#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Tanpa Di Maria, PSG Tidak Akan Mendominasi Ligue 1
31 October 2019 14:53 WIB
PARIS – Pekan yang indah bagi para playmaker, pencipta assist, bagi pemain yang memberikan kreativitasnya untuk tim. Pemain yang menyingkirkan ego demi membawa klubnya meraih kemenangan. Di La Liga, ada Lionel Messi yang menyita perhatian besar setelah memberikan dua umpan yang menjadi gol dalam kemenangan Barcelona atas Real Valladolid, Selasa (29/10) atau Rabu dini hari WIB.

  Namun, Messi bukanlah satu-satunya pemain Argentina yang berada di balik kemenangan tim. Di Paris (Prancis), tepatnya di klub Paris Saint Germain (PSG), Angel Di Maria sudah lebih dulu melakukannya. Bahkan assist Di Maria melebihi Messi. Bintang 31 tahun tersebut menorehkan tiga assist yang membawa timnya menang 4-0 atas Marseille dalam laga bergengsi Ligue 1 bertajuk Le Classique.


Baca Juga :
- Neymar, Dikagumi sekaligus Dibenci
- Penyerang PSG Ini Kejar Kesempurnaan

Dengan performa tersebut, Di Maria kembali menegaskan bahwa dirinya berada dalam fase terbaik pada 2019/20 ini. Dalam kemenangan dengan empat gol tanpa balas tersebut, assist pertama Di Maria dalam laga tersebut diberikan untuk gol pembuka PSG yang diciptakan Mauro Icardi.

Sedangkan assist kedua untuk gol ketiga Les Parisiens yang diciptakan Kylian Mbappe, dan assist ketiganya juga untuk gol Mbappe yang merupakan gol keempat pasukan Thomas Tuchel. Dengan tiga assist tersebut pula, Di Maria kini ada di posisi ketiga sebagai pemberi assis terbanyak musim ini di Ligue 1.

Dia berada di bawah bintang Monaco, Islam Slimani yang telah menorehkan tujuh assist sepanjang musim ini dan di bawah Brest Yoann dengan total enam assist. Musim ini, Di Maria total terlibat dalam terciptanya 14 gol dari 15 pertandingan dalam semua ajang.

Di Ligue 1, selain lima assist yang diberikannya, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United ini menorehkan empat gol dari 11 pertandingan dengan delapan di antaranya sebagai starter. El Fideo—julukannya—total telah memberikan 47 assist dalam 128 laga Ligue 1 sepanjang kariernya di PSG.

Meski demikian, soal hattrick assist, bukan kali pertama diciptakan Di Maria di klubnya ini. Pada musim pertamanya, dalam laga menghadapi Lyon di Stadion Parc Des Princes pada Desember 2015, dia pun memberikan tiga assist. Masing-masing untuk gol yang diciptakan Serge Aurier, Edinson Cavani, dan Lucas Moura.

Karena itulah, hattrick assist lawan Marseille merupakan yang kedua dalam kariernya di PSG. Kemampuannya dalam menciptakan umpan yang menjadi gol selalu terlihat dalam setiap musimnya. Dalam kariernya di PSG, ada enam kali dia menorehkan dua assist dalam satu laga (double).

“Dia pemain yang sangat penting bagi kami. Pemain yang memiliki visi permainan yang sangat baik dan kami beruntung melihatnya masih berada di sini,” kata Tuchel. “Kami tidak akan sejauh ini tanpa assist dan golnya,” dia menambahkan.

Dengan kemampuan tersebut, Di Maria merupakan pemain yang sangat berharga bagi PSG. Neymar dan Mbappe memang terus menorehkan gol namun tanpa Di Maria, PSG boleh jadi tidak akan mendominasi kompetisi domestik. Potensi Di Maria memang sempat tergerus ketika klub ini memiliki trio maut MCN (Mbappe, Edinson Cavani, Neymar).

Ironisnya, kedatangan sejumlah bintang dalam perjalanan kariernya di PSG pun sempat membuatnya masuk dalam daftar jual. Total, PSG telah mengeluarkan sekitar 400 juta paun untuk deretan pemain baru.


Baca Juga :
- Meski Bermain Bagus, Neymar Tetap Dicemooh Fan Sendiri
- Benedetto, Kunci Marseille Bersaing dengan PSG

Namun, semua itu tidak membuat Di Maria frustrasi. Sempat diisukan bakal segera dilepas, Di Maria justru tetap bertahan. Dan, kini dia justru menjadi kunci sukses PSG baik di Ligue 1 dan perjalanan mereka di Liga Champions 2019/20.*

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA