#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Terkena Dampak Karhutla, Skuat Sriwijaya FC Siap Berlatih dengan Risiko Mata Pedih dan Napas Sesak
17 October 2019 15:56 WIB
UDARA Kota Palembang dalam tiga hari terakhir sedang tidak sehat. Kabut asap menyelimuti berbagai sudut ibu kota Provinsi Sumatra Selatan (Simsel) itu sebagai imbas kebakaran hutan dan lahan atau populer disebut karhutla, yang melanda Sumsel.

Puncaknya terjadi Senin (14/10) lalu, tatkala jarak pandang hanya terlihat sekitar 10 meter akibat asap yang begitu tebal. Kawasan Jakabaring Sport City yang selama ini jadi tempat latihan dan markas Sriwijaya FC (SFC) pun tidak luput dari selimut asap sepanjang hari.

Asap terlihat menebal pada pagi dan sore hari, dan tipis di siang hari. Namun, berdasarkan pantauan TopSkor, kondisi terkini Rabu (16/10) sudah berangsur membaik, khususnya di kawasan Jakabaring dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GJS).


Baca Juga :
- Sriwijaya FC Berencana Datangkan Lagi Alberto Goncalves ke Jakabaring
- Bungkam Sriwijaya FC, Persiraja Rebut Tiket Terakhir Promosi ke Liga 1

Suasana pagi jelang siang kemarin asap tidak terlalu tebal, namun terlihat pekat dari kejauhan dan menipis jika didekati. Sedangkan di jembatan Ampera dari  fly over simpang Jakabaring, Ampera, masih terlihat kabut asap tipis menyelimuti bagian atas jembatan.

Sama dengan pemandangan tugu bundaran Jakabaring Sport City yang terlihat kabur saat dilihat dari kejauhan karena diselimuti asap. Meski tidak lagi membuat pedih mata, tetap saja tidak nyaman untuk pernapasan. Pantauan di dalam Stadion GSJ pun kabut asap masih terlihat meski tidak terlalu tebal.

Akibat bencana asap di Palembang ini, Wali Kota Palembang lewat surat edarannya  meliburkan sekolah tiga hari karena dikhawatirkan menggangu kesehatan. Namun, manajemen dan pelatih SFC hingga saat ini belum berencana hijrah dari tempat latihan.

"Latihan tetap di Palembang, semoga ketika skuat SFC pulang dari Bangka (untuk laga tandang Liga 2), turun hujan deras di Sumsel," kata Manajer SFC Hendri Zainuddin. Senada, pelatih Laskar Wong Kito Kas Hartadi mengatakan, hingga kemarin belum ada instruksi atau rencana SFC akan latihan di luar Sumsel jelang delapan besar Liga 2 2019.

“Kami tetap latihan di Palembang. Meski mata pedih dan pernapasan mungkin agak sesak, kami harus tetap latihan," ucap pelatih asal Solo ini. Kapten Ambrizal menambahkan, dari sisi pemain saat latihan terakhir di Palembang sebelum ke Bangka untuk melawan Aceh Babel United, ia menilai kondisi asap belum terlalu mengganggu.


Baca Juga :
- Sriwijaya FC Belajar dari Dua Kekalahan melawan Persita Tangerang
- Dikata-katain Fan Klub, Pemain PSMS Hampir Baku Hantam di Stadion Jakabaring

"Sejauh ini latihan masih berjalan lancar," kata Ambrizal.  Hanya saja ia memberi catatan, jika kabut asap sudah dianggap membahayakan kesehatan pemain, sebaiknya tempat latihan dipindahkan. "Semoga kondisi udara kembali normal, tapi kalau sudah taraf mengganggu mungkin  bisa bersiap berlatih di luar Palembang," ucapnya.

Sinyal baiknya, sekitar pukul 18.00 WIB kemarin, Palembang kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang.  Beberapa pekan sebelumnya, hujan  juga sempat turun, namun terjeda lagi hingga baru turun kemarin malam.*Agustian Pratama

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA