#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Kembalinya Origi dengan Status Berbeda
23 October 2019 13:35 WIB
GENK merupakan kota kecil yang memiliki peranan penting di Belgia. Selain industri, kota ini juga dikenal sebagai produsen pesepak bola ternama. Itu berkat keberadaan akademi KRC Genk yang sejak didirikan pada 2003 silam menghasilkan banyak bakat terbaik. Mulai dari Yannick Carrasco, Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, hingga Divock Origi.

Nama terakhir identik sebagai super-sub Liverpool FC. Ya, Origi merupakan pahlawan The Reds saat menjuarai Liga Champions musim lalu. Kini, penyerang sayap 24 tahun ini kembali ke kota Genk. Memang, Origi tidak pernah memperkuat klub tersebut. Sebab, keberadaannya hanya sebatas di tim junior pada 2001 hingga 2010.

Setelah itu, Origi berlanjut dengan akademi LOSC Lille pada 2010-2012 dan promosi ke tim utama (2012-2014). Penampilannya yang menjanjikan sejak masih remaja menarik minat Liverpool FC hingga rela mengeluarkan 10 juta paun demi merekrutnya. Namun sejak mendarat di Anfield pada 29 Juli 2014, karier Origi tidak mulus akibat faktor usia, rotasi, hingga cedera.


Baca Juga :
- Gelandang Man. City Ini Belum Ingin Gantung Sepatu
- Crystal Palace Sudah Siapkan Rencana untuk Jegal Liverpool

Sebab, ketika itu, dia masih tergolong muda, 19 tahun. Alhasil, Origi pun “disekolahkan” lagi ke Lille pada 2014/15. Sempat tampil impresif bersama The Reds pada 2015-2017, lagi-lagi, dia dipinjamkan ke VfL Wolfsburg (2017/18). Namun, situasi berubah sejak 2018/19. Meski statusnya sebatas pelapis dari trisula Mohamed Salah-Roberto Firmino-Sadio Mane, tapi Origi memiliki peran vital.

Terutama, jika salah satu dari trio lini depan itu absen. Itu dibuktikan Origi yang jadi protagonis pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018/19. Dia mencetak dua gol saat The Reds pesta 4-0 atas FC Barcelona di Anfield. Alhasil, skuat asuhan Juergen Klopp pun lolos ke final berkat keunggulan agregat 4-3 setelah di Camp Nou menyerah 0-3.

Pada laga puncak, Origi memastikan gelar keenam The Reds di Liga Champions. Itu berkat golnya pada menit ke-87 yang memperbesar keunggulan Liverpool atas Tottenham Hotspur FC jadi 2-0. Sebelumnya, Salah membobol gawang Spurs lewat titik putih ketika laga berjalan dua menit.

“Saya cukup yakin, Origi selalu jadi bagian penting dari tim. Dia sangat brilian. Ini jadi kisah yang bagus. Mungkin, tidak ada satu pun yang membayangkannya (Origi jadi pahlawan Liverpool) setahun yang lalu. Dan, di sinilah kami bersama,” kata Klopp menutup spekulasi kepergian Origi pada bursa transfer musim panas lalu.

Pelatih berkebangsaan Jerman itu enggan kehilangan salah satu andalannya. Itu mengapa, Liverpool menyodorkan perpanjangan kontrak hingga 2024 yang diterima Origi dengan antusias. “Saya pikir, dari segi usia, kontrak ini sangat penting untuknya dan tim. Origi dapat berperan banyak lewat kualitasnya pada masa depan,” Klopp, mengungkapkan.


Baca Juga :
- Penggemar The Reds asal Timur Tengah Bisa Tenang Menonton Piala Dunia Klub 2019
- Wijnaldum Respons Rasialisme dengan Hattrick

Musim ini, Origi belum mencetak gol di Liga Champions karena baru sekali diturunkan. Tepatnya, sebagai pengganti Georginio Wijnaldum pada menit ke-64 saat Liverpool menjamu FC Red Bull Salzburg, 2 Oktober lalu. Namun, dengan cederanya Salah, ada kemungkinan Origi kembali starter ketika The Reds tandang ke markas Genk, Rabu (23/10) malam atau Kamis dini hari WIB.

“Saya ingin terus maju dan memaksimalkan potensi yang saya miliki. Saya pikir, ke depannya akan sangat istimewa. Saya akan berusaha maksimal pada setiap pertandingan,” Origi, mengungkapkan.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA