#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Melihat Proses PSSI Bidding Piala Dunia U-20
26 October 2019 13:40 WIB
JAKARTA – “Kami memutuskan Piala Dunia U-20 2021 akan digelar di Indonesia. Selamat buat Indonesia," ujar Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat sesi konferensi pers FIFA Council di Shanghai, Cina.

Pengumuman yang disampaikan Kamis (24/10) lalu itu, memperlihatkan bahwa PSSI berhasil dalam misi mereka untuk mendapatkan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Semua pengajuan atau proposal serta berbagai syarat yang telah disampaikan, berhasil meyakinkan FIFA bahwa Indonesia memiliki kriteria menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini.

Namun, tentu saja, sukses mendapatkan status sebagai tuan rumah dilalui dengan perjalanan yang cukup panjang. Sebelumnya PSSI sudah secara resmi menyatakan ketertarikan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 ke FIFA. Pernyataan tersebut dikirim PSSI pada batas tenggat waktu yang telah ditentukan lembaga sepak bola dunia tersebut, yaitu 21 Mei lalu.


Baca Juga :
- Rekapitulasi Medali SEA Games 2019: Indonesia Harus Puas di Posisi 4
- Evan Dimas Terima Pelukan Pemain Timnas U-22 Vietnam yang Menginjaknya

Kala itu, PSSI bersaing dengan lima negara lain yang ikut maju yaitu Bahrain, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, kemudian terdapat Myanmar dan Thailand yang bersama-sama mengajukan diri jadi tuan rumah. Selain proposal dari negara-negara Asia, Peru dan Brasil juga ikut mengajukan diri menjadi tuan rumah.

Namun, seiring berjalannya waktu Thiland, Myanmar, Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab yang sudah melayangkan surat permohonan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2021, kemudian membatalkan dan mengundurkan diri dari pencalonan. Setelah itu, FIFA akan mengirimkan semua dokumen penawaran dan hosting ke semua federasi yang telah menyatakan minatnya.

Batas waktu pengajuan kelengkapan dokumen selanjutnya adalah 30 Agustus 2019. Untuk menunjang perhelatan Piala Dunia U-20 2021, PSSI telah menyiapkan sepuluh stadion. Arena yang dipilih meliputi Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), dan Stadion Patriot Candrabhaga.

Lalu ada Stadion Wibawa Mukti (Bekasi), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Yogyakarta), Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar (Bali), dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Semua proposal mengenai persyaratan menjadi tuan rumah diberikan kepada FIFA awal September. Tentu saja, seperti layaknya berjuang untuk mendapatkan bidding, PSSI juga mengirimkan berbagai hal pendukung lainnya yang memang menjadi persyaratan, seperti penjabaran terkait akomodasi untuk para pemain (tim peserta), tempat latihan, penginapan, dan lain-lain.

PSSI mendapat sinyal baik bahwa FIFA akan mengadakan inspeksi terhadap beberapa stadion dan lapangan latihan pada 16-19 September 2019. Inpeksi hari pertama dilakukan di Stadion Pakansari dan berlanjut ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hari kedua dan ketiga, FIFA mengecek Stadion Manahan, Stadion Mandala Krida, beserta lapangan latihan.

 

Langkah Berikut


Baca Juga :
- Komentar Tim Pelatih Timnas U-22 Vietnam Usai Kalahkan Indonesia
- Komentar Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Indonesia Kalah dari Vietnam di Final

Dalam lawatannya FIFA ke Indonesia ini beberapa masukkan pun diberikan untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 seperti beberapa infrastruktur stadion yang harus dibenahi hingga penambahan lapangan latihan yang harus dibangun. Puncaknya, FIFA secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2021 yang disampaikan langsung oleh Gianni Infantino dalam FIFA Council Meeting di Shanghai, China, Kamis (24/10).

Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha, ini adalah momen bersejarah bagi Indonesia. “Setelah beberapa kali mendapatkan kepercayaan dari komunitas sepak bola Asia, kali ini PSSI naik level dengan mendapatkan kepercayaan keluarga sepak bola internasional setelah ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021," kata Ratu Tisha, yang tengah berduka, karena malam setelah pengumuman tersebut ayahnya, Tubagus Adhe Hidayat, tutup usia.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA