#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Delapan Pilar Absen, Arema Siapkan Strategi Baru hadapi Semen Padang
28 October 2019 10:17 WIB
MALANG - Laga melawan Semen Padang, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (28/10) malam ini, membuat Arema akan menorehkan “rekor” baru. Jika dalam beberapa laga sebelumnya hanya empat hingga enam pemain absen, kini tak tanggung-tanggung delapan pemain pilar mereka harus absen dengan berbagai alasan.

Mereka adalah Dedik Setiawan, Johan Ahmad Alfarizi, dan Agil Munawar dibekap cedera kaki, serta Alfin Ismail Tuasalamony terakumulasi kartu kuning. Dua lainnya  tengah sakit, Sylvano Dominique Comvalius (sinusitis) dan Ridwan Tawainella (gejala tifus). Dua lainnya Hanif Abdurrauf Sjahbandi dan Muhammad Rafly ke timnas Indonesia U-23. Bahkan pelatih Arema Milomir Seslija merasa perlu memasukkan seorang pemain Arema U-20, Vikrian Akbar Fathoni  untuk menutupi kekurangan 18 pemain yang masuk daftar susunan pemain.

“Luar biasa lawan Semen Padang ada rekor baru kami, tujuh pemain absen. Saya berharap, meski kecil peluangnya, dua pemain yang sakit bisa sembuh, Comvalius dan Tawainella. Atau mungkin yang sedang terapi pemulihan cedera, antara  Dedik Setiawan, Ahmad Alfarizi, dan Agil Munawar,” ucap Milo.


Baca Juga :
- Persaingan Liga 1 2019 Sudah Selesai, 7 Tim Belum Pernah Tersentuh Degradasi
- Komentar Pelatih Semen Padang Setelah Degradasi dari Liga 1

Tapi, pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu tak mau berandai-andai. Ia tetap menganggap delapan pemain tersebut tidak bisa turun melawan Semen Padang.

“Kami siapkan pemain yang ada saja yang lebih siap main. Arema terbiasa ditinggal banyak pemain empat pemain, lima, atau bahkan sekarang delapan pemain. Tidak masalah, kami mempunyai solusi di semua sektor,” ujar Milo.

Banyaknya pemain yang absen membuat Milo harus menyiapkan strategi baru. Seperti halnya ketika tim Singon Edan menahan tuan rumah Persipura dan Tira Persikabo. “Tentu saja saya sesuaikan dengan komposisi pemain yang tersedia. Tetapi secara sistem kami punya cara bermain yang sudah tetap, dan amankan tiga angka di Malang,” ucap Milo.

Semen Padang memboyong 20 pemain ke Malang. Minus dua pemain pemain Vendry Ronaldo Mofu (sakit demam) dan Marco Markus Kabiay dibekap cedera kaki.

Kini, tim Kabau Sirah kini ingin bangkit setelah dua laga kandang terakhir selalu takluk. Semen Padang butuh poin untuk beranjak dari dasar klasemen.

“Dua kekalahan di Padang, pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Kami kecolongan dari gol-gol bola mati lawan. Arema juga punya bola-bola mati bagus, mudah-mudahan bisa diperbaiki. Hal itu akan kami antisipasi lawan Arema,” ucap asisten pelatih Semen Padang Weliansyah.


Baca Juga :
- Ditarik Juara Liga Malaysia, Eks Pelatih Fisik Timnas U-19 Tidak Sulit Beradaptasi di Kota Sabah
- Jika Serius, Luis Milla Minta PSSI Kirim Surat Resmi

Pada putaran pertama, Semen Padang menyerah 0-1 di tangan Singo Edan dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang. Saat itu, Arema menang lewat gol tunggal Dedik Setiawan menit ke-38.

“Pemain harus mampu bangkit di kandang Arema, memang itu tidak mudah, semua pemain Arema FC bagus, kalau kami bicarakan satu pemain tidak mungkin. Semua pemainnya bagus, jadi kami mewaspadai semua  pemain lawan. Apapun kondisinya, kita harus yakin bisa membawa pulang poin,” kata Weliansyah.***NOVAL LUTHFIANTO

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA