#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Timnas U-19 Waspadai Tekanan The Strength
08 November 2019 10:52 WIB
JAKARTA - Kemenangan timnas Indonesia U-19 atas Timor Leste U-19 dengan skor 3-1 dalam laga perdana Grup K Pra-Piala Asia (PPA) U-19 2020, Rabu (6/11), menjadi modal positif Garuda Muda  untuk menghadapi Hong Kong, di Stadion Madya, Senayan, Jumat (8/11) sore.

Dalam laga perdana melawan Timor Leste, serangan yang dibangun Indonesia memang masih kerap terputus. Pelatih Indonesia U-19 Fakhri Husaini pun berharap dalam laga kedua ini anak asuhnya sudah bisa bermain maksimal, sehingga karakter permainan satu dua sentuhan dapat diaplikasikan saat menghadapi Hong Kong.

“Kami ingin cepat. Minimal evaluasi secara teknis dan secara mental. Kami akan coba nanti diskusi dengan pemain. Karena hami hanya punya waktu satu hari untuk persiapan lawan Hong Kong.  Malam kemarin kami evaluasi, kami putar pertandingan lawan Timor Leste. Supaya mereka bisa tahu yang baik mereka lakukan dan apa kesalahan yang mereka lakukan,” kata Fakhri seusai memimpin latihan, Kamis (7/11) pagi kemarin.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Tak Pernah Gagal di Final
- Adu Mesin Penjelajah di Final Sepak Bola SEA Games

Indonesia U-19 terakhir berjumpa Hong Kong pada 2009 silam dalam PPA U-19.  Karena itu, Fakhri memperbaharui pengetahuan terkait kekuatan lawan dengan mengintip permainan Hong Kong saat melawan  Korea Utara, Rabu (6/11).

“Kemarin kami lihat permainan Hong Kong dan Korea Utara. Mereka mempunyai organisasi permainan yang cukup rapi dan pertahanan disiplin. Mereka bermain mengandalkan kekuatan tim. Mereka juga bisa menang dulu setelah itu disamakan,” ucap Fakhri.

Dalam laga pertama Hong Kong sukses menahan Korea Utara (Korut) 1-1. Menariknya The Strength, julukan Hong Kong, berhasil unggul lebih dahulu dan lebih banyak memberikan tekanan kepada Chollima, julukan Korut. Artinya Rizky Ridho Ramdhani dan kawan-kawan harus lebih fokus untuk bisa mengantisipasi tekanan Hong Kong.

“Meski mereka ditekan terus, beberapa peluang mereka juga berbahaya. Kami juga beruntung bisa melihat pertandingan mereka karena sebelumnya kami buta dengan kekuatan mereka,” legenda PKT Bontang itu menambahkan.

Gelandang Indonesia U-19, Brylian Aldama mengatakan kemenangan atas Timor Leste dapat membangun motivasi dan memulihkan mentalitas yang sempat terjatuh. Pemain yang identik dengan nomor punggung 18 itu berharap bisa bermain dari babak pertama.

“Saya berharap siapapun yang main nanti bisa berjuang seratus persen, bekerja keras, dan yang penting komunikasi di lapangan harus bagus. Sehingga kami bisa dapatkan tiga poin lagi,” kata Brylian.

Sementara itu, pelatih Hong Kong, Amason Tholakur Mararnason mengatakan pada pertandingan pertama anak asuhnya tampil kurang memuaskan, Untuk itu mereka hanya bisa mencuri satu poin atas Korea Utara. Namun pada laga kedua melawan Indonesia U-19, Tholakur ingin tim asuhannya bisa bermain seperti apa yang diinginkan.


Baca Juga :
- Ulangi Memori Indah di Rizal Memorial, Ini Saatnya Sepak bola Indonesia Berjaya
- Kekuatan Chemistry Evan dan Indra Sjafri dalam Misi Merebut Medali Emas

Ketika ditanya soal kekuatan Indonesia U-19, Tholakur pun memberikan pujian. “Kami akan memainkan laga yang sulit besok (hari ini). Karena kami tahu, Indonesia U-19 punya pemain yang bagus, bahkan mayoritas di tim mereka pernah berlatih di Inggris (Garuda Select),” ujar Tholakur.***SUMARGO PANGESTU

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA