#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Anggap Sanksi Komdis Terlalu Berat, Persebaya Segera Ajukan Banding
05 November 2019 14:00 WIB
SURABAYA – Komisi Disiplin PSSI mengambil keputusan ekstrem terkait kericuhan suporter yang terjadi setelah Persebaya menjamu PSS Sleman. Persebaya mendapatkan sanksi berupa larangan hadirnya suporter dalam laga kandang maupun tandang. Sehingga dalam sembilan laga sisa Persebaya dipastikan tidak akan didampingi Bonekmania lagi.

Terkait keluarnya sanksi tersebut manajemen Persebaya merasa keberatan. Pihak manajemen berencana melakukan banding ke Komisi Banding. "Sanksi ini sangat berat. Secepatnya kami akan banding,” Sekretaris Persebaya Ram Surahman menegaskan, Senin (4/11).

Menurut Ram seharusnya sanksi tersebut memberikan edukasi baik kepada klub maupun suporter. “Tindakan suporter bonek saat itu memang salah, tapi jangan sampai penanganannya salah. Hanya melarang penonton hadir dan denda,” Ram menambahkan.


Baca Juga :
- Dua Pemain Timnas U-22 Indonesia Sudah Bergabung dalam Latihan Persebaya
- Aji Santoso Berpeluang Lewati Prestasi Djadjang Nurdjaman di Persebaya

Pria yang juga mantan wartawan olahraga itu kemudian ingin agar PSSI bersama stakeholder sepak bola Indonesia untuk bersama-sama merumuskan masalah edukasi dan penanganan suporter. “Ini momentum semua stakeholder sepak bola duduk bersama merumuskan hal ini,” Ram menuturkan.

Terpisah pelatih Persebaya Aji Santoso juga berharap agar pihak manajemen bisa melakukan banding. Sebab, menurut dia keberadaan suporter sangatlah penting untuk bisa menambah semangat pemain di lapangan.

"Menurut saya sebagai pelatih Persebaya tentunya sangat menyayangkan keputusan ini. Bagi saya memang agak berat. Artinya sembilan pertandingan terakhir kami tanpa penonton," ujarnya usai melatih tim kemarin.

Namun, Aji menuturkan semuanya kini telah terjadi. Pelatih asal Malang tersebut juga menghormati keputusan PSSI. "Tentunya PSSI sendiri mengambil keputusan tersebut juga sudah melalui pertimbangan," mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu mengungkapkan.

Dengan yang sudah terjadi ini, Aji berharap semua bisa mengambil hikmahnya. "Mudah-mudahan ini bisa menjadi pelajaran yang baik bagi ke depan. Baik bagi Persebaya, maupun suporter. Tapi ada penonton ataupun tidak kami akan tetap fight," pelatih yang juga legenda hidup Persebaya ini menegaskan.

Pertandingan selanjutnya Persebaya akan menghadapi Tira Persikabo pada Sabtu (9/11) mendatang. Pada laga ini Persebaya terancam kehilangan dua winger andalannya. Hingga kemarin Irfan Jaya masih mengalami cedera, sementara Osvaldo Haay kembali mendapat panggilan timnas.

Sementara bek tengah Hansamu Yama yang mendapat hukuman akumulasi kartu, menurut Aji, bukan larangan untuk melawan Tira Persikabo. Hansamu akan menjalani hukuman dalam laga melawan PSM Makassar yang tertunda sebelumnya. "Karena aturannya  memang begitu," Aji menjelaskan.*M Bahrul Marzuki

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Kamis 31 Oktober 2019

1. Persebaya Surabaya

- Pertandingan: Persela vs Persebaya

- Tanggal kejadian: 23 Oktober 2019

- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)

- Hukuman: Denda Rp 45 juta.

2. Persebaya Surabaya

- Pertandingan: Persebaya vs PSS Sleman

- Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019


Baca Juga :
- Balas Kekalahan dari Arema FC, Trio Asing Persebaya Unjuk Kekuatan
- Kasus Semifinal Liga 1 Putri Naik ke Meja Komdis

- Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan membakar A-board serta mengejar pemain Persebaya.

- Hukuman: Larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019 dan denda Rp 200 juta.

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA