#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Tim Muda Chelsea Diuji Skuat Terkuat Ajax
23 October 2019 14:32 WIB
AMSTERDAM - Skuat muda Chelsea FC akan menjalani tes berat di markas AFC Ajax, Rabu (23/10) malam. Bermodalkan lima kemenangan beruntun di semua ajang, tim arahan pelatih Frank Lampard itu akan menjalani pertandingan ketiga Grup H Liga Champions di Johan Cruijff Arena.

Bila Ajax akan turun dengan formasi terkuat – dengan starter seperti Dusan Tadic, Quincy Promes, Hakim Ziyech, dan Nicolas Tagliafico – Chelsea akan datang ke Johan Cruijff Arena dalam kondisi tidak utuh. Dengan target merebut kemenangan kedua di Grup H, sejumlah pemain pilar Chelsea yakni Ross Barkley, N'Golo Kante, Toni Ruediger, Andreas Christensen, dan Emerson Palmieri, tidak bisa dimainkan karena cedera.

Praktis, Lampard kembali mengandalkan sederet pemain muda di antaranya Fikayo Tomori, Mason Mount, Callum Hudson-Odoi, dan Tammy Abraham.


Baca Juga :
- Empat Bintang PSG Ini Paling Dibebani soal Gelar Liga Champions
- Inilah Alasan Spurs Pilih Mourinho

Abraham mencuri perhatian musim ini dengan delapan gol dari sembilan pertandingan di Liga Primer. Striker 22 tahun itu juga mencetak gol saat Chelsea menang 2-1 atas Lille OSC di matchday kedua Grup H.

Dari kubu Ajax, Chelsea patut mewaspadai performa Tadic. Ia menjadi salah satu motor Ajax menembus semifinal Liga Champions musim lalu. Musim ini, striker Serbia itu memang belum mencetak gol di Liga Champions. Tetapi, assistnya di Eredivisie, delapan, belum mampu ditandingi pemain manapun di kompetisi tertinggi Belanda tersebut.   

Ajax belum pernah kalah sepanjang 2019/20. Mereka sudah memainkan 17 pertandingan di semua ajang kompetitif dengan mencatat 13 kemenangan dan empat hasil imbang. Dalam kurun waktu tersebut, Ajax mencetak hingga 46 gol (2,7 per laga) dan hanya 11 kemasukan (0,64).

Di dua kompetisi utama performa Ajax juga impresif. De Godenzonen memuncaki klasemen Eredivisie dengan persentase kemenangan hingga 80 persen setelah delapan kali menang dan dua imbang dalam 10 pertandingan. Di Eropa, Ajax mampu mencetak total 13 gol dan hanya kemasukan empat (semua di kualifikasi) dalam enam pertandingan Liga Champions sejak kualifikasi ketiga sampai laga kedua Grup H.

Pertandingan melawan semifinalis Liga Champions musim lalu yang kini dalam grafik menanjak akan menjadi tantangan bagi Chelsea. The Blues saat ini berada di peringkat kedua Grup H, di bawah Ajax, dengan koleksi tiga poin. Mengingat hanya unggul selisih gol dengan Valencia CF yang mengalahkan mereka di laga pertama, dua duel ke depan melawan Ajax, tandang dan kandang (5 Novenber nanti), akan sangat menentukan langkah Chelsea di Liga Champions musim ini. 


Baca Juga :
- Operasi Giroud Mengambang
- Utang Setan Merah Kian Menumpuk

“Dua pertandingan melawan Ajax ini akan benar-benar menantang karena mereka tim yang sangat kuat. Cara mengalirkan bola, pergerakan pemain, dan permainan sangat teknis yang ditunjukkan Ajax akan menjadi tes terbesar bagi kami,” ucap Lampard.

Tantangan bagi Chelsea bertambah berat jika melihat rekor kandang Ajax. Mereka kali terakhir kalah pada 22 Juli, 0-1 dari Panathinaikos FC di laga uji coba. Setelah itu, Ajax tidak terkalahkan dalam sembilan laga (delapan menang, satu imbang) semua ajang di Johan Cruijff Arena dengan rata-rata mencetak tiga gol per laga.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA