#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Memilih Pemain Senior untuk Timnas SEA Games dan Respons Klub Liga 1
21 October 2019 12:32 WIB
JAKARTA - Lima pemain senior dengan kemampuan lebih sudah dipilih untuk gabung ke timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2019 mendatang. Mereka adalah Alberto Goncalves, Zulfiandi, Evan Dimas, Hansamu Yama, dan Manahati Lestusen. Namun, saat SEA Games di Filipina, 26 November – 10 Desember nanti, pelatih timnas U-23 Indra Sjafri hanya bisa menggunakan dua pemain senior saja.

Alberto alias Beto menjadi pemain yang paling layak untuk mengisi satu slot senior dalam timnas SEA Games nanti. Selain penampilannya yang konsisten bersama klub Madura United ataupun timnas, Beto juga masuk dalam kebutuhan utama timnas U-23 yakni tambahan sosok striker tajam. Sejauh ini, timnas U-23 hanya mengandalkan Muhammad Rafli.

“Pemanggilan ini saya cukup baik, coach Indra kembali mempercayakan tiga mantan asuhannya Hansamu, Evan, dan Zulfiandi untuk bergabung bersama lagi. Tentu hal ini akan sangat baik karena ketiganya pasti punya respek terhadap coach Indra. Lalu pemilihan Beto dan Manahati juga sangat baik karena memang tipikal kedua pemain ini sangat pekerja keras yang mungkin cocok dengan strategi dari pelatih,” ujar Supriyono.


Baca Juga :
- Kabar Baik dari Zahra Muzdalifah, Timnas Putri Siap hadapi Sri Lanka Buka-Tutup
- Jangan Sampai PSSI Tersandera Makelar Pelatih Timnas

Supriyono juga mengungkapkan bahwa Indra Sjafri adalah sosok pelatih yang baik dalam pendekatan pemain. Hal ini yang sangat dibutuhkan pemain senior untuk kembali menetralisir masalah mental mereka dalam bertanding

Hansamu, Evan, dan Zulfiandi juga sudah mempunyai chemistry yang kuat dalam menerapkan skema dari coach Indra. Di mana sebelumnya mereka sudah sempat bersama-sama berhasil memenangkan Piala AFF U-19 2013 silam. Tentu ini akan menjadi poin plus bagi ketiganya untuk berpadu dengan pemain lain,” ucap Supriyono.

Hal serupa disuarakan mantan pemain timnas Primavera, Imran Nahumarury. Namun, Imran punya catatan terkait fisik dari lima pemain senior itu.

“Saya rasa atmosfernya berbeda ketika di SEA Games dan PPD, ketika kemarin mereka dalam posisi yang buruk di timnas di sini mereka tentu seperti pemain baru dengan tim yang baru dan pelatih baru,” kata Imran.

Peran pemain senior sangat penting dalam timnas SEA Games. Bukan sekadar menambah kekuatan tim, tapi juga mereka harus bisa menjadi mentor yang baik bagi adik-adiknya.

Namun, pemanggilan pemain senior sedikit mendapat protes dari klub yang mereka bela. Pasalnya, mereka akan meninggalkan klub di saat-saat krusial yakni memasuki akhir musim kompetisi Liga 1 2019. Pasalnya, SEA Games akan berlangsung pada pekan ke-28 sampai 31 kompetisi Liga 1.

“Ya, saya rasa ketika ada pemanggilan negara tentu adalah hal wajib dan saya tentu mendukung. Tetapi mengenai masalah ini, Manahati sudah pemain senior, saya harap dia tidak harus mengikuti TC dalam jangka panjang bersama timnas U-23. Karena bagaimanapun Manahati juga punya klub dan dia saat ini cukup dibutuhkan bagi Tira Persikabo,” pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan.

Manajer Madura United Haruna Soemitro juga kembali mengkritik gaya pemanggilan pemain ke timnas. “Memanggil pemain untuk TC apalagi pemain menjadi bagian inti di team yang sedang on fire di kompetisi adalah tidak tepat,” ujar Haruna.

Menurut dia pelatih manapun di dunia ini pasti memilih pemain dengan fitnes game yang bagus. Dan itu hanya didapat dalam kompetisi bukan TC. “Madura United tentu sangat mendukung kepentingan timnas. Tapi harus dengan sistem check in check out, bukan untuk TC jangka panjang,” Haruna menegaskan.

Sementara, pelatih Barito Djadjang Nurdjaman mengaku tidak bisa menahan pemainnya, Evan Dimas ke timnas. Meski timnya sangat butuh servisnya untuk terus menjauhi zona merah Liga 1.

“Pastilah kekuatan tim akan terganggu jika pemain utamanya absen. Tapi kalau untuk kepentingan timnas, saya harus melepasnya. Kepentingan timnas di atas segalanya. Harus diutamakan karena itu sudah jadi kebijakan klub. Meski di saat bersamaan kami tengah berjuang menjauhi zona merah di kompetisi Liga 1,” ucap mantan pelatih Persib itu.

Setelah mengikuti turnamen di Cina, Timnas U-23 akan kembali menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta, hari ini. Nantinya akan ada beberapa pemain baru yang akan bergabung.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

 


Baca Juga :
- Preview Indonesia U-23 vs Iran U-23, PR dan Target yang Diinginkan Indra Sjafri
- Persita vs Persik, Duel Tim yang Pernah Berjaya di Era 2000-an

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA