#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Duo Chelsea Meniti Perjalanan Bersama sejak Umur Enam Tahun
12 October 2019 15:44 WIB
TAMMY Abraham dan Fikayo Tomori telah tumbuh bersama melalui akademi Chelsea FC dan sekarang menemukan diri mereka dalam timnas senior Inggris. Mereka sudah saling kenal sejak berusia enam tahun dan situs resmi FA mencoba mengorek isi pikiran satu sama lain, ketika mereka mengincar tempat di skuat Gareth Southgate.

 “Saya tahu banyak cerita tentang pria ini!” ujar Abraham sambil melirik Tomori. “Saya ingat kami banyak berdiskusi saat remaja, saat tidak lolos timnas Inggris di kelompok umur kami. Tapi kami berdua percaya bahwa suatu hari pasti akan bermain untuk Inggris. Lucunya kami bahkan tidak berpikir soal timnas senior.”

Abraham yang pertama kali menerima panggilan untuk timnas U-18 dan U-19. Setelah itu, Tomori juga mendapat kesempatan serupa. “Fik – panggilan Tomori – tampil baik, memenangi Piala Dunia dan lainnya. Kini kami bermain di level teratas untuk Inggris dan Chelsea. Itu mimpi yang jadi kenyataan!”


Baca Juga :
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah
- Pengaruh Chelsea di Timnas Inggris Mulai Menurun

Abraham mengaku bahwa sejak umur enam tahun, dia dan Tomori mengalami momen naik turun, baik di level timnas dan klub. “Musim ini kami berdua telah fokus sejak awal untuk menjadi bagian dari Chelsea. Angkat topi untuk coach Frank (Lampard) yang telah mempercayai kami,” ujar Abraham.

Ada momen lucu. Kenyataan baru benar-benar terasa saat skuat The Blues bertandang ke markas Lille OSC, tengah pekan lalu. “Kami berkeliling stadion seraya berpikir: ‘Ini gila, ini Liga Champions!’ Luar biasanya Fik membantu saya untuk mencetak gol di laga itu. Wah, Anda tidak boleh menulis hal ini! Ha ha ha,” ujarnya menggoda Tomori.

Setelah partai tersebut, nasib kedua sahabat itu berubah. Ada keyakinan kuat Southgate bakal memanggil mereka. Hingga gelandang muda Chelsea, Mason Mount membocorkan kabar itu, “Kalian berdua masuk skuat Inggris”, lewat video Snapchat. Abraham sudah di atas tempat tidur ketika melihat pengumuman itu di layar TV. “Sekarang kami di sini.”

Apa kesan Tomori tentang Abraham? “Saya sudah mengenal Tammy sejak kami tumbuh bersama, bermain di tim dan kelompok umur yang sama. Kami berdua telah melakukan banyak hal bersama. Sudah 16 tahun. Saya tahu Tammy seperti mengenali punggung tangan saya. Jauh dari sepak bola, dia pria lucu, seperti kakak buat saya!”

Tomori pun berbalik mengolok-olok Abraham: ”Dia lucu, terkadang naif karena dia melakukan hal-hal konyol (disertai tawa keduanya). Tetapi, di balik pintu tertutup dia tidak seburuk yang Anda pikirkan. Dia cukup bisa mengendalikan dirinya sendiri. Dia memiliki sifat yang suka bergaul dan dia membawa aura itu saat latihan!”

Setiap kali Abraham mencetak gol, Tomori mengaku ikut merasa senang. “Jelas, Tammy selalu mencetak gol tetapi berada di level ini dan di panggung (memandang sekeliling) ini, melakukannya bersama saya, itu gila! Ketika dia debut Inggris tahun lalu dan hanya melihatnya di lapangan, saya seperti 'Wow, Tammy bermain untuk timnas Inggris’.”


Baca Juga :
- Kante Kembali, Lini Tengah Chelsea pun Makin Kuat
- Abraham Lebih Efektif dibanding Rashford

Pekan ini mereka berlatih di kompleks St George’s Park bersama skuat The Three Lions untuk laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Yang anehnya, Tomori tak tahu harus bereaksi apa ketika menerima telepon Lampard yang mengabarkan perihal pemanggilan timnas tadi. Kesadarannya baru kembali ketika dia menelepon ayahnya tak lama setelah itu.*NURUL IKA HIDAYATI

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA