#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Valverde “Otot” Madrid, Gelandang Uruguay Ini Disejajarkan dengan Pogba
10 October 2019 15:02 WIB
MADRID – Ketika Zinedine Zidane kembali ke kursi kepelatihan Real Madrid pada Maret 2019, ia menyadari tim butuh kekuatan dan energi di lapangan tengah. Dia menginginkan pemain “modern” sebagai penyambung antar lini, yang bisa dipasangkan dengan rekan satu tim lainnya.  Pemain yang bisa memasuki daerah pertahanan lawan dan menciptakan peluang gol, juga memiliki kekuatan fisik untuk bisa kembali turun membantu saat pemain lain kelelahan. 

Profil tersebut diyakini Zidana ada dalam diri Paul Pogba, pemain yang menjadi obsesinya sepanjang musim panas lalu tapi akhirnya gagal didapatkan.  Namun, kini sepertinya  kini sang pelatih tidak perlu terlalu sedih karena ada gelandang muda di skuatnya yang ternyata punya kemiripan bermain dengan pemain asal Prancis. Namanya, Federico Valverde, yang bisa menjadi otot (kekuatan) Zidane.

Pemain asal Uruguay tersebut sempat mengalami cedera otot sehingga tidak tampil dalam beberapa pertandingan awal musim. Namun, setelahnya ia mulai mempertontonkan kualitas wahidnya di lini tengah Madrid, seperti saat duel di jornada 8. “Zidane meminta saya memanfaatkan fisik saya untuk menekan, naik dan turun di lapangan. Ketika pelatih memberikan kepercayaaan, itu sangat membantu,” ujar Valverde.


Baca Juga :
- Negara Leluhur pun Tidak Menerima Benzema
- ​​​​​​​“Musuh” James Kembali

Zidane sebenarnya sudah mencium bakat besar Valverde di akhir musim lalu dan juga saat pramusim 2019. Tambahan lain, dia juga tidak kehilangan posisinya di tim nasional Uruguay pada Piala Amerika 2019, Juni lalu. Baik Zidane maupun Oscar Tabarez (pelatih Uruguay) sepakat Valverde tak berbeda jauh dengan Pogba dan cocok dijadikan sebagai pelapis Carlos Casemiro.

Meskipun penampilannya masih jauh dari kata spesial, namun Valverde setidaknya telah membuktikan bahwa dirinya tak seperti gelandang-gelandang Madrid sebelumnya: Mateo Kovacic (Chelsea FC) atau Marcos Llorente (Atletico Madrid) yang tak bisa bertahan hingga akhirnya dijual.

 “Fede telah memperlihatkan dirinya dan telah terbukti dengan sangat baik, (Jadi) untuk saat ini kami tak perlu mencari gelandang lain,” ujar Zidane. Valverde sebenarnya nyaris direkrut oleh Arsene Wenger ke Arsenal FC setelah tampil gemilang di pagelaran Piala Dunia U-17 2017, namun itu ditolak oleh Madrid.

Di usianya yang masih muda, Valverde mengalami perkembangan luar biasa. Klub sadar tahun ini ia harus diberikan kesempatan agar bisa mengalami peningkatan kualitas. Hal itu tentunya diperlukan, terutama sebagai langkah antipasi bila nantinya Pogba tak jadi datang.

Keluarga Sederhana

Pemain kelahiran Montevideo, Uruguay ini didatangkan Madrid pada 2016 ketika berusia 17 tahun. Los Blancos membelinya dari Club Atletico Penarol sebesar 5 juta euro (sekitar Rp77,7 miliar). Valverde lalu harus bermain di Castilla dulu dan musim keduanya dipinjamkan ke Deportivo La Coruna untuk mendapatkan menit main.

Valverde sendiri lahir dari keluarga sederhana, ibunya penjual pakaian bekas dan ayahnya sebagai petugas keamanan. “Keluarga saya selalu menekankan bahwa saya bukan siapa-siapa. Awalnya saya malu dan sulit bagi saya untuk berbicara dengan kolega,” katanya.*** GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER
 


Baca Juga :
- Casemiro-Valverde Tak Terhancurkan di Lini Tengah Madrid
- Odegaard Tatap Laga di Bernabeu


 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA