memuaskan untuk pemain selevel dirinya, dan sorotan utama mengarah ke taktik. Permainan yang diusung Barca memang jelas berbeda dengan tim-tim lain yang dibelanya, dan terutama sangat jauh dengan Atletico.


Baca Juga :
- Soldado Ingin Akhiri Paceklik Gol
- Cobaan Diego Costa, 2019 Menjadi Tahun Terberat Striker Atletico Itu

Tapi Griezmann tak bisa disalahkan sepenuhnya soal taktik, sebab ada campur tangan yang besar dari Ernesto Valverde. Ia adalah pelatihnya, dan yang menentukan peran sang pemain untuk tim. Penyerang 28 tahun ini memang pernah main di kiri, tapi di Atletico sepenuhnya ia beroperasi sebagai second striker, di belakang ujung tombak.

Solusi; One on One

Zona nyaman Griezmann adalah menjadi penghubung antara lini tengah dengan baris terdepan. Ia adalah penyerang yang bergerak bebas. Namun di Barca, peran itu sudah diambil alih oleh Messi, yang hampir tidak mungkin direbutnya. Selain berstatus megabintang klub, koneksinya dengan Luis Suarez jauh lebih matang ketibang dirinya.

Artinya, tak ada pilihan lain bagi penyerang berkaki kidal ini untuk beradaptasi. Sebagai solusi, ia harus bisa mematangkan kekuatan one on one. Sebelumnya serangan terus “mati” saat dirinya mendapat andangan ketat. Grizzi mesti hebat dalam duel satu lawan satu jika mau sukses di posisi dan peran barunya seraya Ousmane Dembele atau Ansu Fati.

Terkini; Emosional

Sementara itu, kondisi sang pemain saat ini sendiri tentu sedang terguncang sisi emosionalnya. Setelah terus mendapat kepercayaan main dan starter sejak 2019/20 bergulir, Griezmann hanya duduk di bangku cadangan di laga teranyar lawan Sevilla FC, akhir pekan lalu. Harapan untuk sukses malah mengalami kesulitan, kemudian diparkir.


Baca Juga :
- Rodri Akui Pelatih Man City Pengaruhi Permainannya
- Barca Belum Ideal, Valverde Masih Bongkar Pasang Starting 11

Namun penyerang kelahiran Macon, Prancis ini bukan pemain lemah. Ia tak akan menyerah, sebab sebelumnya sudah kerap merasakan momen sulit di berbagai tim yang dibela. Sebaliknya, gairahnya bisa jadi malah meningkat pasca kejadian kemarin. Sebab ia jadi belajar dan tak langsung “ditekan” untuk segera menunjukkan “ledakannya.”* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA