#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Duel Monumental Simeone
02 November 2019 13:15 WIB
SEVILLABigmatch tersaji di jornada 12 La Liga 2019/20 yakni memertemukan Sevilla FC menjamu Atletico Madrid, Sabtu (2/11) atau Minggu dini hari WIB. Pertandingan di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan itu spesial bagi pelatih tim tamu Diego Simeone, sebab jadi duel yang monumental. Itu laga ke-300 nya di La Liga, yang diadang tantangan nyata.

Awalnya El Cholo –julukan Simeone– ditunjuk pada 23 Desember 2011 sebagai solusi mendesak bagi Atletico. Kala itu tim dalam kondisi buruk  saat dilatih Gregorio Manzano; Hanya meraih 22 poin dari 17 pekan La Liga 2011/12 (berada di peringkat 10) dan Piala Raja gugur di langkah pertama dari tim kasta kedua Albacete Balompie.

Sekarang, entrenador berpaspor Argentina-Italia itu bukan hanya membawa Los Rojblancos –julukan Atletico– lepas dari momen pelik. Ia telah melegenda, mengubah kehidupan klub. Di bawah arahannya, tim ibu kota menjadi salah satu kekuatan besar Spanyol bahkan Eropa, memiliki identitas sendiri, sesuai keinginannya sejak awal dulu.


Baca Juga :
- Ter Stegen “Laba-laba Hitam” Barca
- Gol d’Or Messi!

Simeone telah jadi pelatih dengan laga terbanyak kedua dalam sejarah Atletico yakni ada 443 pertandingan, di belakang 611 milik Luis Aragones. Khusus di La Liga sudah ada 299 laga yang diarunginya dan tim, dengan hasil 185 kemenangan, 67 seri, 47 kalah, mencetak 496 gol, kemasukan 207, dan meraih 622 poin.

Akhir pekan ini pelatih 49 tahun itu akan masuk jajaran pelatih top yang punya 300 laga dalam 90 tahun bergulirnya kompetisi sepak bola tertinggi di Spanyol. Ada 40 entrenador sejauh ini yang dipimpin Aragones dengan 757 duel (melatih delapan klub berbeda). Lebih spesial El Cholo mencatat hanya di satu klub, seraya Johan Cruyff untuk FC Barcelona.

Kendati begitu tantangan nyata tersaji dalam mencatatkan pencapaiannya itu. Atletico asuhannya sedang mengalami penurunan jika dibanding musim-musim yang lalu, terutama kesuburan. Pada edisi kali ini, hingga jornada 11 La Liga tim meraih 20 poin (lima menang dan lima seri), mencetak 11 gol, dan kebobolan enam.

Di 2018/19 pencapaian poinnya memang sama (serupa menang dan serinya), pun soal angka kemasukan. Tapi soal kesuburan musim lalu sudah punya 13 gol dari 11 jornada awal. Apa yang terjadi kian merosot sebab 2017/18 bisa mencetak 16 gol; Kala itu poinnya 22 (enam menang dan lima seri) serta ada enam gol kemasukan.

Bahkan yang terjadi di 2019/20 sangat tertinggal dibanding 2013/14, saat Los Rojiblancos jadi juara. Saat itu rapornya di fase yang sama adalah meraih 30 poin dari 10 menang, 28 gol, dan delapan kemasukan. Menjadi ironi, sebab di skuat saat ini tim diperkuat penyerang kelas wahid seraya Diego Costa, Alvaro Morata, dan Joao Felix.

Sementara di sisi Sevilla, mereka malah bisa memanfaatkan pemain-pemainnya untuk bisa produktif. Salah satunya yang mencuat adalah Lucas Ocampos, yang dapat jadi senjata pamungkas Los Nervionenses –julukan Sevilla– dalam usaha mengalahkan Atletico. Winger anyar 25 tahun ini mencuat sebagai top skor tim di La Liga dengan empat gol.

Awalnya, usai belanja besar musim panas, Luuk de Jong dan Javier “Chicharito” Hernandez dirasa akan jadi lumbung gol utama tim. Namun malah Ocampos yang melejit dari perannya sebagai penyerang sayap kanan. Eks winger Olympique Marseille ini juga telah memberi satu assist, dan lepas dari angka-angka itu memiliki etos kerja luar biasa, pendobrak utama Sevilla.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

>> Deketan foto Simeone aja yaa...

El Cholo Menuju 300

Laga LaLiga

Main:299

Menang: 185

Seri: 67

Kalah: 47

Gol: 496

Kemasukan: 207

Poin: 622


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Senin Dini Hari WIB
- Griezmann Melawan Atletico untuk Kali Pertama

 

Rapor Sevilla vs Atletico La Liga
75 Pertandingan
30 Sevilla menang
29 Imbang
16 Atletico menang
124 Gol Sevilla
89 Gol Atletico
 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA