#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Douglas Costa: Milan Dulu Fenomenal, Sekarang ...
09 November 2019 08:48 WIB
JUVENTUS - AC Milan memang tengah terpuruk. Tapi, pemain sayap Juventus Douglas Costa tak mau meremehkannya. Pemain asal Brasil ini tetap respek. 

Milan adalah tim terakhir yang memenangkan Scudetto sebelum dominasi Juve dengan delapan berturut-turut. Kini Milan membuat awal musim terburuk mereka.

Juventus nangkring di puncak klasemen Seri A dengan 29 poin dari 11 pertandingan. Sementara Milan tertinggal 16 poin di posisi 12. Meskipun begitu, Costa tetap menaruh hormat kepada Rossoneri, yang akan menjadi lawan Nyonya Tua di Allianz Stadium pada Minggu (10/11).


Baca Juga :
- Francesco Magnanelli: San Siro Motivasi Kami Mencuri Poin
- Hanya Wakil Negara Elite di Kompetisi Antarklub Tertinggi Eropa

"Jelas bahwa Milan di masa lalu adalah tim yang fenomenal yang memenangkan segalanya. Tapi saya percaya Milan masih tim yang baik dan pantas dihormati," kata Costa kepada Sky Sport Italia.

Di atas kertas, Juventus kini memang lebih mentereng. Milan tak pernah menang dalam 8 laga di kandang Juventus sejak 2011. Namun bukan berarti anak asuh Maurizio Sarri itu meremehkan tim lawan. Douglas Costa, tetap memandang Il Diavolo Rosso sebagai tim besar yang tidak mudah untuk dikalahkan.

"Paqueta adalah pemain penting. Saya mengenalnya dengan baik dari tim nasional," ujar winger asal Brasil itu.

"Dia memiliki kualitas yang sangat baik, namun sepakbola di Eropa berbeda dengan di Brasil dalam hal agresi. Saya percaya dia akan menunjukkan nilainya pada waktunya."

Pemain asal Brasil itu kemudian ditanya tentang penyelesaian solonya di injury time untuk mengalahkan Lokomotiv Moscow pada laga Liga Champions pertengahan pekan.

“Saya berada di posisi No. 10 dan saya merasa sulit untuk menemukan ruang. Jadi saya berbicara dengan [Paulo] Dybala dan [Leo] Bonucci dan kemudian berkata pada saya bahwa saya harus pindah sedikit ke kiri," jelasnya.


Baca Juga :
- Maurizio Sarri Jelaskan Peran Dybala, Pentingnya Fokus Juventus
- Ronaldo Marah Lehernya Dicekik Suporter yang Minta Selfie

“Ketika saya berlari melewati dua pemain belakang, saya melihat bahwa saya memiliki ruang di depan gawang dan cerdas [Gonzalo] Higuain memberi saya bola dengan satu sentuhan."

“Ini adalah gol terindah dalam karier saya. Saya tidak biasa melepas kaus setelah bikin gol. Tetapi itu adalah momen pembebasan bagi saya."**

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA