#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Fergie dan Noktah yang Menghantuinya
22 October 2019 13:35 WIB
SIR Alex Ferguson sudah pensiun bersama Manchester United (MU) FC sejak 2013 silam. Namun, pada beberapa kesempatan, pria asal Skotlandia ini kerap buka suara terkait penampilan The Red Devils. Wajar saja mengingat kecintaannya terhadap klub yang ditangani pada 1986 hingga 2013 silam itu.

Dalam beberapa hari terakhir, Ferguson kembali ramai dibicarakan. Ironisnya, justru terkait sisi negatif. Pria yang akrab disapa Fergie ini diduga terlibat pengaturan skor di Liga Champions. Demikian tuduhan salah satu agen sepak bola Italia, Giuseppe Pagliara. Dia menuding Fergie terlibat saat MU menghadapi Juventus FC. Tidak diketahui kapan waktunya, tapi kedua tim itu bentrok pada 1996 hingga 2003 silam.

Pagliara mengklaim, Ferguson mendapat imbalan arloji dengan merek Rolex yang harganya mencapai 30 ribu paun (sekira Rp551 juta dengan kurs saat ini). Sayangnya, pernyataan itu hanya diungkapkan dalam sidang. Tepatnya, saat Pagliara sebagai pesakitan di Pengadilan Southwark Crown, London, akibat dugaan suap.


Baca Juga :
- Manchester United dan PSG di Barisan Depan Berburu Pochettino
- WAWANCARA - Sergio Romero: "Bangga Memakai Sarung Tangan Desain Sendiri"

Dalam sidang tersebut, terdapat rekaman pembicaraan Pagliara dengan jurnalis media asal Inggris yang menyinggung Fergie. Sebab, Pagliara mengakui pernah memberikan Rolex untuk memengaruhi hasil pertandingan MU versus Juve. Jika ini benar terjadi, jelas bakal jadi skandal. Bukan hanya menodai reputasi mentereng Fergie saja, melainkan juga sepak bola Inggris secara keseluruhan.

Kendati, hingga kini belum ada bukti. Namun, Pagliara merupakan agen yang dikenal memiliki ikatan dekat dengan Juve. Sudah tentu, apa yang dilakukan, baik pernyataan maupun rekaman bakal dapat sorotan. Khususnya Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Apalagi, mengingat suap termasuk kejahatan besar dalam sepak bola bersama judi ilegal dan rasisme. 

Patut ditunggu kelanjutan dari nyanyian Pagliara terhadap Fergie. Kendati, masa lalu tidak mengubah situasi saat ini. Namun, tetap memengaruhi perjalanan karier dari pria 77 tahun tersebut. Ya, Fergie nyaris tiga dekade jadi arsitek MU. Dalam periode itu, dia mempersembahkan puluhan gelar bergengsi. Termasuk, Liga Champions 1998/99 dan 2007/08.

Andai nyanyian Pagliara terbukti, gelar absah Fergie di Liga Champions hanya pada 2007/08. Sementara, pada 1998/99 bakal jadi perdebatan mengingat MU sempat bertemu Juve di semifinal hingga menimbulkan teori konspirasi. Ketika itu, Setan Merah bermain 1-1 di Old Trafford dan menang 3-2 di Turin.


Baca Juga :
- Ed Woodward Ingin Rekrut Pemain Kelas Dunia Meski Utang MU Meningkat Rp 2,5 Triliun
- Demi Pertahankan Tahith Chong, Manchester United Ajak Sang Pemain Bicara Empat Mata

Sejak menangani MU, Fergie sudah delapan kali berhadapan dengan Juve. Dalam periode itu, Setan Merah kalah tiga kali dengan skor tipis, 0-1. Itu terjadi pada fase grup 1996/97 hingga dua kali dan fase grup 1997/98 sekali. Yang menarik, pada dua musim itu, baik MU dan Juve sama-sama lolos ke babak berikutnya.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA