#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Hamilton Anggap Bottas Dewasa
16 October 2019 12:18 WIB
BRACKLEY – Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton menegaskan duetnya dengan Valtteri Bottas jadi yang terbaik di Formula 1 (F1) 2019. Konsistensi yang mereka tunjukkan menjadi tolok ukur Hamilton dalam menentukan. Ia yakin Bottas kembali memberi persaingan ketat pada empat putaran sisa.

Saat berlaga di Grand Prix (GP) Jepang, Minggu (13/10), Bottas berhasil mendominasi balapan setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Sebastian Vettel saat start. Kemenangan yang diraih Bottas, serta podium ketiga milik Hamilton, mengantarkan Mercedes meraih gelar konstruktor 2019.

“Ini merupakan kombinasi terbaik. Saya tak melihat keseimbangan yang lebih baik dari yang kami miliki di F1. Setiap rekan setim pasti punya ambisi sama dan itu juga terjadi pada Valtteri. Ia ingin mengalahkan saya, pun sebaliknya. Tapi, saya dan Valtteri memiliki sikap dewasa,” kata Hamilton via Gpblog.com.


Baca Juga :
- Menang di Pekan ke-14, Inter Salip Juventus di Klasemen Seri A, Lautaro Jagoannya
- Hamilton Juara Dunia Formula 1, Mantan Rekan Setim Ucapkan Selamat

Pria asal Inggris itu mengatakan, tahun ini, Mercedes membebaskan pembalapnya untuk bersaing di trek. Dengan catatan tak boleh merugikan tim. “Saya tak seperti Valtteri ketika muda. Kami terus bekerja dan ia semakin cepat setiap tahunnya. Jadi, saya harus terus berlatih agar bisa di depannya,” ujar Hamilton.

Hingga kemarin, posisi Hamilton sebagai pemuncak klasemen pembalap tak tergoyahkan. Ia mengumpulkan 338 poin atau unggul 64 angka dari Bottas yang ada di urutan kedua. Kemenangan di Sirkuit Hermanos Rodrigues, Meksiko, 27 Oktober mendatang, bisa membuat Hamilton mengunci gelar lebih awal.

“Saya tak ingin terburu-buru meraih gelar di Meksiko. Valtteri tampil bagus sepanjang tahun ini, termasuk di Jepang. Jadi, sudah tentu ia akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik di putaran tersisa. Masih ada kesempatan untuk bersaing dengannya, jadi pertarungan masih berlanjut,” kata Hamilton.

Peluang untuk merebut posisi pertama dari Hamilton di klasemen memang terlihat sulit karena Bottas harus mengakhiri empat putaran sisa dengan kemenangan. Selain itu, Hamilton harus finis di luar lima besar. Bottas pun menegaskan bakal berusaha untuk memberikan yang terbaik di sisa putaran tahun ini.

“Segalanya masih memungkinkan. Tapi, saya orang yang realistis. Butuh keberuntungan besar untuk bisa memenangi seluruh lomba sisa. Itu faktanya. Secara keseluruhan, saya melakukan kesalahan di awal hingga membuat jarak dengan Lewis cukup jauh. Saya akan berusaha membenahi itu di masa depan,” kata Bottas.

Soal kesuksesan memenangi GP Jepang, akhir pekan lalu, salah satunya dikarenakan perangkat baru yang digunakan Mercedes W10. “Saya memiliki sasis baru. Sebenarnya itu yang digunakan Lewis sepanjang tahun ini tapi ia mendapatkan yang baru. Meski begitu, mobil terasa lebih baik sejak awal lomba,” tuturnya.

Musim ini dapat dikatakan sebagai yang terbaik untuk Bottas karena dari 13 podium, tiga di antaranya kemenangan. Masing-masing di Australia, Azerbaijan dan Jepang. Berstatus sebagai rekan setim Hamilton, pencapaiannya memang kerap dibandingkan. Tapi, Bottas menegaskan bakal berbuat yang terbaik untuk tim.


Baca Juga :
- Hamilton Tak Jamin Bisa Juara di Austin
- Hamilton: Verstappen Bak Magnet Tabrakan

“Kami baru saja membuat sejarah. Walau terkadang cukup sulit bagi kami untuk menyadari apa yang telah kami capai. Bahkan, butuh waktu lama bagi kami bisa mensyukuri gelar keenam yang telah diraih ini. Saya berharap kami semua bisa mengapresiasi hasil ini, tetapi kami juga tidak boleh berhenti bakerja,” kata Bottas.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA