#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Buffon Tak Salahkan Conte Menyeberang ke Inter
14 October 2019 05:35 WIB
TURIN - Gianluigi Buffon tidak berbagi kepahitan yang dimiliki beberapa penggemar Juventus tentang kepindahan Antonio Conte ke Inter.

Juventus dan Inter juga bisa bertarung memperebutkan gelar musim ini. Tetapi Gianluigi Buffon tidak memiliki rasa permusuhan terhadap mantan bos Antonio Conte karena melewati derby Derby d'Italia.

Conte memimpin Inter pada Mei dan membimbing Nerazzurri meraih enam kemenangan beruntun Serie A 2019-2020. Kemenangan beruntun berakhir dengan kekalahan 2-1 dari Juve.


Baca Juga :
- Dibekukan Maurizio Sarri, Pemain Ini Tuntut Perubahan di Juventus
- Selama di Bergamo, Gasperini Sering Beruntung lawan Juve

Menjelang pertemuan itu, Conte mengecam penggemar Juve yang "bodoh" yang berkampanye untuk bintangnya di Walk of Fame klub dihapus sebagai akibat dari peralihannya ke saingan terberatnya. 

“Dia adalah rekan setim saya dan kapten saya di Juventus dan kemudian dia adalah manajer saya untuk Juve dan Italia,” kata Buffon di Festival dello Sport.

"Saya tahu orang seperti apa dan profesionalnya, itulah sebabnya saya tidak bisa menyalahkannya atas keputusan apa pun yang diambil dalam kariernya," kiper veteran itu mengomentari soal Conte yang selama 15 tahun bersamanya.

Dikatakan Conte adalah seorang profesional yang sangat bersemangat. Baik ketika dia sebagai pemain, kapten, maupun pelatih di Juventus. Conte menurut dia selalu adil terhadap tim dan para pemain yang bekerja dengannya.

“Conte adalah guru sepak bola yang luar biasa dan menempatkan semua dirinya dalam apa yang dia lakukan. Dia tidak bisa tidur di malam hari jika timnya tidak berkinerja sebaik yang dia inginkan," pungkas Buffon.

Kemenangan Juve atas tim Conte di San Siro membuat sang juara merebut kembali posisi teratas dalam jeda internasional.

Pertandingan itu disebut sebagai ujian kredensial gelar Inter dan sementara pasukan Maurizio Sarri berhasil menyatakan kembali otoritas mereka. Buffon yakin cara kemenangan itu bernilai lebih dari tiga poin.

“Saya tidak berpikir kemenangan atas Inter memiliki kepentingan yang sangat besar [dalam hal perburuan gelar] tetapi saya percaya sebaliknya itu sangat penting bagi cara kami mendapatkan hasilnya,” katanya.


Baca Juga :
- Demi Pertahankan Tahith Chong, Manchester United Ajak Sang Pemain Bicara Empat Mata
- MU Ditolak, Madrid dan Barcelona Bidik Pemain yang Sama Milik Inter

"Dalam hal ini, kita dapat mengatakan cara kita bermain untuk memenangkan pertandingan lebih penting daripada kemenangan itu sendiri."

Juve telah berusaha mengembangkan pendekatan yang lebih lancar dan positif sejak Sarri menggantikan Massimiliano Allegri. Juventus menghasilkan enam kemenangan dan sekali imbang dari tujuh pertandingan pembuka Serie A.*

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA