#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Mercedes: Banyak Kesulitan dan Kesedihan yang Kami Lalui di F1
14 October 2019 12:00 WIB
SUZUKA – Pembalap Mercedes AMG Petronas Valtteri Bottas meraih kemenangan di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (13/10). Hasil itu sekaligus membawa timnya juara dunia konstruktor Formula 1 (F1) 2019 atau kali keenam beruntun. Unggul 177 angka atas Scuderia Ferrari Mission Winnow sudah tak mungkin dikejar.

Bottas tampil dominan, tepatnya setelah memanfaatkan start buruk Sebastian Vettel yang salah membuat perhitungan. Hadir sebagai pole position, pembalap Ferrari tersebut tak langsung melesat. Situasi ini dimaksimalkan Bottas yang memulai lomba dari posisi ketiga hingga Grand Prix (GP) Jepang usai. 

“Saya benar-benar senang karena tak mudah memulai balapan dari posisi ketiga. Tapi, Anda tak boleh menyerah karena apa pun bisa terjadi. Sebastian mengalami masalah dan saya berhasil menyalipnya. Kecepatan mobil cukup bagus dan saya begitu menikmati lomba,” ujar Bottas usai pertandingan.


Baca Juga :
- Pembalap F2 Ini Lengkapi Skuat F1 2020
- Beda Usia 49 Tahun Bukan Masalah, Briatore Pacari Mahasiswa Usia 20 Tahun

Pembalap asal Finlandia itu layak bersorak karena Ini kemenangan pertamanya sejak GP Azerbaijan, 28 April lalu. Tambahan 25 poin juga membuatnya memangkas jarak dengan Lewis Hamilton yang berada di puncak klasemen. Yang terpenting, Mercedes berhasil  mengamankan juara dunia konstruktor.

“Kami bisa dua kali ganti ban di sini dan itu bukan masalah karena saya dapat mengendalikan lomba dengan tetap menekan sesuai keinginan. Saya benar-benar bangga menjadi bagian dari tim ini. Ya, enam gelar beruntun sungguh mengesankan, begitu pun dengan semua orang di tim,” kata Bottas.

Hamilton yang finis ketiga mengaku tak kecewa karena itu hasil terbaik yang bisa ia berikan di GP Jepang. Ia sadar, sulit mengalahkan Ferrari yang tampil baik nyaris sepanjang akhir pekan. Seandainya tak ada insiden antara Vettel dan rekan setimnya, Charles Leclerc di lap pertama, ia mungkin finis lebih buruk.

“Kerja keras kami dalam tujuh tahun terakhir benar-benar terbayarkan. Tim melakukan pekerjaan luar biasa dan saya bangga menjadi bagian dari mereka, bisa berkontribusi dalam kesuksesan ini. Saya berharap, semua orang yang ada di tim merayakannya,” kata pembalap asal Inggris tersebut.

Setelah ini, Hamilton akan fokus mengamankan gelar juara dunia. Kemenangan akan membuat posisinya di puncak klasemen, kian tak tergoyahkan. “Tak ada masalah dengan apa yang terjadi saat ini. Valtteri pantas meraih kemenangan dan kami akan fokus ke Meksiko yang memberi tantangan besar,” ujarnya.

Prinsipal Mercedes Toto Wolff mengaku senang atas keberhasilan tim meraih gelar juara konstruktor untuk kali keenam secara beruntun. Pasalnya, sukses ini mereka dapat saat F1 2019 menyisakan empat putaran. Secara khusus, ia pun memuji kinerja para teknisi yang mampu menyiapkan W10 dengan sebaik-baiknya.

“Saya senang karena tim sungguh kuat di era mesin turbo hybrid, meraih banyak kemenangan. Enam tahun lalu, kami percaya dapat melakukannya. Tapi, ini tak lepas dari kerja keras. Ada begitu banyak kesulitan dan kesedihan yang sudah kami lalui. Jadi, saya sangat bangga dengan tim ini,” kata Wolff.


Baca Juga :
- Mercedes Tanpa Ketua Tim di Balapan GP Brasil
- Pasifnya Balapan di GP Meksiko Jadi Bukti Bahwa F1 Butuh Ubah Regulasi

Vettel yang gagal menunda perayaan gelar Mercedes, mengaku start buruk jadi kesalahan terbesar. Pasalnya, itu membuat Bottas melaju cepat dan sulit dikejar. Tapi, ia senang dengan kinerja tim sepanjang lomba karena setidaknya ia mampu mengamankan posisi kedua GP Jepang dari kejaran Hamilton.

“Lampu terasa lebih lama padam tapi itu kesalahan saya hingga kehilangan momentum. Start yang benar-benar buruk. Mercedes sungguh cepat di lintasan dan Valtteri memiliki kecepatan bagus. Posisi kedua merupakan hasil terbaik yang bisa kami dapat. Tapi, saya tak senang dengan start buruk ini,” kata Vettel.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA