#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Rasio Penyelamatan Kiper Pinjaman MU Mengungguli De Gea
11 October 2019 15:58 WIB
SHEFFIELD – David De Gea bukan lagi kiper terbaik yang dimiliki Manchester United FC (MU). Statistik memperlihatkan bahwa rasio penyelamatannya di Liga Primer musim ini hanya menempati urutan kesembilan. Dan ironisnya, De Gea berada satu tingkat di belakang penjaga gawang yang dipinjamkan Setan Merah ke Sheffield United FC selama satu tahun ke depan, Dean Henderson.

Kiper 22 tahun itu memang lebih sering dipinjamkan. Mulai dari Stockport County FC, Grimsby Town FC, Shrewsbury Town FC, hingga musim lalu saat membantu The Blades promosi ke Liga Primer. Sheffield menjadi runner up Championship (Divisi Dua) 2018/19 dengan catatan gol kemasukan terkecil, 41, bersama Middlesbrough FC.

Bermain untuk kali pertama di kasta tertinggi, Henderson memperlihatkan performa menjanjikan dengan catatan tiga clean sheet (tidak kebobolan) dalam delapan laga, dengan persentase penyelamatan 76,67 persen. Sheffield kini menempati urutan ke-13 dan pada Rabu (8/10), dia menerima panggilan timnas senior Inggris pertamanya.


Baca Juga :
- Mampu Jaga Performa, Lingard Kembali Dipercaya
- Taklukkan Tottenham dan City, Solskjaer Bingung MU Tak Bisa Menang Lawan Tim Kecil

Statistik Henderson seakan menunjukkan kesulitan yang dihadapi De Gea bersama MU musim ini. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer hanya memetik tiga kemenangan sepanjang 2019/20, plus dalam adu penalti di Piala Liga atas Rochdale FC. Rasio penyelamatan De Gea sejauh ini berkisar 73,33 persen, dengan total 22 kali penyelamatan.

Kiper Arsenal FC Bernd Leno membuat penyelamatan terbanyak di Liga Primer, dengan 34 aksi penyelamatan. Namun, rasio tertinggi dicatatkan oleh Hugo Lloris (Tottenham Hotspur FC), 78,95 persen. Sementara itu, nama Adrian San Miguel (Liverpool FC) dan Ederson Moraes (Manchester City FC) tidak masuk daftar 10 besar.

Tetapi statistik Henderson paling tinggi di antara kiper-kiper lokal. Catatan clean sheet-nya di ajan liga sejak awal musim lalu menjadi yang paling banyak di empat divisi teratas sepak bola Inggris. Dan hal tersebut tidaklah mengherankan bagi Paul Hurst, mantan pelatih Henderson di Grimsby dan Shrewsbury.

“Dean (Henderson) kiper yang bagus dan sangat potensial, tapi yang membuatnya menonjol adalah kemampuannya melepas umpan dan mengurangi tekanan. Banyak kiper lebih suka berdiri di garis mereka, namun Dean punya postur bagus, refleks yang hebat, dan dia bisa menggunakannya dengan benar. Dia memberi rasa aman untuk pertahanan timnya.”

Hurst masih ingat statistik Henderson semasa di Shrewsbury. Sang kiper membuka laga awal-awalnya dengan dua clean sheet di Divisi Tiga (League One), dan menutup musim itu dengan 14 clean sheet. Dia bahkan sukses membawa Shrewsbury ke play-off dan final EFL Trophy. Di akhir musim namanya masuk Tim Terbaik PFA 2017/18.

Di bawah bimbingan pelatih kiper Sheffield, Darren Ward, Henderson memainkan 46 laga Championship dan mengantarkan The Blades promosi ke Liga Primer untuk kali pertama sejak 2007. Sepanjang 2018/19, Henderson membukukan 21 clean sheet untuk memenangi penghargaan Sarung Tangan Emas di Divisi Dua Inggris itu.

Dalam prosesnya Henderson mengukuhkan status sebagai kiper utama timnas U-21 Inggris. Dia lalu masuk skuat timnas senior untuk kualifikasi Euro 2020 melawan Republik Ceko dan Bulgaria menyusul cederanya Tom Heaton. Di liga, sejauh ini, cuma Liverpool yang kebobolan paling sedikit (6), diikuti Sheffield dan Leicester City FC (7). Tentu itu tak bisa dilepaskan dari kehadiran Henderson di bawah mistar gawang.***NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola
- Guardiola Tidak Pedulikan Kritik soal Taktik

Dean Henderson di Liga Primer 2019/20
Laga: 8
Menit main: 720
Penyelamatan: 23
Penyelamatan/laga: 2,8
Kebobolan: 7
Clean sheet: 3
Eror berujung gol: 1

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA