#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Liga TopSkor U-13: Asik Berlomba Membina Generasi Muda Bangsa
17 October 2019 11:33 WIB
JAKARTA – Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2019/2020 akan bergulir kembali akhir pekan ini. Itu ditandai dengan pertemuan manager/pelatih pada Rabu (16/10) siang, di Gelanggang Olahraga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain membahas pembagian grup, regulasi dan format kompetisi juga diulas.

Musim ini, format kompetisi mengalami perubahan. Pada putaran pertama, 24 kontestan dibagi ke dalam dua grup, Top dan Skor. Setiap tim akan bermain 11 kali dengan sistem setengah kompetisi. Pada putaran kedua, 24 tim tersebut kembali dibagi ke dalam empat grup, di mana masing-masing terdiri dari enam tim.

Pada fase ini tidak ada pengundian grup. Pembagian grup dilihat berdasarkan peringkat akhir setiap tim di papan klasemen pada putaran pertama. Selanjutnya, dua tim terbaik pada masing-masing grup, berhak lolos ke babak delapan besar. Lantas fase semifinal hingga final akan dimainkan dengan sistem gugur.


Baca Juga :
- Saat Kebuntuan Terjadi, Menerapkan Rotasi Bisa Menjadi Kunci
- Mutiara 97 Gelorakan Kebangkitan pada Pekan Kedua Liga TopSkor U-16

Meski berubah, format ini diyakini tak akan mengurangi level kompetitif dan ketatnya persaingan antartim. Bahkan, setiap tim juga akan mendapat jumlah pertandingan yang cukup, di mana paling tidak mereka akan bertanding sebanyak 16 kali, hingga putaran kedua kompetisi.

“Jadi untuk kategori U-13 ini dan U-12, nantinya juga tetap dipertahankan proses pembinaan, di mana kesempatan bermain untuk semua anak menjadi hal utama. Karena itulah yang ditekankan oleh federasi pada level pembinaan di usia dini,” kata Direktur Liga TopSkor Mochamad Yusuf Kurniawan.

Kompetisi musim 2019/2020 ini akan diikuti anak-anak kelahiran 2006, minimal yang lahir pada 1 Januari dan sesudahnya. Setiap tim juga diperbolehkan mendaftarkan empat pemain berstatus joker (kelahiran 2005). Namun, joker yang boleh dimainkan jumlahnya hanya dua dalam setiap babaknya.

“Nantinya pemain Joker ini juga diperbolehkan main di Liga TopSkor U-15 yang memang usia mereka. Tapi dengan catatan harus bermain di tim yang sama, yang juga ikut kategori U-15. Aturan ini merujuk kompetisi Elite Pro Academy, di mana pemain bisa yoyo naik turun berkompetisi di level usia berbeda,” Yusuf menjelaskan.

Adapun sepak mola LHTS U-13 pekan pertama akan dimulai pada Sabtu (19/10) dan Minggu (20/10). Untuk sementara, pekan pertama akan berlangsungkan di Lapangan Porkas Jaya, Tapos, Depok. Yuke melanjutkan, LHTS musim ini bakal kian semarak karena akan hadir di beberapa kota.

“Kemarin Alhamdulillah, Liga TopSkor sudah direkomendasi oleh PSSI. Saya sudah terima suratnya dan kami putar musim ini di beberapa wilayah yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Balikpapan. Artinya kompetisi ini sudah diakui oleh PSSI sebagai salah satu basis pembinaan,” katanya.* Furqon Al Fauzi 

Pembagian Grup LHTS U-13

Grup Top: ISA Fossbi, Kabomania, Asia Football School, Salfas Soccer, Astam, Benteng Muda FA, Tajimalela FA, Buperta, Bintang Junior Selection, Ragunan Soccer School, Erlangga FC*, Tik Tak FF*


Baca Juga :
- Menanti Seto Penuhi Janji soal Pemain Muda saat Menjamu Persib
- Pekan Kedua Liga TopSkor U-12 Grup Skor Bakal Seru

Grup Skor: ASIOP FA, Villa 2000, Remaja Masa Depan, Bina Taruna, Matador Mekarsari, Tunas Cileungsi, Putra Selatan, TMP-Rorotan FC, Citeureup Raya, Siaga Pratama, GMSA*, Maesa Cijantung*

Keterangan: * Tim promosi

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA