#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
The Citizens Tidak Lagi Sama
04 November 2019 13:10 WIB
MANCHESTER - Manchester City FC saat ini sudah tidak lagi sama dengan musim lalu atau sebelumnya. Juara Liga Primer tersebut terlihat kesulitan saat menjamu Southampton FC, Sabtu (2/11). Mereka butuh waktu hingga menit ke-86 untuk memastikan tiga poin dengan menundukkan Soton, 2-1.

Satu kesimpulan muncul jika melihat statistik dan hasil pertandingan melawan The Saints di Stadion Etihad tersebut. Pada 2019/20 ini, permainan City tidak lagi mengalir seperti musim-musim sebelumnya.  

Di Liga Primer 2018/19 lalu, The Citizens hanya sekali menelan kekalahan di kandang, yakni dari Crystal Palace (2-3) di laga pekan ke-18. Namun musim ini, skuat pelatih Josep “Pep” Guardiola itu sudah hampir menelan dua kekalahan di Etihad hanya dalam 11 laga.


Baca Juga :
- Meski Catat Delapan Kemenangan Beruntun, Leicester Tidak Anggap Enteng Norwich
- The Blues Sodorkan Giroud demi Zaha

Di Liga Primer musim ini, City sudah dua kali kalah dari 11 pertandingan. Salah satu kekalahan tersebut terjadi di kandang mereka, Etihad, yakni dari Wolverhampton Wanderers FC (0-2), pada laga pekan kedelapan, 6 Oktober lalu. 

Gol pertama Soton yang dicetak James Ward Prowse pada menit ke-13 memang tidak lepas dari kesalahan kiper Ederson. Namun, selusuh pemain outfield (non-kiper) The Citizens terbilang gagal karena tidak mampu menyamakan skor di babak pertama.

Kevin De Bruyne dan kawan-kawan memang melakukan banyak serangan. Tetapi, City tidak sekali pun mampu menyusun serangan dari dalam kotak penalti Soton. Rapat dan disiplinnya barisan pertahanan Soton membuat kiper Alex McCarthy tidak pernah menerima tembakan City di babak pertama. Dari 13 tembakan pemain City, tidak satu pun yang tepat ke gawang Soton.

City baru mampu melepaskan tembakan ke gawang saat Sergio Aguero mencetak gol penyeimbang pada menit ke-70. Itulah waktu terpanjang City untuk membuat tembakan yang menghasilkan gol, dalam hampir tiga tahun terakhir! Karenanya, saat Kyle Walker mencetak gol penentu kemenangan City, Guardiola sampai melompat dari bangku cadangan untuk merayakannya.

Walker menjadi pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Pasalnya, bek kanan 29 tahun itu juga membuat assist untuk gol yang dibuat Aguero.

Setelah pertandingan, Guardiola menyebut Soton bertahan hampir dengan 11 pemain di kotak penalti. Situasi tersebut menyulitkan para pemain City untuk menciptakan peluang. Kendati begitu, pelatih asal Spanyol itu juga menyayangkan pemainnya yang minim kreativitas sepanjang pertandingan.  

“Setelah kekalahan memalukan (0-9) dari Leicester City, sembilan hari lalu, kami tahu para pemain Soton tidak ingin mengulanginya saat melawan kami,” ucap Guardiola. “Mereka ingin memenangi duel ini dengan bertahan sangat agresif.”

Mantan pelatih FC Barcelona dan FC Bayern Muenchen itu juga menjelaskan, timnya sempat kehilangan ritme setelah kebobolan lebih dulu dari Soton di babak pertama. “Namun, di babak kedua, kami meningkatkan intensitas serangan. Mungkin di 30 atau 35 menit akhir. Itulah mengapa kami mampu membalikkan keadaan dan menang,” kata Guardiola.


Baca Juga :
- Inggris Raya Menguasai Eropa
- Terungkap Dua Penyebab Kemunduran Man. City Musim Ini

Saat menyerah di Etihad dari Wolves, awal bulan lalu, Guardiola berdalih ketika itu baru awal musim. Tetapi, setelah harus bertarung mati-matian melawan tim sekelas Soton, City tidak lagi bisa bermain tenang di kandangnya. Kini, sudah dua kali City hampir takluk di kandang di ajang Liga Primer (pada laga pertama ditahan Tottenham Hotspur, 2-2).

Kendati begitu, masih ada hal positif City di balik kemenangan mereka atas Soton. Angelino yang menggantikan Oleksandr Zinchenko sebagai bek kiri, bermain impresif. Pada kesempatan pertamanya menjadi starter di Liga Primer tersebut, bek Spanyol bernama asli Jose Angel Esmoris Tasende tersebut terlihat percaya diri bekerja sama dengan Raheem Sterling di sayap kiri. Menjelang akhir laga, sebuah umpan silang Angelino memang tidak sempurna. Namun, Walker mampu memanfaatkan bola muntah tersebut untuk mencetak gol kemenangan.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA