#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Tottenham Makin Sulit Tembus Empat Besar
11 November 2019 13:20 WIB
LONDON - Tren negatif masih dialami Tottenham Hotspur FC di Liga Primer. Hasil imbang 1-1 di Stadion Tottenham Hotspur melawan Sheffield United FC, Sabtu (9/11), membuat Spurs kini sudah gagal memenangi lima pertandingan terakhir Liga Primer.

Setelah menekuk Southampton FC, 2-1, pada 28 September lalu, Tottenham hanya merebut tiga poin dari lima pertandingan. Tiga kali Spurs bermain dengan skor 1-1 sedangkan dua lainnya kalah masing-masing 1-2 dari Liverpool FC dan 0-3 dari Brighton & Hove Albion.

Hasil melawan Sheffield membuat Spurs kini hanya berada di peringkat ke-14 klasemen Liga Primer. Mereka terpaut 11 poin dari batas akhir Liga Champions, peringkat keempat, yang dihuni Manchester City FC setelah dibekap Liverpool, 1-3, Minggu (10/11) malam.


Baca Juga :
- The Blues Cari Suksesor Hazard
- Haaland Disarankan Ikuti Langkah Dua Pemain Liverpool

Untuk tim yang selalu turun di Liga Champions dalam tiga musim terakhir, finis di luar empat besar Liga Primer berarti bencana. Skuat arahan pelatih Mauricio Pochettino itu butuh lompatan besar untuk bisa kembali merangsek ke empat besar.

Meskipun begitu, tetap ada kabar baik bagi Spurs terkait peringkat mereka di Liga Primer saat ini. Mengingat Liga Primer baru berjalan sepertiga musim, Spurs masih sangat mungkin melewati tim-tim yang ada di atas mereka saat ini, yakni Newcastle United, Crystal Palace, Brighton & Hove Albion, Burnley FC, AFC Bournemouth, Wolverhampton Wanderers FC, dan Sheffield United.

Bila mampu menemukan bentuk permainan terbaik dan konsisten, di atas kertas The Lilywhites seharusnya bisa melewati tim-tim di atas. Setelah itu, Pochettino dan pemainnya tinggal memikirkan bagaimana mengatasi tim-tim sekelas Arsenal FC, Chelsea FC, Leicester City FC, dan Manchester United FC (MU).

Liverpool dan Man. City hampir pasti akan mengisi dua jatah Liga Champions. Dengan begitu, Spurs harus mampu melompati paling tidak tiga tim kuat di atas.    

Yang menjadi masalah, Spurs belum menemukan bentuk permainan terbaik dan sangat tidak konsisten. Dalam duel pekan ke-12 Liga Primer 2019/20 melawan Sheffield United, Spurs unggul lebih dulu lewat Son Heung Min saat laga berjalan 58 menit. Dua menit berselang, Sheffield menyamakan kedudukan melalui sepakan David McGoldrick. Namun, wasit Graham Scott membatalkan gol tersebut akibat John Lundstram terkena offside.

Keunggulan Spurs tidak bertahan lama. Tembakan spekulatif gelandang Sheffield, George Baldock, ternyata mampu mengecoh kiper Tottenham, Paulo Gazzaniga. Hingga Scott meniup peluit panjang, skor 1-1 tidak berubah.

“Pertandingan yang sulit. Kami kecewa karena hanya mendapat satu poin. Kami sudah berusaha untuk menciptakan peluang dan mencetak gol. Saya pikir, kami harus lebih tajam dan efektif di depan gawang. Namun, harus diakui, Sheffield bermain baik dan mampu membuat kami frustrasi,” kata Heung Min, 27 tahun.

Setelah pertandingan, pelatih Sheff. United Chris Wilder menilai timnya seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari London. Dia menilai, Video Assistant Referee (VAR) yang telah membatalkan kemenangan terkait offside.

Namun begitu, Wilder tetap bangga dengan timnya yang sukses melewati lima pertandingan beruntun tanpa kekalahan di Liga Primer. Tambahan satu poin dari Tottenham membuat Sheffield United sukses menembus lima besar klasemen. Mereka pun jadi tim promosi dengan torehan paling baik melewati Aston Villa dan Norwich City yang masih berkutat di zona degradasi.


Baca Juga :
- Faktor Ini Membuat Keita Bermain Taktis
- Lingard di Jalur yang Benar

“Kami diremehkan pada awal musim terkait cara bermain (di Championship 2018/19). Namun, kami mampu menghadapinya dengan cara kami sendiri,” kata Wilder.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

                                                      

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA