#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Sejarah..! 5 Petarung MMA Indonesia Tampil di Kejuaraan Dunia
06 November 2019 15:40 WIB
JAKARTA - Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) mengirim 5 petarung terbaik ke kejuaraan dunia amatir Mixed Martial Arts (MMA) 2019 di Manama,  Bahrain pada 11-16 November. 

"Ini tonggak sejarah.  Akhirnya Indonesia dapat mengirim petarung terbaiknya pada kejuaraan dunia amatir MMA.  Semoga mereka dapat mengharumkan bangsa Indonesia," kata Ardiansyah Bakrie,  Ketua Umum KOBI. 

Kelima atlet yang akan bertarung di Bahrain itu adalah Budi Setiawan (kelas senior bantam weight),  Rendi Anjar Kusuma (kelas senior bantam weight), Edi Erlangga (senior bantam weight), Toby Praseya (junior light weight),  dan Firman Muharram Syach (junior bantam weight). 


Baca Juga :
- Perang Brutal Berdarah-darah Bakal Terulang, Jason 'The Kid' Knight Menyimpan Dendam
- Baru Satu Ronde, Petarung MMA Brasil Ini Minum Bir dari Penonton, Simak Videonya

Menurut Ardiansyah Bakrie kelima atlet tersebut terjaring lewat seleksi ketat sejak 23 Juni 2019. Awalnya 20 atlet berasal dari beberapa provinsi seperti DKI Jakarta,  Jawa Barat,  Jawa Tengah,  Bengkulu,  dan Kalimantan Barat yang kemudian dipangkas menjadi 10 untuk pemusatan latihan di Bali MMA Academy. 

Setelah mengikuti pemusatan latihan selama 3 bulan,  akan dipilih 5 atlet MMA terbaik untuk mengikuti kejuaraan World Championship & Junior World Championships IMMAF-WMMAA 2019.

"Selama 3 bulan (Agustus-Oktober) mereka digembleng di MMA Bali Academy oleh pelatih Don Carlo. Berbagai menu dicekoki, mulai dari strength & conditioning,  sparring,  wrestling dan boxing drilling.  Kemudian dari 10 atlet diputuskan hanya lima terbaik, " jelas Ardiansyah Bakrie. 

Diiringi lagu "Padamu Negeri" kelima atlet MMA Indonesia bergantian mencium bendera merah putih.  Rendi Anjar Kusuma dan kawan-kawan memohon doa restu kepada masyarakat Indonesia. Tekad mereka satu: pol-polan bertarung demi nama besar bangsa Indonesia! 

Tentu, kata Ardiansyah, KOBI bukan hanya berniat mengirim atlet terbaiknya secara rutin ke kejuaraan dunia.  Tapi juga malakulan pembinaan atlet sejak usia dini,  supaya perkembangannya berjalan berkesinambungan. 

"Saya yakin jika tekad kita kuat, prestasi akan melekat.  Saya bertekad mengukir sejarah di kejuaraan ini, " tandas Rendi Anjar Kusuma yang turun di kelas senior bantam. 

Atlet yang juga TNI Angkatan Laut divisi Komando Pasukan Katak mengaku selama pelatnas di Bali MMA sering melihat youtube mengenai teknik petarung dari berbagai negara. 

"Ini suatu kehormatan bagi saya menjamu kalian, " kata Kerrith Bwown presiden MMA Bahrain. 

Sementara itu,  Reva Dedi Utama, Direktur Program Sport TV One  mengatakan berterima kasih  pada KOBI yang total membina olahraga seni bela diri campuran.


Baca Juga :
- Berada di Antara Juara Dunia Perkaya Keterampilan Eko Roni 
- Harapan Atlet MMA Indonesia Bagi Pemuda Nusantara

"Sudah 3 tahun kerjasama ini berjalan,  kini One Price jadi salah satu program pribadona.  TV One juga mengirim tim khusus untuk liputan Kejuaraan Dunia MMA amatir di Bahrain, " ungkap Reva Dedi. 

Dikatakan dia juga berencana memasukkan MMA sebagai bagian dari program sport di TV One kedepannya.  Terlebih kejuaraan dunia ini berdasarkan informasi IMMAF diikuti sebanyak 339 atlet senior dan 125 atlet junior dari 49 negara. 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA