#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Leicester Siapkan Rencana agar Dapat Untung Besar dari Maddison
23 October 2019 14:52 WIB
LEICESTER – Pelatih Manchester United FC (MU) Ole Gunnar Solskjaer telah lama mengagumi James Maddison. Ia menilai gelandang serang Leicester City FC itu memiliki kriteria dan segala syarat untuk menjadi bagian skuat Setan Merah. Sang playmaker diyakini bisa meningkatkan kreativitas tim yang selama ini menjadi salah satu problem besar Setan Merah.

Namun keinginan Solskjaer untuk bisa memboyongnya sepertinya harus tertunda lebih lama. Pasalnya, manajemen The Foxes, julukan Leicester, dikabarkan siap memberikan proposal baru untuk Maddison. Selain mencegah kepergian prematur bintangnya itu, mereka juga ingin meningkatkan nilai sang pemain. Saat ini pemain 22 tahun tersebut masih memiliki kontrak hingga 2023 mendatang.

Maddison bisa dibilang menjadi salah satu komoditas terpanas di Liga Primer. Performa impresif dan konsistennya sejak bergabung dengan The Foxes dari Norwich City FC pada musim panas 2018, membuat banyak tim elite tertarik memboyongnya. Selain MU, klub seperti Liverpool FC dan Tottenham Hotspur FC juga diketahui berminat mendapatkan servis Maddison.


Baca Juga :
- Taklukkan Tottenham dan City, Solskjaer Bingung MU Tak Bisa Menang Lawan Tim Kecil
- Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola

Selama dua musim terakhir, sang pemain telah menyumbang 10 gol dan sembilan assist dalam 49 penampilan berseragam Leicester di semua kompetisi. Dan pihak The Foxes menyadari betul Maddison kini adalah aset terbesar mereka. Bisa dipastikan juara Liga Primer 2015/16 itu akan kembali meraup keuntungan besar darinya seperti yang didapatkan Leicester dari Riyad Mahrez dan Harry Maguire.

Pada Juli 2018, The Foxes melepas Mahrez dengan banderol 60 juta paun ke Manchester City FC. Padahal, mereka hanya merekrut winger asal Aljazair itu dengan dana tak lebih dari 1 juta paun. Hal sama terjadi saat melepas Maguire ke MU musim panas lalu. Leicester mengeluarkan 13 juta paun saat membawa bek tengah Inggris tersebut dari Hull City AFC pada Juli 2017. Lalu mereka melepasnya di angka 80 juta paun.

Sementara saat memboyong Maddison dari Norwich, The Foxes menghabiskan dana sekitar 20 juta paun. Jika berhasil meyakinkan sang pemain untuk memperpanjang kontraknya dan performanya terus berprogres, maka nilai jualnya bisa berlipat-lipat. Klub seperti MU yang memiliki kekuatan finansial fantastis, dipastikan tidak akan segan menawarnya dengan banderol tinggi, seperti yang mereka lakukan untuk Maguire.

Sejauh ini, Setan Merah memang menjadi kubu yang paling terang-terangan berminat merekrut Maddison. Kemungkinan besar, hal tersebut paling cepat diwujudkan pada bursa transfer musim panas mendatang. Jika bisa merekrut Maddison, tampaknya, MU akan rela melepas Paul Pogba ke Real Madrid CF. Namun bukan tidak mungkin pula rencana itu bisa tertunda jika mereka gagal menembus Liga Champions.

Tentu saja faktor tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan Maddison dalam mengambil keputusan untuk meninggalkan Stadion King Power. Artinya, bergabung dengan Liverpool saat ini terlihat lebih prospektif. Pasalnya, skuat Solskjaer kini masih terpuruk di peringkat ke-14 klasemen. Bahkan, jauh dibandingkan posisi Leicester yang ada di tempat ketiga.*

 

     


Baca Juga :
- Guardiola Tidak Pedulikan Kritik soal Taktik
- MU Bisa Gigit Jari, Bidikannya Disodorkan Leicester Kontrak Baru

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA