#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Petenis Muda Ini Siap Menyaingi Nadal dan Djokovic
14 October 2019 07:10 WIB
SHANGHAI – Daniil Medvedev membuktikan diri sebagai kandidat terkuat dalam Nitto ATP Final di The O2 Arena, London,  Inggris, 10-17 November mendatang. Petenis asal Rusia itu menunjukkan konsistensi dengan mengangkat menjuarai ATP Masters 1.000 Shanghai di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Cina, Minggu (13/10).

Hasil ini didapat Medvedev usai mengalahkan wakil Jerman, Alexander Zverev Jr dengan skor 6-4, 6-1. Hebatnya, petenis 23 tahun tersebut keluar sebagai juara tanpa kehilangan set. Sekadar informasi, ini merupakan kali keempat Medveded mampu mengangkat trofi tanpa kecolongan set.

Sebelum di Shanghai, ia mendominasi Petersburg Terbuka yang berlangsung 16-22 September lalu. Secara keseluruhan, kemenangan di Shanghai juga melanjutkan tren positif Medvedev yang selalu mencapai final dalam enam turnamen secara beruntun, di mana tiga di antaranya berbuah gelar.


Baca Juga :
- Federer Layak Menang, Unggul di Segala Aspek
- Komentar Federer Usai Taklukkan Djokovic dan Melangkah ke Semifinal ATP Finals 2019

Petenis berpostur 198 cm itu juga menjuarai ATP Masters 1.000 Cincinnati, 12-18 Agustus lalu. Capaian lain yang juga tak kalah hebat, Medvedev jadi petenis kedua di luar Big Four (Rafael Nadal, Novak Djokovic, Roger Federer, dan Andy Murray) yang meraih lebih dari satu gelar masters dalam satu musim.

Medvedev melanjutkan performa apik David Nalbandian yang meraih beberapa titel masters sepanjang 2007. Khusus untuk Shanghai Masters, Medvedev jadi petenis putra Rusia kedua setelah Nikolay Davydenko yang mengangkat trofi, 2009 lalu. Sederet capaian ini membuat dirinya diwaspadai.  

Belum lagi fakta kesuksesannya untuk kali pertama menembus final Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka, 26 Agustus-8 September lalu. Sayang, Medvedev kalah dari Nadal, 5-7, 3-6, 7-5, 6-4, dan 4-6. Tak heran jika ia digadang jadi kandidat kuat pendobrak dominasi Nadal, Federer, dan Djokovic.  

Maklum, dari sederet petenis muda yang ada, sulit mencari yang konsisten. “Semua orang mengatakan bahwa olahraga ini butuh orang baru, persaingan baru. Jadi, saya memberikan itu. Saya tak merayakan kemenangan, melainkan tetap tenang karena ingin melanjutkan ini dengan sebaik mungkin,” katanya.

Dengan kemenangan di Shanghai, Medvedev kini ada di depan Federer dalam ATP Race To London dengan 5.875 poin. Federer berada di posisi keempat dengan raihan 5.690 poin. Sebelum tampil di ATP Finals, masih ada satu turnamen level masters (1.000) di Paris, Prancis, 28 Oktober-3 November.


Baca Juga :
- Kalahkan The Djoker, Federer Melangkah ke Semifinal ATP Finals 2019
- Dominic Thiem Kejutkan Djokovic di Laga Kedua Fase Grup ATP Finals

Bukan tak mungkin, dominasi Medvedev berlanjut dalam turnamen masters penutup musim tersebut. Sepanjang karier, petenis kelahiran 11 Februari 1996 itu pernah dua kali tampil. Saat debut, 2017, langkahnya terhenti pada babak kedua kualifikasi. Sedangkan tahun lalu, hanya sampai babak kedua.

Ketika itu, Medvedev kalah dari petenis Kroasia, Borna Coric, dengan skor 4-6, 4-6. Meski belum memiliki prestasi baik di Paris, bukan berarti Medvedev tak bisa melangkah jauh. Berkaca pada kiprahnya di Shanghai Masters, prestasi Medvedev sebelum menjadi juara hanya sampai babak kedua, tahun lalu.*MUHAMMAD RAMDAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA