#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Liverpool dan Man. City Sama-sama Punya Keunggulan dan Kelemahan
09 November 2019 11:04 WIB
LIVERPOOL – Minggu (10/11) jadi hari paling ditunggu pencinta Liga Primer. Itu karena akan berlangsung duel melibatkan dua kandidat kuat juara pada pekan ke-12. Liverpool FC dijadwalkan menjamu Manchester City FC di Stadion Anfield. Berdasarkan klasemen, The Reds masih unggul enam poin dari pasukan Josep “Pep” Guardiola.

Namun, untuk urusan menjebol gawang lawan musim ini, The Citizens jauh lebih produktif dengan koleksi 34 gol. Sementara Liverpool, hanya mampu mengemas 25 gol. Begitu juga dalam dua pertemuan terakhir, Man. City pantas jemawa karena selalu menang. Termasuk, di ajang Community Shield 2019 lewat adu penalti.

Patut ditunggu, apakah The Citizens akan mampu kembali mengungguli Liverpool yang belum terkalahkan di Anfield. Atau, justru Mohamed Salah dan kawan-kawan yang sukses memperlebar keunggulan di klasemen. Duel yang dipimpin wasit Michael Oliver ini bukan sekadar adu tajam saja. Melainkan, secara keseluruhan yang mencakup berbagai lini.


Baca Juga :
- Cetak Gol Ke-50, Winger Man. City Ini Dinilai Belum Bisa Gantikan Sane
- Pep Guardiola Kembali Menjadi Single Fighter di Liga Primer

Mulai dari kiper, sektor belakang, tengah, hingga depan. Untuk penjaga gawang, belum diketahui apakah Ederson Moraes bisa tampil. Pemain 26 tahun ini mengalami masalah otot saat menghadapi Atalanta BC di Liga Champions, Rabu (6/11). Di sisi lain, kembalinya Alisson Becker sejak pertengahan Oktober lalu menambah kepercayaan diri bek The Reds.  

Itu mengapa, The Reds jadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Liga Primer. Faktanya, mereka baru kebobolan sembilan gol yang hanya di bawah Leicester City FC dan Sheffield United FC (sama-sama delapan gol). Man. City menempati urutan selanjutnya akibat sudah kemasukan 10 gol.

Ini berbanding terbalik dengan musim lalu pada periode yang sama. Sebab, The Citizens hanya empat kali kebobolan dengan mencetak 33 gol, sedangkan Liverpool 21 gol dan lima kali kemasukan. Namun rentannya lini belakang Man. City bisa dimaklumi. Pasalnya, mereka sempat mengalami krisis bek yang dihantam cedera.

Terkait sektor tengah, Man. City masih sedikit lebih unggul. Faktanya, Kevin De Bruyne sudah mengemas sembilan assist. Di sisi lain, Liverpool memiliki Fabio Henrique alias Fabinho yang jadi penyeimbang tim. Komposisi kedua tim di lini ini memang kontras. The Citizens memiliki sosok kreatif sementara The Reds lebih mengandalkan agresivitas.

Yang menarik pada sektor depan. Man. City mengandalkan Sergio Aguero yang sudah mengemas sembilan gol dan Raheem Sterling (tujuh gol). Pada saat yang sama, Liverpool mengandalkan trisula yang sudah menyumbang 14 gol musim ini. Itu meliputi Sadio Mane dengan enam gol, Mohamed Salah (lima gol), dan Roberto Firmino (tiga gol).


Baca Juga :
- Solskjaer Sadar Tertekan, Kalah dari Tottenham dan City Dia Akan Dipecat
- Posisi Pelatih Man. United Kian Terpojok

Duel antara Sterling dengan bek kanan The Reds, Trent-Alexander Arnold bisa menjadi kunci di Anfield. Kedua pemain tengah dalam bentuk terbaiknya musim ini. Jika  kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik, ada kemungkinan terjadi hujan gol. Meski, Liverpool punya rekor bagus. Mereka belum pernah kalah dari Man. City di Anfield sejak Mei 2003!*CHOIRUL HUDA

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA