#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Lini Serangan Tumpul, Produktivitas MU Terjun ke Titik Terendah
11 October 2019 15:48 WIB
MANCHESTER – Dari segala aspek, performa Manchester United FC (MU) sangat buruk di Liga Primer musim ini. Tak terkecuali torehan gol mereka. Hingga pekan kedelapan, Marcus Rashford dan kawan-kawan hanya mampu mencetak sembilan gol. Jumlah itu sangat jauh jika dibandingkan anggota Enam Tim Elite Inggris (The Big Six).

Manchester City FC menjadi yang paling produktif sejauh ini dengan torehan 27 gol. Diikuti Liverpool FC (20), Chelsea FC (18), Tottenham Hotspur FC (14), dan Arsenal FC (13). Bahkan klub promosi, Norwich City FC yang kini berada di zona degradasi pun memiliki torehan lebih baik, yakni 10 gol.

Catatan produktivitas MU sepanjang delapan partai awal Liga Primer musim ini pun menjadi yang terburuk dalam 12 tahun. Dalam periode yang sama pada 2007/08 silam, Setan Merah hanya mampu membukukan tujuh gol. Namun perbedaannya, ketika itu, mereka mencatatkan lima kemenangan dan berada di posisi ketiga klasemen.


Baca Juga :
- Suhu Ekstrem, Penggawa MU Dilarang Keluar Lebih dari 10 Menit Saat Tandang ke Astana
- Manchester United dan PSG di Barisan Depan Berburu Pochettino

Sementara musim ini, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer berada di peringkat ke-12 dan hanya unggul dua poin dari zona degradasi. Pencapaian MU pun masih kalah jika dibandingkan dengan musim lalu. Bersama pelatih Jose Mourinho, Setan Merah mampu membukukan 13 gol dalam delapan laga awal.

Sejauh ini, Rashford merupakan andalan Solskjaer di lini depan. Namun penyerang 21 tahun tersebut belum mampu mengemban tugas sebagai ujung tombak tim. Ia barh mampu menyumbang tiga gol. Sementara opsi lainnya, Anthony Martial terkendala cedera. Kendati begitu, Solskjaer tak menyesal melepas dua penyerangnya.

Ya, MU akhirnya menjual striker Romelu Lukaku ke FC Internazionale musim panas lalu. Langkah serupa juga diikuti winger Alexis Sanchez. Ia menyusul bergabung ke klub raksasa Seri A tersebut dengan status pinjaman. Kepergian mereka pun kini baru dirasakan Setan Merah. Pilihan Solskjaer di sektor serangan menjadi terbatas.

MU pun kini kembali dibuat cemas karena Rashford harus menjalani tugas negara, membela timnas Inggris untuk dua laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Solskjaer akan berharap penyerang andalannya tersebut bisa kembali tanpa mengalami cedera. Pasalnya, setelah jeda internasional, Setan Merah akan menjamu Liverpool FC.

Laga pekan kesembilan di Old Trafford pada 20 Oktober itu bisa menentukan nasib sang pelatih. Jika kembali gagal membawa timnya meraih hasil maksimal, bukan tidak mungkin petinggi klub akan mendepaknya. MU dikabarkan telah membidik eks pelatih Juventus Massimiliano Allegri dan juru taktit TSG Hoffenheim Julian Nagelsmann.*

 

 


Baca Juga :
- WAWANCARA - Juan Mata: "Sepak Bola Telah Jadi Bagian Hidup Saya sejak di Oviedo" 
- Konsisten dengan Pilihan Pemain dan Taktik Jadi Rahasia Sukses Sheffield

    

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA