#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Persib Kembali ke Kandang Sesungguhnya, Bobotoh Menebar Optimisme
06 November 2019 13:19 WIB
BANDUNG – Empat pertandingan terakhir Persib Bandung tidak terkalahkan, tiga di antaranya menang. Modal tersebut membuat bobotoh yakin tren positif Maung Bandung bakal terus memanjang dalam kompetisi Liga 1 musim ini.

Apalagi lawan yang dihadapi Rabu (6/11) ini adalah PSIS Semarang yang sedang berjuang keluar dari zona merah. Di klasemen, PSIS juga berada di bawah Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta yang lebih dulu tumbang di tangan Persib. Terlebih kini laga dipentaskan di hadapan bobotoh, Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

"Bukan bermaksud mendahului takdir. Tapi saya optimistis Persib bisa meneruskan tren positifnya. Persib tengah on fire. Haus kemenangan dan sulit dibendung. PSIS akan jadi korban selanjutnya," Arief, bobotoh fanatik Persib, menuturkan di Graha Persib.


Baca Juga :
- Hujan Kartu Merah Iringi Turunnya Semen Padang ke Liga 2 2020
- Soal Pemain Bidikan Persib Musim Depan, Ini Kata Manajemen

Bobotoh percaya tidak ada lagi kendala menyapa tim pujaannya. Usai bangkit dari kesulitan prestasi, Pangeran Biru kini sudah menemukan jati diri. Ditandai dengan komposisi pemain yang pas. Pelatih Robert Rene Alberts tidak lagi bongkar pasang pemain hingga performa tim sangat kompetitif.

Berada pada posisi ke-8 klasemen sementara, membuka peluang Persib untuk merusak peta kekuatan kompetisi kasta tertinggi Indonesia dengan membidik lima besar. "Melihat performa Persib belakangan ini, saya optimistis Persib bisa menembus lima besar,” kata Iim Muslim, bobotoh lainnya, kepada TopSkor.

“Jalannya dimulai dengan mengandaskan semua tamunya di Si Jalak Harupat dan poin tambahan saat manggung dalam laga tandang. Persib sudah pulih dari penyakit lupa cara menang," Iim menambahkan.

Dipuji setinggi langit oleh bobotoh, Robert tidak besar kepala. Pria asal Belanda itu tetap waspada dan tidak ingin anak asuhnya kehilangan fokus karena tidak ada rival yang mudah dikalahkan. Drama sepak bola menurutnya tidak bisa diprediksi hasil akhirnya.

"Kami akan melihat laga pertama lebih dulu (melawan PSIS). Tidak akan berpikir rival yang lain. Meski ada tiga laga kandang di depan karena laga lawan Arema rencananya Selasa (12/11) saat FIFA match day, dan itu tidak normal," kata Robert.

Bahkan Mahesa Jenar yang akan dihadapinya nanti punya potensi besar mengganjal prestasi yang tengah dihamparkan Maung Bandung. Di mata Robert, skuat PSIS  yang ditangani Bambang Nurdiansyah merupakan tim yang solid.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Jumat Malam
- Babak Pertama Persija Vs Madura United 4-0, PSIS Vs Semen Padang 1-0

"Mereka sudah saling memahami satu sama lain termasuk konsep dalam bertanding. Jadi kami harus sangat fokus dan tajam. Sedikit kesalahan harus dibayar mahal karena kedua tim adalah tim yang bagus," ungkap mantan pelatih PSM Makassar.*Dani Wihara

 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA