#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Liga Hansaplast TopSkor U-13: Agata Awalnya Sering Cetak Gol di Lapangan Voli
05 November 2019 07:43 WIB
JAKARTA - Pada eranya, tim nasional Indonesia memiliki banyak striker top. Sebut saja seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Ilham Jaya Kesuma, Zaenal Arief, hingga Bambang Pamungkas. Namun belakangan Indonesia semakin kekeringan striker lokal yang kemampuannya bisa disejajarkan dengan pemain asing.

Buktinya, timnas Indonesia saat ini sangat bertumpu pada striker naturalisasi Alberto Goncalves maupun Ilija Spasojevic. Klub-klub yang lebih mempercayakan lini serang mereka diisi oleh ekspatriat, semakin menenggelamkan potensi striker lokal.

Namun begitu, fakta tersebut sama sekali tak menyurutkan semangat Satria Putra Agata. Striker Asia Football School (AFS) pada Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2019/20 ini, ingin membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki banyak generasi calon-calon penyerang yang tidak hanya berbakat tapi juga bisa menjadi tulang punggung klub maupun timnas.


Baca Juga :
- Profil Pemain Terbaik Pekan Ketiga Liga TopSkor U-12, Si Gesit dari Tunas Gunung Putri
- Profil Pemain Terbaik Pekan Kedua Liga TopSkor U-17, Arya Wijaya

“Saya sama sekali tidak takut buat jadi striker. Tinggi badan saya saat ini 162 sentimeter (cm), targetnya harus 180 cm untuk menjadi stiker ideal sekelas timnas. Untuk itu saya sedang privat renang untuk mencapai tinggi ideal,” kata Agata.

Agata seperti digambarkan oleh pelatihnya di AFS Anri Setiawan, merupakan pemain punya kekuatan dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Saat di lapangan, Agata memiliki visi bermain yang jelas dan selalu fokus.

“Fokus dalam mendengar dan menjalankan setiap arahan pelatih. Ia striker tengah yang punya penguasaan bola yang baik. Ngotot dan petarung. Cuma ia harus meningkatkan ketenangannya di depan gawang lawan,” kata Anri. “Karakternya mirip Zaenal Arif atau Budi Sudarsono kalau di Indonesia. Kalau luar, finishing serta kepintarannya dalam menempatkan posisi seperti Harry Kane.”

Naluri mencetak gol Agata sudah tercium sejak dirinya berusia delapan tahun. Hal itu diungkapkan oleh Agus Sutanto, ayah Agata. "Saat itu usianya delapan tahun. Sehari-hari bola saja yang ditendang. Kebetulan di depan rumah ada lapangan voli, saya amati Agata paling senang kalau memasukan gol ke gawang,” kata Agus. “Setelah itu saya masukan dia ke SSB. Kalau bermain sama sekali tidak memandang musuh itu kuat atau lemah. Dia sama sekali tidak takut.”*FURQON AL FAUZI

 

Nama: Satria Putra Agata

Lahir: Jakarta, 6 Januari 2006

Sekolah: SMP Muhamadiyah 2 Cileungsi

Nama orangtua

Ibu: Bimasti Bebriani

Ayah: Agus Sutanto

SSB: AFS 2019

Klub favorit: Real Madrid dan Persija

Pemain favorit: Cristiano Ronaldo dan Marko Simic

Prestasi:

- Runner up topscorer Singa Cup  (9 gol)


Baca Juga :
- Ulasan Pekan Ketiga Liga TopSkor U-12 Grup Top
- Ulasan Pekan Ketiga Liga TopSkor U-12 Grup Skor

- Runner-up Piala Kemenpora 2019

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA