#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Skuat Muda Chelsea Mampu Bersaing Rebut Gelar Liga Primer
11 November 2019 15:05 WIB
LONDON - Pelatih Chelsea FC Frank Lampard optimistis skuat mudanya mampu bersaing merebut gelar Liga Primer. Gol-gol dari Tammy Abraham dan Christian Pulisic membuat The Blues menang 2-0 atas Crystal Palace FC yang berkunjung ke Stamford Bridge untuk laga pekan ke-12, Sabtu (9/11) malam.

Hasil tersebut membuat The Blues kini mengoleksi delapan kemenangan dari 12 pertandingan. Sebelum big match Liverpool FC versus Manchester City FC digelar malam tadi, Chelsea merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara liga.

Kemenangan atas Palace juga menjadi tiga poin untuk kali keenam beruntun Chelsea di Liga Primer. Pada lima laga sebelumnya, The Blues berturut-turut menundukkan Brightoin & Hove Albion (2-0), Southampton FC (4-1), Newcastle United (1-0), Burnley FC (4-2), dan Watford FC (2-1).


Baca Juga :
- Chelsea Ikut Meramaikan Perburuan Sancho
- Abraham dan Mount Pembeda bagi Chelsea

Lampard menyebut para pemain mudanya pantas berada di level ini setelah semua yang mereka tunjukkan. Performa pemain seperti Abraham, Mason Mount, Fikayo Tomori, dan Reece James, menurut Lampard, bisa menjadi gambaran akan seperti apa Chelsea di masa depan.

“Kami sudah sepertiga jalan (di Liga Primer) dan dalam posisi bagus. Namun, kami tahu liga ini bisa menghantam Anda jika performa menurun,” ucap Lampard setelah laga melawan Palace. “Bila ingin membangun tim bagus untuk jangka panjang, kami harus melakukan banyak pengembangan. Musim lalu, gap kami dengan dua tim teratas terlalu besar. Kini, kami ingin menipiskan jarak tersebut.”

Performa Abraham dan Pulisic memang mendapat sorotan saat kemenangan Chelsea atas Palace. Abraham kini mengoleksi 10 gol di Liga Primer. Jumlah gol tersebut sama dengan torehan terbaik rekannya di timnas Inggris dalam semusim liga, Marcus Rashford.

Striker muda Manchester United FC (MU) itu juga butuh 33 pertandingan untuk mencetak 10 gol di Liga Primer 2018/19 lalu. Bandingkan dengan Abraham yang hanya butuh 12 laga untuk membuat 10 gol di liga.

Torehan 10 gol Abraham di Liga Primer juga jauh lebih cepat dibanding salah satu striker legendaris Chelsea, Didier Drogba. Debut di Liga Primer pada 2004/05, striker asal Pantai Gading tersebut membutuhkan 23 pertandingan untuk membuat 10 gol pertamanya di konpetisi tertinggi Inggris tersebut.

Musim lalu, Abraham nyaris meninggalkan Stamford Bridge karena sangat jarang dimainkan pelatih Maurizio Sarri. Tetapi, kedatangan Lampard dan keberhasilan mencetak 26 gol (25 di Championship) untuk Aston Villa di semua kompetisi musim lalu, membuat Abraham langsung mendapat tempat di lini depan The Blues. Sampai berita ini diturunkan, Abraham hanya kalah satu gol dari Jamie Vardy (Leicester City FC) dalam daftar top scorer sementara Liga Primer.

Pulisic menjadi pemain terbaik pada duel Chelsea melawan Palace lalu. Winger asal Amerika Serikat (AS) itu mencetak gol kelimanya untuk The Blues—semua di Liga Primer—musim ini. Hebatnya, lima gol Pulisic ini ia buat hanya dalam tiga pertandingan terakhir liga secara beruntun.

Pulisic didatangkan dari Borussia Dortmund pada Januari lalu dan digadang-gadang mampu menggantikan Eden Hazard yang pindah ke Real Madrid, musim panas lalu. Sempat tidak dipercaya Lampard untuk menjadi starter, kini statistik Pulisic justru melewati Hazard di Madrid. Pulisic sudah mencetak lima gol dan enam assist dari 14 laga semua ajang. Sementara, Hazard baru membuat satu gol dan tiga assist dalam 11 pertandingan semua kompetisi musim ini.

“Pulisic datang dari liga negara lain. Ia sempat kesulitan beradaptasi. Kini ia mampu menunjukkan potensi dan bakat besarnya. Saat melawan Palace, ia keluar karena merasa sakit sedikit di pinggul,” kata Lampard.***TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER


Baca Juga :
- Wolverhampton Merangsek ke Papan Atas
- Man. United Siap Lanjutkan di Derbi

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA