#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Liga TopSkor Transtama U-15, Karena Kemenangan Butuh Persiapan
11 November 2019 10:29 WIB
JAKARTA - Laga lanjutan pekan pertama Grup Top Liga TopSkor (LTS) Transtama U-15 2019/20 dapat dimaksimalkan dengan baik oleh Astam dan Akademi Persib Cimahi (APC). Dua tim ini bermain apik dan berhasil meraih poin penuh sekaligus mengalahkan kontestan lama Kamiada dan Firman Utina 15 Football Academy (FU15FA).

Bermain di lapangan Porkas, Kampung Setu, Depok, Sabtu (9/11), Astam berhasil mengalahkan Kamiada 4-0. Gol diciptakan Randy Ilham pada menit ke-20 dan 22, lalu Putrayudo Diandra pada menit ke-32, serta Dzaky Fawwaz di menit ke-54.

Pelatih Astam Heri Komarudin menilai kemenangan ini merupakan gambaran dari persiapan yang telah dijalankan dengan maksimal. Artinya semua pemain mengerti taktikal yang dimainkan di lapangan.


Baca Juga :
- Komentar Nadeo Kalau Final Timnas U-22 Indonesia Vs Vietnam Harus Adu Penalti
- Saatnya Indonesia Meraih Emas di Sepak Bola SEA Games

“Tentu ini hasil yang baik, karena laga pertama menurut saya adalah pertandingan dan modal yang sangat penting untuk mengawali musim kompetisi yang baru ini. Saya senang pemain bermain dengan disiplin posisi yang sangat baik. Mereka juga menjaga organisasi perlininya juga sudah baik. Semoga ini dapat dipertahankan untuk pekan selanjutnya,” ujar Heri.

Tidak hanya kemenangan saja yang diraih oleh Astam. Salah satu pemain gelandang tengahnya M.Dzaky Fawwaz juga terpilih menjadi man of the match. Dzaky dinilai dapat mengatur ritme permainan timnya sepanjang laga dengan baik. Dengan kemenangan yang cukup besar ini, Astam berhasil merangsek naik ke posisi runner-up klasemen sementara Grup Top.

Sementara itu, APC yang menjadi kontestan baru pada LTS Transtama U-15 musim ini juga memberikan gebrakan yang baik di laga perdananya. Tim asal Bandung itu memaksa FU15FA harus gigit jari pada pertandingan pertama.

Tim asuhan Sandi Oktavian memenangkan laga dengan skor akhir 3-0. Gol APC dalam laga ini diciptakan oleh Ronaldo Joybera pada menit kedua dan 17 serta satu gol dari Fajar Ihsanudin pada menit keempat.

Dari postur tubuh APC dan para pemain FU15FA terlihat perbedaan yang cukup signifikan. Berbadan besar dan mempunyai tinggi yang proposional sebagai pesepak bola menjadi keunggulan materi pemain APC. Hal ini membuat pasukan FU15FA mengembangkan permainan.

Pasalnya, tim asal Bandung itu selalu berhasil memenangkan duel udara. Situasi ini langsung dimanfaatkan APC untuk melancarkan serangan ataupun kembali bermain ball possession. Selain itu Ronaldo dan kawan-kawan juga memiliki kelebihan akselerasi yang baik.

Pelatih APC Sendi Oktavian mengaku kemenangan timnya pada laga perdana ini bukan tanpa catatan. Masalah utama yang masih menjadi kendala dari para pemainnya adalah kondisi fisik. Sendi menilai fisik anak asuhnya dari babak play-off hingga saat ini belum

Ideal.


Baca Juga :
- 5 Fakta Menarik Park Hang-seo, Pelatih Timnas U-22 Vietnam
- Jadwal Siaran Langsung Final Sepak Bola SEA Games 2019, Selasa 10 Desember

“Bisa terlihat dari babak pertama kami bisa memimpin 3-0 namun babak kedua tidak berhasil menciptakan gol lagi. Untuk bermain di kompetisi seperti ini saya rasa kebugaran pemain sangat penting,” kata Sendi.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA