#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Investasi Besar Atletico Belum Sepadan
14 October 2019 13:45 WIB
MADRID – Atletico Madrid adalah salah satu aktor utama di bursa transfer musim panas lalu. Mereka sangat aktif dengan melepas berbagai pemain, baik dijual ataupun habis kontrak. Dan sebagai gantinya, mereka juga getol merekrut pemain untuk terus menjaga kekuatan klub. Kendati begitu, investasi besar yang dilakukannya itu belum sepadan.

Kompetisi resmi 2019/20 sudah berjalan hampir tiga bulan atau 10 pertandingan yang telah dilakoni Atletico. Dari sana dapat dilihat “efek” pertama dari para kekuatan baru mereka. Akan tetapi ternyata para rekrutan dengan biaya tertinggi masih belum tampil maksimal, dengan indikator menjadi pengganti pemain yang pergi.

Di musim panas, tim berjuluk Los Rojiblancos ini mendatangkan delapan pemain. Investasi terbesar ada pada Joao Felix, Marcos Llorente, dan Mario Hermoso yang menghabiskan hingga 181 juta euro (sekitar Rp2,8 triliun). Tapi sejauh ini, ketiganya belum bisa menggantikan Lucas Hernandez, Rodri Hernandez, dan Antoine Griezmann.


Baca Juga :
- Lawan Inter, Barca Rotasi Besar-besaran
- Catatan Buruk 60 Tahun Bisa Terulang

Felix jadi pembelian tertinggi yang bahkan menjadi rekor belanja klub dengan 126 juta euro. Selama pramusim eks penyerang SL Benfica ini sebenarnya telah sukses menunjukkan ledakannya, namun sirna begitu saja saat kompetisi resmi bergulir. Ia terus tampil dan starter di tiap laga Atletico, tapi baru menyumbang tiga gol-satu assist.

Selama 10 pertandingan, penyerang asal Portugal ini terus digantikan (hanya dua kali bermain penuh). Terlepas penyebabnya ketidak puasan atas performanya atau sebaliknya pelatih Diego Simeone tak mau memforsir, Felix memang masih 19 tahun dan masih bisa terus tumbuh. Itulah yang jadi harapan fan pada peneruh Griezmann ini.

Sementara itu 30 juta dihabiskan Los Rojiblancos untuk membawa Llorente menyeberang dari Real Madrid. Alih-alih menggantikan peran Rodri yang krusial musim lalu, gelandang 24 tahun ini malah tak bisa menunjukkan performa apiknya seraya saat disewakan ke Deportivo Alaves. Thomas Partey lah yang kini malah mencuat di posnya.

Sedang Hermoso, profilnya yang sangat mirip dengan Lucas; bisa solid sebagai bek tengah ataupun bek kiri, tak jadi jaminan. Bek yang dibeli 25 juta dari RCD Espanyol ini malah harus lebih banyak duduk di bangku cadangan. Ia kalah saing dari Stefan Savic untuk menemani Jose Gimenez, bahkan juga dari Felipe Monteiro yang dibeli 20 juta.

Fullback Sebaliknya

Kendati begitu, tak semua kebijakan perekrutan yang dilakukan tim ibu kota pada musim panas lalu belum sepadan. Felipe jadi contoh kecil yang sudah disinggung, dan protagonis utamanyanya adalah pemain pada posisi fullback. Cerita sebaliknya (dibanding para investasi besar) ditorehkan oleh Kieran Trippier dan Renan Lodi.

Eks bek Tottenham Hotspur dan Atletico Paranaense itu didatangkan dengan 22 dan 20 juta euro. Sejak mendarat di Wanda Metropolitano, markas Atletico, keduanya melewati masa adaptasi dengan sangat baik. Alhasil bek 29 dan 21 tahun itu sukses jadi penerus Juanfran Torres dan Filipe Luis, tampil konsisten sebagai bek kanan dan kiri.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- Griezmann Akhiri Paceklik
- MSG Monster LaLiga

ANGKA

4: Hermoso dan Felipe memang sama-sama baru terlibat pada empat laga sejauh ini. Namun nama kedua lebih unggul dalam menit main dengan 271 banding 184 menit.

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA