#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Tahun Gelap Modric, Performa Menurun dan Tak Masuk Nominasi Ballon D'Or 2019
30 November -1 00:00 WIB
MADRID – Tidak ada nama Neymar, tanpa Harry Kane, dan tanpa Luka Modric. Ketiga pemain top ini tidak masuk dalam 30 kandidat peraih Ballon D’Or yang diumumkan France Football, kemarin. Khusus untuk Modric, situasi tersebut semakin menegaskan bahwa ini memang tahun yang tidak bagus bagi bintang Real Madrid tersebut. Modric seperti kehilangan sentuhannya. Dia seperti tidak lagi memiliki tongkat ajaib. Sebaliknya, ini menjadi tahun atau musim yang gelap.

Setelah meraih trofi Ballon d’Or 2018 pada awal Desember lalu, semua seperti meninggalkan dirinya, termasuk keberuntungan. Faktor cedera dan situasi yang terjadi di klubnya, semakin membuat situasi gelandang ini dalam situasi yang sulit. Terakhir, cedera membuat dirinya tidak bisa memperkuat Los Merengues dalam laga tandang menghadapi Galatasaray, kemarin.

Bahkan, potensi Modric di timnas pun menurun. Ada pula isu bahwa kemungkinan dia bisa pensiun sebelum Piala Eropa 2020. Maklum, performa Modric belakangan ini tampak menurun. Dia bahkan tidak lagi mendapatkan jaminan jadi starter di Madrid musim ini. Kondisi ini membuat masa depan Modric di Santiago Bernabeu dipertanyakan meski kontraknya masih berlaku hingga 30 Juni 2021.


Baca Juga :
- Karimdependence
- Ketimpangan Bale

Modric memang sempat masuk starting line-up Madrid dalam laga pertama La Liga musim ini lawan Celta Vigo yang dimenangi dengan skor 3-1. Tapi, dia harus keluar lapangan pada menit ke-56 lantaran mendapatkan kartu merah. Buntutnya, Modric absen dalam laga berikutnya saat Los Blancos ditahan Real Valladolid 1-1 di Bernabeu.

Mantan pemain Tottenham Hotspur ini kemudian hanya tampil sebagai pengganti dalam 22 menit terakhir lawan Villarreal CF.

Pelatih Zinedine Zidane lebih memilih memasang duet Carlos Casemiro dan Toni Kroos di lini tengah dengan Gareth Bale dan Lucas Vazquez di sayap dalam skema 4-4-2. Komposisi ini mengisyaratkan Zizou ingin lebih banyak energi di lini tengah dan Modric yang sudah 34 tahun dianggap tidak lagi bisa memenuhi keinginan itu. Meski demikian, Modric pun berupaya melihat sisi positif.

Kemarin, kepada France Football, dia mengungkap masih ingat benar momen ia menyabet gelar bergengsi itu. Ia mengungkap, diserang kepanikan begitu mendapat telepon yang akan memberi tahunya ia memenangi gelar tersebut. “Saya sedang di London dengan istri saya dan kami berada di kamar hotel. Saya melihat telepon masuk itu dan tak mengangkatnya. Saya bilang ke istri saya 'Direktur France Football menelpon saya, apa yang harus saya lakukan?" katanya.

Ketka itulah, menurutnya, dia sangat gugup dan menutupnya. “Kemudian dia menelepon lagi dan mereka memberi tahu saya bahwa saya menang. Saya tak yakin 100 persen dengan apa yang terjadi, namun itu perasaan yang luar biasa dan saya mulai menangis,” kata Modric lagi. "Itu momen yang tak akan pernah saya lupakan," gelandang 34 tahun itu menambahkan.

Meski tidak masuk dalam daftar, dia tetap tidak melupakan sensasi dan perasaan meraih Ballon d'Or. Faktanya, ia menjadi pemain pertama sepanjang sejarah Ballon d'Or, di mana pemegang gelar Ballon d'Or yang tak masuk daftar nomine pada edisi tahun berikutnya. Namun, ia tak perlu berkecil hati dan dia memberikan dukungan kepada dua pemain Madrid yang masuk dalam daftar: Karim Benzema dan Eden Hazard.

 

Posisi Terancam

Kondisinya di Madrid pun mulai terancam. Perannya yang selama ini sebagai bintang utama mulai dipertanyakan. Ya, Madrid, tengah mengincar gelandang Napoli: Fabian Ruiz untuk menggantikan Modric di lini tengah. Madrid mempersiapkan rencana untuk melepas Modric pada akhir musim ini. Kontrak sang playmaker di Santiago Bernabeu bakal habis pada Juni 2020.

Keputusan tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab, Modric menginjak usia 34 pada tahun ini, yang berarti sudah memasuki pengujung karier. Usia yang tidak muda lagi membuat Modric harus berjuang untuk tampil konsisten pada musim ini.


Baca Juga :
- Karena Faktor Inilah Striker Chelsea Selalu Dipanggil Timnas Prancis
- Zidane’s Comeback, Mengubah Madrid dari Kritis ke Fantastis

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, dikabarkan memang berharap bisa mendapatkan gelandang yang lebih muda dan segar untuk menggantikan perannya. Untuk mendapatkan Ruiz, Napoli dilaporkan mematok harga sebesar 54 juta poun (sekitar Rp975,8 miliar) untuk sang pemain asal Spanyol. Penampilan Ruiz di Napoli pada musim lalu membuat Zidane tertarik untuk mendapatkannya.***???????IRFAN SUDRAJAT DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA